Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN VIKTIMOLOGIS TERHADAP ANAK KORBAN JARIMAH PEMERKOSAAN YANG MEMILIKI HUBUNGAN MAHRAM (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH JANTHO)
Pengarang
Said Hidayatullah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nursiti - 197210152003122003 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1903101010130
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
Indonesia
No Classification
362.88
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
SAID HIDAYATULLAH (2023)
KAJIAN VIKTIMOLOGIS TERHADAP ANAK KORBAN JARIMAH PEMERKOSAAN YANG MEMILIKI HUBUNGAN MAHRAM (Suatu
Penelitian di Wilayah Hukum Mahkamah Syar’iyah Jantho)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (iv, 55). pp., tabl., bibl.
(Nursiti, S.H., M.Hum.)
Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat Pasal 49 menyebutkan bahwa “Setiap Orang yang dengan sengaja melakukan Jarimah Pemerkosaan terhadap orang yang memiliki hubungan Mahram dengannya, diancam dengan ‘Uqubat Ta’zir cambuk paling sedikit 150 (seratus lima puluh) kali, paling banyak 200 (dua ratus) kali atau denda paling sedikit 1.500 (seribu lima ratus) gram emas murni, paling banyak 2.000 (dua ribu) gram emas murni atau penjara paling singkat 150 (seratus lima puluh) bulan, paling lama 200 (dua ratus) bulan.” Meskipun telah adanya aturan yang mengatur mengenai tindak pidana pemerkosaan ini, masih banyak pula orang yang melakukan tindak pidana ini dan bahkan setelah menerima hukuman sebagaimana yang terdapat di dalam Qanun
Aceh ini.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan perlindungan hukum apa saja yang diberikan terhadap anak yang menjadi korban jarimah pemerkosaan yang memiliki hubungan mahram, hambatan dan upaya penanggulangan hambatan dalam melindugi anak korban jarimah pemerkosaan yang memiliki hubungan mahram.
Metode yang digunakan dalam penyusunan penelitian adalah penelitian yuridis empiris atau penelitian lapangan. Penelitian hukum empiris bertolak dari prilaku nyata sebagai data primer yang diperoleh dari lokasi penelitian lapangan dan hukum positif tertulis (peraturan perundang-undangan) sebagai data sekunder, Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka perlindungan hukum diberikan sejak sebelum, selama, dan sesudah proses peradilan yang dilakukan oleh para penegak hukum dan juga berkoordinasi dengan berbagai lintas sektor yang dilaksanakan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Hambatan dalam pelaksanaan perlindungan hukum adalah dalam pemeriksaan anak korban sulit untuk memberikan keterangan, kurangnya alat bukti, keterangan anak berdiri sendiri karena saksi anak tidak disumpah, kelemahan dalam Qanun Jinayat, sulitnya memastikan kondisi lingkungan korban tidak ada di lingkungan pelaku. Upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan yang dihadapi adalah dengan menggunakan komunikasi yang ramah anak, memberikan rumah aman agar korban terpisah dari lingkungan pelaku, dan juga memfasilitasi
pelaksanaan visum et repertum terhadap korban sebagai salah satu alat bukti.
Masyarakat diharapkan ikut mengayomi dan melindungi korban dengan tidak mengucilkan korban, tidak memberi penilaian buruk kepada korban, dan lain- lain. Tidak jauh berbeda dengan peran keluarga. Masyarakat juga mempunyai peran penting untuk membantu memulihkan kondisi kejiwaan korban.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINDAK PIDANA PEMERKOSAAN TERHADAP KELUARGA SEDARAH (INCEST) (SUATU PENELITIAN DI MAHKAMAH SYAR’IYAH JANTHO) (PUTRI BALQIS CHAIRUNNISA, 2022)
PEMBERIAN BANTUAN HUKUM TERHADAP KORBAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH ACEH BARAT (MUHAMMAD IKHWAN ADABI, 2020)
PENERAPAN QANUN JINAYAT ACEH ATAS PELAKU PEMERKOSAAN ANAK MAHRAM (STUDI ANALISIS MENURUT MAQASID SYARI’AH) (Fery Sandria, 2020)
STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH SYAR’IYAH BLANGPIDIE NOMOR 1/JN.ANAK/2022/MS.BPD TENTANG JARIMAH
PEMERKOSAAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK TERHADAP ANAK (IYANDRA PUTRA, 2023)
JARIMAH PEMERKOSAAN TERHADAP ANAK (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH SYAR'IYAH JANTHO NOMOR 23/JN/2023/MS.JTH (TASYA NABILA, 2024)