ANALISIS KUANTITATIF KOLAGEN PADA KULIT IKAN TUNA SIRIP KUNING, CAKALANG DAN TONGKOL KOMO DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAMUDERA LAMPULO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KUANTITATIF KOLAGEN PADA KULIT IKAN TUNA SIRIP KUNING, CAKALANG DAN TONGKOL KOMO DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN SAMUDERA LAMPULO


Pengarang

CUT FEBRIYARINI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sofyatuddin Karina - 198311042009122003 - Dosen Pembimbing I
Irwan - 198508082019031009 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1911101010078

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Ilmu Kelautan (S1) / PDDIKTI : 54241

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan dan perikanan., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Limbah dari industri perikanan berupa kulit ikan memiliki kandungan kolagen yang tinggi. Sehingga dalam pemanfaatan limbah kulit ikan dalam suatu produk yang bernilai jual seperti pembuatan kolagen dari kulit ikan, akan meningkatkan penjualan dan mengurangi limbah industri. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh jenis ikan terhadap kadar kolagen pada kulit ikan tuna sirip kuning, cakalang dan tongkol komo yang berasal dari perairan Aceh. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Februari, bertempat di Laboratorium Kimia Laut dan Bioteknologi Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Syiah Kuala. Pembuatan kolagen dari ketiga jenis ikan ini menggunakan metode asam alkali melalui perendaman dalam asam asetat konsentrasi 0,7 M selama 72 jam. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), kemudian dianalisis secara statistik menggunakan analisis ragam (ANOVA) menggunakan software SPSS. Hasil penelitian didapati bahwa kadar kolagen untuk kulit ikan berukuran juvenil dari tuna sirip kuning, cakalang dan tongkol komo berkisar 0,27-0,42%, sedangkan untuk kulit ikan berukuran dewasa dari tuna sirip kuning, cakalang dan tongkol komo berturut-turut memiliki kadar kolagen sebesar 8,34%, 8,89%, dan 7,33%. Hasil uji Anova terhadap ketiga jenis ikan diperoleh bahwa, jenis ikan ukuran dewasa berpengaruh terhadap kadar kolagen (P

Waste from the fishing industry in the form of fish skin has a high collagen content. Therefore, the utilization of fish skin waste in a valuable product, such as the production of collagen from fish skin, will increase sales and reduce industrial waste. The purpose of this study was to analyze the effect of fish species on the collagen content in the skin of yellowfin tuna, skipjack tuna and komo tuna from Aceh waters. This research was conducted from January to February at the Marine Chemistry and Biotechnology Laboratory, Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University. The collagen production from the three fish species used the alkaline acid method by soaking in acetic acid with a concentration of 0.7 M for 72 hours. Data analysis in this study used Randomized Group Design (RAK), then statistically analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) using SPSS software. The results showed that the collagen content for juvenile size fish skin of yellowfin tuna, skipjack tuna and komo cob ranged from 0.27-0.42%, while for adult size fish skin of yellowfin tuna, skipjack tuna and komo cob, the collagen content was 8.34%, 8.89% and 7.33%, respectively. The results of the Anova test on the three types of fish showed that the type of adult size fish influenced the collagen content (P

Citation



    SERVICES DESK