Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PEMENUHAN HAK TERHADAP ANAK USIA MENYUSUI YANG IBUNYA SEBAGAI NARAPIDANA (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II B SIGLI)
Pengarang
Inouna Hardy - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mukhlis - 196804211994021002 - Dosen Pembimbing I
Rizanizarli - 196011151989031002 - Penguji
Ilyas Ismail 196506281990031001 - - - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1903101010079
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kesejahteraan anak adalah kondisi dimana semua kebutuhan hidup anak bisa terpenuhi dan mencapai kepuasan. Anak usia menyusui yang ikut tinggal bersama ibunya di lembaga pemasyarakatan salah satu yang harus diperhatikan kesejahteraannya, baik lahir, batin, dan sosialnya. Beberapa aturan hukum positif indonesia telah mengatur terhadap hal tersebut salah satunya yaitu dalam Pasal 20 Angka 1 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 Tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan menyebutkan “Narapidana dan anak didik pemasyarakatan yang sakit, hamil, atau menyusui, berhak mendapatkan makanan tambahan sesuai dengan petunjuk dokter”. Namun dalam pelaksanaannya lembaga pemasyarakatan mengalami hambatan hingga pemenuhan hak tersebut belum optimal.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan pemenuhan terhadap hak anak usia menyusui yang ikut tinggal bersama ibunya di lapas, peran dari pejabat pemerintah beserta jajaran petugas lapas dalam melaksanakan pemenuhan hak tersebut, dan juga hambatan serta upaya yang dilakukan dalam pemenuhan hak tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris, dimana data yang diperoleh dari hasil penelitian lapangan dan kepustakaan. Penelitian lapangan dilakukan dengan mewawancarai informan dan responden untuk mendapatkan data primer, dan penelitian kepustakaan dilakukan dengan mempelajari buku, literasi, teori serta perundang-undangan terkait.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pemenuhan yang dilakukan oleh pihak lapas maupun instasi negara yang terkait belum maksimal, karena ada keadaan yang mengharuskan ibu membawa anaknya ikut tinggal di lembaga pemasyarakatan hingga pemerintah dan petugas lapas mengalami beberapa hambatan yang selama pelaksanaannya tidak dapat dilakukan upaya-upaya yang maksimal terhadap permasalahan tersebut. Salah satu yang menjadi hambatan besar adalah anggaran dan sarana prasana. Namun petugas lapas tetap melakukan upaya dengan terus menjalin kerjasama dengan dinas terkait yaitu seperti dinas kesehatan dan dinas sosial yang dapat memenuhi kebutuhan anak yang di perlukan di dalam lapas.
Disarankan kepada pemerintah membuat aturan yang lebih spesifik dalam mengatur pemenuhan hak tersebut. Serta petugas lapas terkait dapat terus mengoptimalkan anggaran untuk memenuhi sarana dan prasarana dalam menunjang pemenuhan hak tersebut.
Child welfare is a condition where all the needs of a child's life can be met and achieve satisfaction. Children of breastfeeding age who live with their mothers in correctional institutions must pay attention to their well-being, both physically, mentally and socially. Several Indonesian positive law regulations have regulated this, one of which is in Article 20 Number 1 Government Regulation Number 32 of 1999 concerning Terms and Procedures for the Implementation of the Rights of Correctional Inmates and Correctional Students who are sick, pregnant or breastfeeding, have the right Get additional food according to the doctor's instructions. However, in practice, correctional institutions experience obstacles so that the fulfillment of these rights is not optimal. The purpose of writing this thesis is to explain the fulfillment of the rights of children of breastfeeding age who live with their mothers in prison, the role of government officials and prison officers in carrying out the fulfillment of these rights, as well as the obstacles and efforts made in fulfilling these rights. This type of research is empirical juridical research, where the data obtained from the results of field research and literature. Field research was carried out by interviewing informants and respondents to obtain primary data, and library research was carried out by studying books, literacy, theory and related laws. The results of the study show that the fulfillment carried out by prisons and related state agencies has not been maximized, because there are circumstances that require mothers to bring their children to live in correctional institutions so that the government and prison officers experience several obstacles during which maximum efforts cannot be made during implementation. to these problems. One of the big obstacles is the budget and infrastructure. However, prison officers continue to make efforts by continuing to collaborate with related agencies, such as the health service and social services that can meet the needs of children needed in prisons. It is suggested to the government to make more specific rules in regulating the fulfillment of these rights. As well as related prison officers can continue to optimize the budget to meet the facilities and infrastructure to support the fulfillment of these rights.
PEMENUHAN HAK PELAYANAN KESEHATAN BAGI NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KLAS IIB SIGLI (Khairunisa Magfirani, 2022)
TANGGUNG JAWAB NEGARA TERHADAP ANAK YANG MENGIKUTI IBUNYA SEBAGAI NARAPIDANARNDI LEMBAGA PEMASYARAKATANRN(SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM LEMBAGA PEMASYARAKATAN RNWANITA KELAS II B SIGLI) (Miftahul Jannah, 2022)
TANGGUNG JAWAB NEGARA TERHADAP ANAK YANG MENGIKUTI IBUNYA SEBAGAI NARAPIDANARNDI LEMBAGA PEMASYARAKATANRN(SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM LEMBAGA PEMASYARAKATAN RNWANITA KELAS II B SIGLI) (Miftahul Jannah, 2022)
PEMENUHAN HAK TERHADAP ANAK USIA MENYUSUI YANG IBUNYA SEBAGAI NARAPIDANA (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II B SIGLI) (Inouna Hardy, 2023)
PEMENUHAN HAK NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA KLAS III SIGLI (Mutia Sari, 2016)