Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
NILAI–NILAI PEREKAT TOLERANSI BERAGAMA DALAM MASYARAKAT KOTA SUBULUSSALAM
Pengarang
Naina lizar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Maimun - 198104202010121003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1906101010066
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Naina Lizar (2023). Nilai-nilai perekat toleransi beragama dalam masyarakat kota subulussalam.
Manusia beragama secara sosial tidak bisa menafikan bahwa mereka harus bergaul bukan hanya dengan kelompoknya sendiri, tetapi juga dengan kelompok yang berbeda agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang apa saja nilai-nilai perekat toleransi beragama di kota subulussalam, Untuk memaparkan bagaimana nilai-nilai perekat toleransi antar umat beragama di kota subulussalam dan Untuk mengetahui faktor pendorong eksistensi nilai perekat toleransi antar umat beragama di kota subulussalam. Pada penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, disebut penelitian deskriptif karena bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan keadaan suatu obyek atau subjek penelitian. Populasi penelitian ini adalah masyarakat kota subulussalam dengan mengambil sampel dua puluh lima orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara langsung. Berdasarkan hasil penelitian, di ketahui bahwa 1) Nilai-nilai perekat toleransi antar umat beragama di kota subulussalam adalah nilai kekerabatan, nilai tradisi dan pemahaman agama. Di kota subulussalam banyak masyarakat yang memiliki ikatan persaudaraan terhadap yang berbeda keyakinan begitu juga dengan nilai tradisi dikatakan sebagai nilai perekat sikap toleransi adalah karena dalam tradisi, terkandung berbagai makna serta nilai-nilai penting diantaranya digunakan sebagai acuan dalam bertingkah laku masyarakat dalam menjalani kehidupan. 2) Implementasi nilai-nilai perekat toleransi antar umat beragama di kota subulussalam sudah terjalankan dengan sangat baik bisa dilihat bahwa di kota subulussalam memiliki beberapa agama didalamnya tetapi hal tersebut tidak pernah menjadi salah satu alasan terjadinya konflik di kota subulussalam. 3) Faktor pendorong eksistensi nilai perekat toleransi antar umat beragama di kota subulussalam adalah kesadaran masyarakat didalam diri sendiri karena walaupun memiliki nilai kekerabatan, nilai tradisi dan pemahaman agama tetapi jika diri sendiri tidak ada antusias maka tidak akan menciptakan masyarakat yang aman, damai, tentram dan sejahtera.
Kata kunci : Nilai-Nilai Perekat, Toleransi Beragama.
ABSTRACT Socially religious people cannot deny that they have to get along not only with their own group, but also with groups of different religions. This research aims to find out about what are the adhesive values of religious tolerance in the city of Subulussalam, to explain how the adhesive values of tolerance between religious communities in the city of Subulussalam and to find out the driving factors for the existence of adhesive values of tolerance between religious communities in the city of Subulussalam. In this study the authors used a qualitative approach with descriptive research, called descriptive research because it aims to describe or describe the state of an object or subject of research. The population of this research is the people of Subulussalam city by taking a sample of twenty-five people. Data collection was carried out using direct interview techniques. Based on the results of the study, it is known that 1) The adhesive values of inter-religious tolerance in the city of Subulussalam are the value of kinship, the value of tradition and religious understanding. In the city of Subulussalam, many people have kinship ties to different beliefs as well as the value of tradition said to be the adhesive value of tolerance is because in tradition, there are various meanings and important values including being used as a reference in the behaviour of the community in living life. 2) Implementation of adhesive values of tolerance Keywords: Adhesive Values, Religious Tolerance.
TOLERANSI BERAGAMA PADA MASYARAKAT GAMPONG MULIA KOTA BANDA ACEH (M. NURFITRIANSYAH, 2024)
PERAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KERUKUNAN UMAT BERAGAMA DESA KUTA BARAT KOTA SABANG (Mauliana, 2025)
PELAKSANAAN TOLERANSI BERAGAMA DI GAMPONG SANGGABERU SILULUSAN STUDI KASUS PASCA KONFLIK ACEH SINGKIL (SARLIANA SAFNI, 2025)
REPRESENTASI TOLERANSI BERAGAMA MENURUT PANDANGAN ISLAM DALAM SERIAL ANIMASI UPIN DAN IPIN (ANALISIS SEMIOTIKA EPISODE BERJUDUL “GONG XI FA CAI” DAN “DUGAAN RAMADHAN”) (Maulizan Hidayat, 2018)
TOLERANSI BERAGAMA DAN BUDAYA PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI DI KOTA BANDA ACEH. (Zilfi Rahmi, 2024)