PERAN HAKIM DALAM MEMEDIASI KASUS PERCERAIAN DI MAHKAMAH SYAR'IYAH DI KABUPATEN ACEH BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERAN HAKIM DALAM MEMEDIASI KASUS PERCERAIAN DI MAHKAMAH SYAR'IYAH DI KABUPATEN ACEH BARAT


Pengarang

RINA OKTAVA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Saiful - 197606142001121002 - Dosen Pembimbing I
Rizal Fahmi - 199201292021021101 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1906101010044

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PPKN., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

347.09

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Rina Oktava, 2023. Peran Hakim Dalam Memediasi Kasus Perceraian Di Mahkamah Syar’iyah Di Kabupaten Aceh Barat.


Mediasi adalah suatu cara penyelesaian perselisihan melalui proses perundingan untuk memperoleh kesepakatan kedua belah pihak dengan dibantu oleh para mediator. Penelitian ini membahas tentang peran hakim dalam memediasi kasus perceraian di Mahkamah Syar’iyah di Kabupaten Aceh Barat. Tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui upaya hakim mediasi dalam mengatasi kasus perceraian di Mahkamah Syar’iyah Kabupaten Aceh Barat. (2) Mengetahui faktor apa yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksaan mediasi di Mahkamah Syar’iyah Kabupaten Aceh Barat. (3) Mengetahui proses mediasi dapat membantu memperbaiki rumah tangga keluarga yang berperkara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini berada di jln. Rahmat Tsunami No.03 Paya Peunaga, Meureubo, di Mahkamah Syar’iyah Kabupaten Aceh Barat. Subjek dalam penelitan ini berjumlah 6 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis data melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) upaya hakim mediator adalah memberi nasehat kepada pasangan yang berperkara dengan mengajak untuk berdamai, memaafkan kesalahan dari masing – masing pihak, mengingatkan kembali akan hukum dari perceraian, mengubah diri sendiri menjadi lebih baik, prioritaskan rumah tangga. (2) Faktor pendukung dalam pelaksanaan mediasi di Mahkamah Syar’iyah Meulaboh yaitu: kehadiran para pihak yang berperkara, kedua sarana dan prasarana, ketiga keterbukaan dari para pihak, dan yang keempat seni dari hakim. Sedangkan faktor penghambat keberhasilan mediasi yaitu pertama, ketidakhadiran para pihak, kedua sifat manusia (angkuh) yang tidak mau berdamai dengan salah satu pihak, ketiga tidak mau menandatangani konsep kesepakatan damai, keempat keinginan yang kuat untuk bercerai. (3) proses mediasi tidak dapat membantu dalam memperbaiki rumah tangga keluarga yang berperkara adalah yang pertama keinginan yang kuat untuk bercerai dan yang kedua adalah proses sederhana, cepat dan biaya ringan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah proses mediasi tidak akan berjalan lancar karena persoalan keinginan yang kuat untuk bercerai sehingga hakim kesulitan dalam melakukan mediasi. Saran dari penelitian ini adalah diharapkan pula kepada para hakim/mediator agar lebih berupaya dan menggunakan metode – metode lain dalam proeses mediasi.


Kata Kunci: Hakim, Mediasi, Perceraian

Rina Oktava, 2023. Peran Hakim Dalam Memediasi Kasus Perceraian Di Mahkamah Syar’iyah Di Kabupaten Aceh Barat. Mediation is a way of resolving disputes through a negotiation process to obtain agreement from both parties assisted by mediators. This study discusses the role of judges in mediating divorce cases at the Syar'iyah Court in West Aceh District. The aims of this study were (1) to find out the efforts of mediation judges in dealing with divorce cases at the Syar'iyah Court of West Aceh District. (2) Knowing what factors are supporting and inhibiting in carrying out mediation at the Syar'iyah Court of West Aceh District. (3) The knowing mediation process can help improve the ligitaion family household. The method used in this research is a qualitative method using a descriptive research type. The location of this research is at Jl. Rahmat Tsunami No.03 Paya Peunaga, Meureubo, at the Syar'iyah Court of West Aceh District. Subjects in this research amounted to 6 people. Data collection techniques using observation, interviews and documentation with data analysis through data reduction steps, data presentation and drawing conclusions. The results in this study are (1) the efforts of the mediator judge are to give advice to the litigation couple by inviting them to reconcile, forgiving the mistakes of each party, reminding them of the law of divorce, changing themselves for the better, prioritizing the household and this can also be done with counseling.(2) Supporting factors in the implementation of mediation at the Meulaboh Syar'iyah Court, namely: the presence of the litigating parties, the two facilities and infrastructure, the third is the openness of the parties, and the fourth is the art of the judge. Meanwhile, the inhibiting factors for the success of mediation were first, the absence of the parties, second, human nature (arrogance) who did not want to make peace with one of the parties, third, did not want to sign the concept of a peace agreement, fourth, a strong desire to divorce. (3) the mediation process cannot help in improving the litigation family household is the first is a strong desire to divorce and the second is a simple process, fast and low cost. The conclusion in this study is that the mediation process will not run smoothly because of the problem of a strong desire to divorce so that judges have difficulty mediating. Suggestions from this study are that it is also hoped that judges/mediators will make more effort and use other methods in the mediation process. Keywords: Judge, Mediation, Divorce

Citation



    SERVICES DESK