Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMBATASAN ASAS KEBEBASAN MEMILIH TEKNOLOGI BAGI PENDUDUK ACEH TERHADAP FITUR LAYANAN SHOPEEPAYLATER
Pengarang
ALFAJIR - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muhammad Insa Ansari - 197707122008121001 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1803101010115
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perkembangan teknologi informasi pada era globalisasi menawarkan kemudahan transaksi secara online Salah satu platform yang digunakan secara online di Indonesia yaitu shopee. Fitur pada aplikasi online shopee yang ditawarkan kepada konsumen yaitu ShopeePaylater . Dalam Pasal 3 UU ITE 2016 menjelaskan tentang pemanfaatan teknologi informasi dan transaksi elektronik. Sejak pertengahan Juni 2021, warga ber-KTP Aceh sudah tak dapat lagi menggunakan fitur ShopeePaylater. Penghentian layanan ShopeePaylater bagi warga ber-KTP Aceh sejalan dengan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.
Tujuan penulisan ini untuk menjelaskan asas kebebasan memilih teknologi bagi penduduk Aceh, hambatan asas kebebasan memilih teknologi bagi penduduk Aceh, dan dampak asas kebebasan memilih teknologi bagi penduduk Aceh terhadap fitur layanan ShopeePaylater.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Pengumpulan data menggunakan sumber bahan hukum primer terkait Undang Undang dan peraturan, bahan hukum sekunder terdiri literatur, sedangakan bahan hukum tersier yaitu bahan yang memberikan petunjuk terhadap bahan hukum primer dan sekunder.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa asas kebebasan dalam memilih teknologi bagi penduduk Aceh melalui fitur layanan ShopeePaylater menjadi salah satu pendapatan utama terutama pelaku usaha yang menggunakan situs online. Sebelum diterapkan pembatasan akses karena penerapan aturan, warga Aceh bisa menikmati income dengan penjualan di fitur layanan ShopeePaylater. Berkenaan dengan asas kebebasan dalam memilih ShopeePaylater bagi warga Aceh yang saat ini terdapat berbagai kendala, diantarnya terganjal aturan setelah diterapkan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah. Dampak dari kebebasan jika dilihat dari hubungan hukum tersebut dapat dipahami bahwa penyelenggara pinjam meminjam uang berbasis teknologi Shopee sebagai penyelenggara dengan pemberi pinjaman membentuk sebuah ikatan hubungan hukum yang ada di dalam perjanjian penyelenggaraan layanan pinjam meminjam berbasis teknologi informasi.
Saran dalam penelitian ini kepada warga Aceh disarankan memahami ketentuan aturan yang telah ditetapkan pemerintah Aceh. Bagi pembeli disarankan untuk mempelajari syarat dan ketentuan ShopeePaylater sebelum melakukan transaksi jual beli, dan kepada Shopee disarankan untuk memberitahukan kepada pengguna tentang syarat dan ketentuan ShopeePaylater secara transparan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH FITUR LAYANAN, KEMUDAHAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN BYOND BY BSI PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA (MAULIDA RAHMANITA, 2025)
PEMANFAATAN FITUR LAYANAN GOFOOD APLIKASI GOJEK SEBAGAI MEDIA PROMOSI PADA BISNIS KULINER DI KOTA BANDA ACEH (ANGGUN PUSPITA, 2021)
PENGGUNAAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN PENDENGAR OZ RADIO BANDA ACEH VIA STREAMING (TEUKU FATHUR, 2024)
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SMS BANKING PADA PT. BANK ACEH SYARIAH (SITI ELIZA, 2017)
PENGARUH KEUNTUNGAN RELATIF, FITUR LAYANAN,RISIKO, DAN KEPATUHAN SYARIAH TERHADAP MINAT TRANSAKSI MENGGUNAKAN BSI MOBILE DI KOTA BANDA ACEH (CINDY ASTUTI, 2022)