BAURAN PEMASARAN BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

BAURAN PEMASARAN BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH


Pengarang

Juliya Fortuna - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Litna Nurjannah Ginting - 199201242020122006 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1905002010094

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Manajemen Agribisnis (D3) / PDDIKTI : 54401

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : PROGRAM STUDI MANAJEMEN AGRIBISNIS PROGRAM DIPLOMA III PERTANIAN., 2023

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN

Perkembangan bisnis di Indonesia belakangan ini semakin lama semakin menonjol akan kompleksitas, persaingan, perubahan dan ketidakpastian. Keadaan ini menimbulkan persaingan yang tajam antara perusahaan, baik karena pesaing yang semakin bertambah, volume produk yang semakin meningkat, maupun bertambah pesatnya perkembangan teknologi. Hal ini memaksa perusahaan untuk lebih memperhatikan lingkungan yang dapat mempengaruhi perusahaan, agar perusahaan mengetahui strategi pemasaran seperti apa dan bagaimana yang harus diterapkan dalam perusahaan.
Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui bagaimana bauran pemasaran produk Blue Mint Syrup yang dijalankan tepatnya di Banda Baru Jl. Kepiting no 1, Lampriet, Kuta Alam. Objek dan ruang lingkup tugas akhir membahas tentang bauran pemasaran. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan studi pusaka. Metode analisis data yang digunakan untuk menulis tugas akhir ini ialah dengan menggunakan metode analisis yang digunakan adalah deskriptif.
Bauran pemasaran dari produk blue mint syrup yaitu menggunakan 4p: Product: Blue Mint Syrup yaitu produk inovasi dengan menggunakan bahan baku dari daun mint dan bunga telang diolah menjadi sirup yang sehat dan kaya manfaat. Price: harga Blue Mint Syrup dijual dengan harga 20.000/botol dengan persentase dapat dilihat bahwa persentase keuntungan nya adalah 16,6%. Place: tempat pemasaran Blue Mint Syrup di lampriet banda aceh. Promotion: promosi produk blue mint syrup dilakukan dengan 2 cara; yaitu secara langsung dengan mendatangi konsumen untuk membeli produk.dan promosi secara tidak langsung yaitu melalui media sosial seperti Instagram dan whatshapp. Place: Tempat pemasaran Blue Mint Syrup di lampriet banda aceh.
Strategi pemasaran pada produk Blue Mint Syrup dengan menggunakan penentuan stp yaitu Segmentasi: untuk produk Blue Mint Syrup ini berdasarkan profil konsumen, konsumen dari kalangan muda sampai yang tua, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, status pekerjaan dan masih mahasiswa yang menyukai minuman sehat seperti blue mint syrup. Targeting: target dari usaha Blue Mint Syrup ini adalah mahasiswa dan masyarakat. Positioning: keunggulan dari produk Blue Mint Syrup ini adalah tidak menggunakan bahan pengawet dan penggental sehingga baik dan sehat untuk di konsumsi.

SUMARRY Recently, business development in Indonesia has become increasingly prominent in terms of complexity, competition, change and uncertainty. This situation gave rise to sharp competition between companies, both because of the increasing number of competitors, the increasing volume of products, and the rapid increase in technological developments. This forces the company to pay more attention to the environment that can affect the company, so that the company knows what kind of marketing strategy and how it should be implemented within the company. The purpose of writing this final project is to find out how the marketing mix of Blue Mint Syrup products is carried out precisely at Banda Baru Jl. Crab no 1, Lampriet, Kuta Alam. The object and scope of the final project discusses the marketing mix. The data collection methods used in writing this final project are observation, documentation, and heritage studies. The data analysis method used to write this final assignment is to use a descriptive analysis method. The marketing mix for the blue mint syrup product uses 4p: Product: Blue Mint Syrup, which is an innovative product using raw materials from mint leaves and butterfly pea flowers to be processed into a syrup that is healthy and rich in benefits. Price: the price of Blue Mint Syrup is sold at IDR 20,000/bottle with a percentage that can be seen that the profit percentage is 16.6%. Place: where to market Blue Mint Syrup in lampriet banda aceh. Promotion: promotion of blue mint syrup products is carried out in 2 ways; namely directly by visiting consumers to buy products. and promotion indirectly, namely through social media such as Instagram and whatsapp. Place: Blue Mint Syrup marketing place in Lampriet Banda Aceh. The marketing strategy for Blue Mint Syrup products uses stp determination, namely Segmentation: for Blue Mint Syrup products it is based on consumer profiles, consumers from young to old, male and female gender, employment status and still students who like healthy drinks such as blue mint syrup. Targeting: the target of this Blue Mint Syrup business are students and the community. Positioning: the advantage of this Blue Mint Syrup product is that it does not use preservatives and thickeners so it is good and healthy to consume.

Citation



    SERVICES DESK