Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KEPASTIAN HUKUM ATAS TANAH SEBAGAI OBJEK HAK MILIK (SUATU PENELITIAN DI KABUPATEN GAYO LUES)
Pengarang
Nurlela Sukma - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mustakim - 197212302002121004 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1903101010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Hukum., 2023
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Pasal 570 “Hak milik adalah hak untuk menikmati kegunaan suatu kebendaan dengan leluasan, dan untuk berbuat bebas terhadap kebendaan itu dengan kedaulatan sepenuhnya, sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak mengganggu hak-hak orang lain, dengan tidak mengurangi kemungkinan akan adanya pencabutan hak tersebut demi kepentingan umum berdasarkan atas ketentuan undang-undang dengan disertai pembayaran ganti rugi” untuk menjamin kepastian hak maka perlu dilakukan pendaftaran sebagaimana ketentuan Undang- Undang Nomor 05 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Akan tetapi masih banyak tanah di Kabupaten Gayo Lues sebagai objek hak milik tidak didaftarkan.
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan kedudukan tanah sebagai objek hak milik, apa yang harus terpenuhi untuk menjamin kepastian hak atas tanah sebagai objek hak milik, dan menjelaskan upaya yang harus dilakukan agar semua tanah sebagai hak milik dapat didaftarkan.
Data dalam skripsi ini diperoleh dengan melakukan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan yaitu menggunakan data sekunder dengan cara mempelajari literatur dan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian lapangan yaitu menggunakan data primer yang diperoleh melalui proses wawancara dengan responden dan informan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan tanah sebagai objek hak milik di Kabupaten Gayo Lues masih lemah karena masih banyak tanah yang kedudukannya tidak mempunyai kepastian hak dengan alasan 1)Biaya pendaftaran tanah yang terlalu mahal; 2)Masyarakat tidak mengetahui tujuan pendaftaran tanah; 3)Masyarakat mengetahui tujuan pendaftaran tanah tetapi karena sangat berbelit- belit pengurusannya masyarakat tidak mau mendaftarkan tanahnya; dan 4)Lokasi kantor Pertanahan sangat jauh dari daerah pedalaman. Hal yang harus terpenuhi untuk menjamin kepastian hak atas tanah sebagai objek hak milik yaitu adanya alat bukti berupa 1)Harus jelas objek tanah sebagai objek hak milik seperti letak tanah, batas-batas tanah, bidang tanah, serta bangunan yang ada diatasnya; 2)Surat keterangan adat yang dikeluarkan oleh kepada desa atas tanah yang belum bersertifikat; dan 3)Sertifikat tanah atas tanah yang sudah didaftarkan. Upaya yang harus dilakukan agar semua tanah sebagai objek hak milik didaftarkan yaitu harus mempersiapkan segala alat bukti yang berkaitan dengan tanah seperti jelasnya batas-batas atas tanah dan asal usul tanah.
Kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues disarankan untuk memenuhi alat bukti yang jelas atas tanah sebagai hak milik. Mempersiapkan bukti-bukti yang berkaitan dengan tanah agar dapat didaftarkan. Disarankan kepada aparatur Badan Pertanahan melakukan sosialisasi tentang perlunya melakukan pendaftaran tanah sebagai hak milik dengan syarat yang ramah dimasyarakat.
According to the Civil Code Article 570 "Property right is the right to enjoy the use of an object freely, and to act freely on said object with full sovereignty, as long as it does not conflict with applicable laws and regulations and does not interfere with the rights of other people. otherwise, without reducing the possibility of revocation of said right for the sake of the public interest based on the provisions of the law accompanied by the payment of compensation "to guarantee certainty of rights, it is necessary to carry out registration according to the provisions of Law Number 05 of 1960 concerning Basic Agrarian Regulations . However, there is still a lot of land in Gayo Lues Regency as objects of property right that are not registered. The purpose of writing this thesis is to explain the position of land as an object of property rights, what must be fulfilled to guarantee certainty of land rights as an object of property rights, and explain the efforts that must be made so that all land as property rights can be registered. The data in this thesis were obtained by conducting library research and field research. Literature research is using secondary data by studying the literature and applicable laws. Field research is using primary data obtained through interviews with respondents and informants. The results of the study show that the position of land as an object of property rights in Gayo Lues Regency is still weak because there are still many lands whose positions do not have certainty of rights for the reasons 1) The cost of land registration is too expensive; 2) The community does not know the purpose of land registration; 3) The community knows the purpose of land registration but because the management is very complicated, the community does not want to register their land; and 4) The location of the Land office is very far from remote areas. Things that must be fulfilled to ensure certainty of land rights as objects of property rights, namely the existence of evidence in the form of 1) Land objects as objects of property rights must be clear, such as the location of the land, land boundaries, land parcels, and the buildings on it; 2) Customary certificate issued by the village on land that has not been certified; and 3) land certificate on land that has been registered. Efforts must be made so that all land as objects of property rights are registered, namely having to prepare all evidence relating to land, such as clear boundaries on land and the origin of the land. The people of Gayo Lues Regency are advised to fulfill clear evidence of land as property rights. Prepare evidence relating to land so that it can be registered. It is suggested to the Land Agency apparatus to socialize about the need to register land as property rights with conditions that are friendly to the community.
TINGKAT PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP STAF TIM REAKSI CEPAT (TRC) BPBD GAYO LUES TERHADAP KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN GAYO LUES (Mia Khairunnisa, 2025)
KEANEKARAGAMAN INSEKTA PERMUKAAN TANAH DI KAWASAN RAINFOREST LODGES KEDAH BUNGA LOW KECAMATAN BLANGJERAGO, KABUPATEN GAYO LUES (Kasmawati, 2020)
ANALISIS YURIDIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG TERHADAP SERTIPIKAT HAK MILIK ATAS TANAH YANG DINYATAKAN BATAL DEMI HUKUM (Sarah Nazalia, 2023)
PROFIL HOME INDUSTRI GULA AREN DI KECAMATAN PINING KABUPATEN GAYO LUES (Mayani, 2023)
STATUS KEPEMILIKAN HAK ATAS TANAH YANG DIKUASI OLEH SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN) TENGKU DIRUNDENG MEULABOH (ANALISIS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR. 3116 K/PDT/2020) (Thiya Warma Mezliya, 2024)