ANALISA TINGKAT KESESUAIAN UKURAN KONSTRUKSI KAPAL PERIKANAN 15 GT DI GALANGAN TRADISIONAL SAWANG BA’U KABUPATEN ACEH SELATAN TERHADAP ATURAN BIRO KLASIFIKASI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA TINGKAT KESESUAIAN UKURAN KONSTRUKSI KAPAL PERIKANAN 15 GT DI GALANGAN TRADISIONAL SAWANG BA’U KABUPATEN ACEH SELATAN TERHADAP ATURAN BIRO KLASIFIKASI INDONESIA


Pengarang

RAJU SHAUMI ALJIKA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rizwan - 197609062008011008 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1811103010070

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan., 2023

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.476 238 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kapal penangkap ikan merupakan salah satu unit penangkapan ikan yang memegang peranan sangat penting bagi nelayan, baik sebagai alat transportasi dari daerah penangkapan ikan ke daerah penangkapan ikan maupun sebaliknya. Pembangunan kapal perikanan sangat beragam, dimulai dari yang bersifat tradisional dengan hanya berdasarkan pada pengetahuan yang turun temurun sampai dengan sifat modern yang telah menggunakan kemajuan teknologi. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI) adalah organisasi yang menetapkan standar teknis untuk melakukan kegiatan desain, konstruksi dan survei kelautan yang terkait dengan fasilitas terapung, termasuk kapal dan konstruksi kapal lepas pantai. Tujuan penelitian kali ini yaitu mendapatkan data ukur bagian-bagian konstruksi kapal penangkap ikan purse seine 15 GT dan mengetahui kesesuaian ukuran konstruksi kapal penangkap ikan purse seine 15 GT yang ada di galangan tradisional Kabupaten Aceh Selatan dengan aturan Biro Klasifikasi Indonesia. Penelitian akan dilaksanakan pada bulan September 2022 di Galangan tradisional Sawang Ba’u, Kabupaten Aceh Selatan. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder menggunakan metode wawancara dan observasi hingga pengukuran langsung yang kemudian di analisis menggunakan analisis scantling number. Hasil penelitian menunjukkan menunjukan bahwasannya ukuran kesesuaian konstruksi kapal perikanan yang terdapat di galangan kapal Sawang Ba’u rata-rata sudah memenuhi kriteria BKI atau sama dengan ukuran kesesuaian yang telah ditetapkan oleh buku BKI. Namun terdapat beberapa konstruksi yang tidak sesuai seperti tebal kulit luar lebih kecil (lebar 230 mm), galar balok lebih kecil (lebar 40 mm), galar kim lebih kecil (lebar 30 mm), dan pondasi mesin lebih kecil (lebar 30 mm dan tinggi 135 mm) dari ketentuan BKI.
Kata Kunci: Kapal, Tradisional, Galangan, BKI, Nelayan.

Fishing vessels are one of the fishing units that play a very important role for fishermen, both as a means of transportation from fishing areas to fishing areas and vice versa. The construction of fishing boats is very diverse, starting from the traditional nature based only on hereditary knowledge to the modern characteristics that have used technological advances. The Indonesian Classification Bureau (BKI) is an organization that sets technical standards for conducting design, construction and marine survey activities related to floating facilities, including ships and offshore ship construction. The purpose of this study was to obtain measuring data for the construction parts of a 15 GT purse seine fishing vessel and to find out the suitability of the construction size of a 15 GT purse seine fishing vessel in the traditional shipyard of South Aceh Regency with the rules of the Indonesian Classification Bureau. The research will be carried out in September 2022 at the Sawang Ba'u traditional shipyard, South Aceh District. The types of data collected in this study were primary data and secondary data using interview and observation methods to direct measurements which were then analyzed using an analysis scantling number. The results showed that on average the size of the suitability of the construction of fishing boats found in the Sawang Ba'u shipyard met the BKI criteria or was the same as the suitability measure that had been determined by the BKI book. However, there are several constructions that are not suitable, such as the thickness of the outer shell is smaller (width 230 mm), smaller ship rafters (width 40 mm), smaller kim shipbuilding (width 30 mm), and the machine foundation is smaller (width 30 mm and the height 135 mm) from BKI provisions. Keywords: Ship, Traditional, Shipyard, BKI, Fishermen.

Citation



    SERVICES DESK