RAGAM BAHASA DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD PURNAMA DESA PADANG KAWA KECAMATAN TANGAN-TANGAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

RAGAM BAHASA DALAM PEMBELAJARAN DI PAUD PURNAMA DESA PADANG KAWA KECAMATAN TANGAN-TANGAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA


Pengarang

Risna Sophia R Asmar - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Mohd. Harun - 196603051993031003 - Dosen Pembimbing I
Siti Sarah Fitriani - 198108242008122001 - Dosen Pembimbing II
Ramli - 196312311988101001 - Penguji
Denni Iskandar - 196902161994031003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1906202010004

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Indonesia (S2) / PDDIKTI : 88101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Magister Pendidikan Bahasa Indonesia., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Asmar, Risna Sophia R. 2022. Ragam Bahasa dalam Pembelajaran di PAUDPurnama
desa Padang Kawa Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya.
Tesis, Jurusan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd (2)
Dr. Siti Sarah Fitriani, M.A

Kata Kunci: Bahasa, ragam bahasa, ragam fungsiolek.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dalam pembelajaran di
kelas rendah, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari
tuturan guru dan siswa PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik
simak bebas cakap. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar
observasi, catat, dan rekam. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif.
Adapun data yang diperoleh adalah 203 tuturan. Hasil penelitian menunjukkan ada 5
ragam bahasa berdasarkan ragam fungsiolek, yaitu 12 ragam beku, 34 ragam resmi, 4
ragam usaha, 126 ragam santai, dan 27 ragam akrab. Ragam beku terdiri dari (1)
struktur gramatikalnya tidak berubah, (2) bentuk kalimatnya bersifat lebih kaku, katakatanya
lengkap,
dan
struktur
kalimatnya
panjang,
(3)
menuntut
sikap
yang
serius
dari

penutur

dan pendengarnya. Ragam resmi terdiri dari (1) bentuk kebahasaan yang
digunakan menaati kaidah, dan (2) struktur fungtor lengkap. Ragam usaha terdiri dari
(1) dipergunakan dalam situasi setengah resmi (2) kadang-kadang tidak menggunakan
struktur morfologi dan sintaksis yang normatif, (3) kalimat dan kata-katanya hanya
sekadar cukup supaya dimengerti orang, dan (4) bentuk-bentuknya pendek namun
tidak ada unsur penting yang dihilangkan. Ragam santai terdiri (1) digunakan dalam
situasi santai/tidak resmi, (2) sering menggunakan kata-kata yang dipenggal sebagian
silabelnya, (3) adanya pengulangan-pengulangan, (4) sering menggunakan interjeksi,
(5) sering beralih kode, (6) adanya unsur bahasa daerah, dan (7) tidak menggunakan
struktur morfologi dan sintaksis yang normatif. Ragam akrab terdiri dari (1) biasa
digunakan oleh penutur sudah akrab, (2) penggunaan kata sapaan, (3) penggunaan kata
nggak, (4) hilangnya preposisi, dan (5) hilangnya fungsi predikat dalam kalimat.

ABSTRAK Asmar, Risna Sophia R. 2022. Ragam Bahasa dalam Pembelajaran di PAUDPurnama desa Padang Kawa Kecamatan Tangan-Tangan Kabupaten Aceh Barat Daya. Tesis, Jurusan Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.Prof. Dr. Mohd. Harun, M.Pd (2) Dr. Siti Sarah Fitriani, M.A Kata Kunci: Bahasa, ragam bahasa, ragam fungsiolek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dalam pembelajaran di kelas rendah, khususnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data penelitian ini diperoleh dari tuturan guru dan siswa PAUD. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas cakap. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi, catat, dan rekam. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif. Adapun data yang diperoleh adalah 203 tuturan. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 ragam bahasa berdasarkan ragam fungsiolek, yaitu 12 ragam beku, 34 ragam resmi, 4 ragam usaha, 126 ragam santai, dan 27 ragam akrab. Ragam beku terdiri dari (1) struktur gramatikalnya tidak berubah, (2) bentuk kalimatnya bersifat lebih kaku, katakatanya lengkap, dan struktur kalimatnya panjang, (3) menuntut sikap yang serius dari penutur dan pendengarnya. Ragam resmi terdiri dari (1) bentuk kebahasaan yang digunakan menaati kaidah, dan (2) struktur fungtor lengkap. Ragam usaha terdiri dari (1) dipergunakan dalam situasi setengah resmi (2) kadang-kadang tidak menggunakan struktur morfologi dan sintaksis yang normatif, (3) kalimat dan kata-katanya hanya sekadar cukup supaya dimengerti orang, dan (4) bentuk-bentuknya pendek namun tidak ada unsur penting yang dihilangkan. Ragam santai terdiri (1) digunakan dalam situasi santai/tidak resmi, (2) sering menggunakan kata-kata yang dipenggal sebagian silabelnya, (3) adanya pengulangan-pengulangan, (4) sering menggunakan interjeksi, (5) sering beralih kode, (6) adanya unsur bahasa daerah, dan (7) tidak menggunakan struktur morfologi dan sintaksis yang normatif. Ragam akrab terdiri dari (1) biasa digunakan oleh penutur sudah akrab, (2) penggunaan kata sapaan, (3) penggunaan kata nggak, (4) hilangnya preposisi, dan (5) hilangnya fungsi predikat dalam kalimat.

Citation



    SERVICES DESK