PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN LIMBAH AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG SAPI DAN LIMBAH AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA L.)


Pengarang

YASMIN FARHANA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Wardiah - 198011062006042003 - Dosen Pembimbing I
Dewi Andayani - 198304212015042003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806103010058

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Biologi., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penggunaan pupuk anorganik dapat menyebabkan rusaknya lingkungan tumbuh bagi tanaman bawang merah. Pupuk kandang sapi dan limbah air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pupuk anorganik karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk kandang sapi dan limbah air cucian beras serta interaksinya terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L.). Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian eksperimental. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari 25 kombinasi perlakuan dan 2 ulangan. Faktor pertama yaitu pupuk kandang sapi dengan 5 variasi pemberian dan faktor kedua yaitu limbah air cucian beras dengan 5 variasi pemberian. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan uji lanjut menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) (α= 0.05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian limbah air cucian beras dengan dan tanpa pupuk kandang sapi tidak berpengaruh pada semua parameter yang diuji, namun pemberian pupuk kandang sapi secara terpisah berpengaruh sangat nyata pada parameter berat basah total per rumpun (g) dan berat basah umbi per rumpun (g). Simpulan yang didapatkan dari penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh dan interaksi dari pemberian pupuk kandang sapi dan limbah air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman bawang merah (Allium cepa L.).

Kata kunci: Bawang Merah, Pupuk Kandang Sapi, Limbah Air Cucian Beras

The use of inorganic fertilizers can damage the growing environment for shallot plants. Cow manure and rice washing water waste can be used as a substitute for inorganic fertilizers because they contain nutrients needed by plants. This study aims to determine the effect of cow manure and rice washing water and its interaction on the growth of shallot (Allium cepa L.) plants. This research approach is quantitative and experimental research type. The experimental design used was a factorial Completely Randomized Design (CRD) consisting of 25 treatment combinations and 2 replications. The first factor was cow manure with 5 variations of application and the second factor was rice washing water waste with 5 variations of application. Data were analyzed using Analysis of Variance (ANAVA) and further testing using Duncan's Multiple Range Test (DMRT) (α= 0.05). The results showed that the administration of rice washing water with and without cow manure had no effect on all parameters tested, but the application of cow manure separately had a very significant effect on the total wet weight per clump (g) and tuber wet weight per clump (g). The conclusions obtained from this study is there was no influence and interaction from the application of cow manure and rice washing water waste on the growth of shallot (Allium cepa L.) plants. Keywords: Shallots, Cow Manure, Rice Washing Water Waste

Citation



    SERVICES DESK