Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
EFEK KOROSI BAJA TULANGAN TERHADAP KINERJA STRUKTUR TIPIKAL PERTOKOAN DI BANDA ACEH
Pengarang
Muhammad Habibie - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Muttaqin - 196606151990091001 - Dosen Pembimbing I
Syarizal Fonna - 197810272008121001 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2004201010021
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S2) / PDDIKTI : 22101
Penerbit
Banda Aceh : Program Studi Magister Teknik Sipil., 2023
Bahasa
Indonesia
No Classification
690
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Korosi umumnya merugikan materi bahkan dapat mengakibatkan korban jiwa, khususnya apabila korosi terjadi pada struktur bangunan yang dijadikan sebagai pusat aktivitas manusia. Bangunan pertokoan Gampong Merduati merupakan salah satu bangunan yang terdampak korosi akibat air tsunami yang terjadi pada 2004 silam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh korosi baja tulangan terhadap kinerja struktur bangunan dengan melakukan assessment lapangan untuk mengetahui tingkat korosi dan retak yang terjadi pada kaki kolom dan elemen balok lantai. Mutu beton diuji dengan menggunakan hammer test dan tingkat keparahan korosi digunakan potential mapping. Struktur bangunan dibuat dua model yaitu model kondisi awal dan kondisi eksisting kemudian dihitung strukturnya menggunakan software SAP2000. Metode pembebanan untuk mengetahui kapasitas struktur digunakan metode push over dari hasil perhitungan kemudian dilakukan analisis apakah perlu dilakukan perkuatan struktur terhadap elemen beton bertulang. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan retak yang terjadi mempengaruhi kapasitas struktur bangunan tetapi beban yang bekerja masih dalam batas izin kapasitas struktur yang tersedia, korosi pada kolom K1 (30x30 cm) lantai I dan pada plat PL1 (t=20 cm) lantai II berada pada level korosi tinggi, hasil analisis pushover menunjukkan kapasitas dan kekakuan sruktur kondisi awal lebih besar daripada kondisi eksisting, level kinerja struktur berada pada level Immediate Occupancy, distribusi sendi plastis pada kedua kondisi telah sesuai yang diharapkan (strong column weak beam), secara struktur kolom lantai I tidak memerlukan perkuatan dimana kesemua kolom tersebut masih mempunyai kekuatan tersedia lebih besar daripada kekuatan perlu tetapi secara korosi perlu diberikan injeksi epoxy resin agar korosi yang terjadi tidak semakin parah.
Kata Kunci : Korosi Baja Tulangan, Assessment Lapangan, Kinerja Struktur, Analisis Pushover, dan Metode Perkuatan Struktur.
Korosi umumnya merugikan materi bahkan dapat mengakibatkan korban jiwa, khususnya apabila korosi terjadi pada struktur bangunan yang dijadikan sebagai pusat aktivitas manusia. Bangunan pertokoan Gampong Merduati merupakan salah satu bangunan yang terdampak korosi akibat air tsunami yang terjadi pada 2004 silam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh korosi baja tulangan terhadap kinerja struktur bangunan dengan melakukan assessment lapangan untuk mengetahui tingkat korosi dan retak yang terjadi pada kaki kolom dan elemen balok lantai. Mutu beton diuji dengan menggunakan hammer test dan tingkat keparahan korosi digunakan potential mapping. Struktur bangunan dibuat dua model yaitu model kondisi awal dan kondisi eksisting kemudian dihitung strukturnya menggunakan software SAP2000. Metode pembebanan untuk mengetahui kapasitas struktur digunakan metode push over dari hasil perhitungan kemudian dilakukan analisis apakah perlu dilakukan perkuatan struktur terhadap elemen beton bertulang. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan retak yang terjadi mempengaruhi kapasitas struktur bangunan tetapi beban yang bekerja masih dalam batas izin kapasitas struktur yang tersedia, korosi pada kolom K1 (30x30 cm) lantai I dan pada plat PL1 (t=20 cm) lantai II berada pada level korosi tinggi, hasil analisis pushover menunjukkan kapasitas dan kekakuan sruktur kondisi awal lebih besar daripada kondisi eksisting, level kinerja struktur berada pada level Immediate Occupancy, distribusi sendi plastis pada kedua kondisi telah sesuai yang diharapkan (strong column weak beam), secara struktur kolom lantai I tidak memerlukan perkuatan dimana kesemua kolom tersebut masih mempunyai kekuatan tersedia lebih besar daripada kekuatan perlu tetapi secara korosi perlu diberikan injeksi epoxy resin agar korosi yang terjadi tidak semakin parah.
Kata Kunci : Korosi Baja Tulangan, Assessment Lapangan, Kinerja Struktur, Analisis Pushover, dan Metode Perkuatan Struktur.
Corrosion is generally detrimental to material and can even result in fatalities, especially if corrosion occurs in building structures that are used as centers of human activity. The shop building of Gampong Merduati is one of the buildings affected by corrosion due to the tsunami that occurred in 2004 ago. This study aims to determine the effect of reinforcing steel corrosion on the performance of the building structure by conducting a field assessment to determine the corrosion rate of reinforcing steel and cracks that occur at the column and floor beams elements. The quality of the concrete is tested using hammer test and the level of corrosion damage is used potential mapping. The structure of the building is made of two models, the initial condition model and the existing condition, then the structure is calculated using the SAP2000 software. As for the loading method to determine the capacity of the structure used the push over method from the calculation results then an analysis is carried out whether it is necessary to do strengthening structure of reinforced concrete elements. The results showed that overall the cracks affected the structural capacity of the building but the working load was still within the allowable limits of the available structural capacity, the corrosion on column K1 (30x30 cm) on the first floor and on the slab PL1 (t=20 cm) on the second floor was at the high level corrosion, the results of the pushover analysis show that the capacity and stiffness of the structure in the initial conditions are greater than the existing conditions, the performance level of the structure is at the Immediate Occupancy level, the distribution of plastic hinges in both conditions is as expected (strong column weak beam), structurally the first floor column is not requires strengthening where all of the columns still have available strength greater than the required strength but corrosion needs to be given epoxy resin injection so that corrosion does not increase badly. Key Words : Corrosion of reinforcement, Field Assessment, Structure Performance, Pushover Analysis, and Methods of strengthening Structures.
RISIKO KOROSI BETON BERTULANG PADA TIPIKAL PERTOKOAN MERDUATI YANG TERENDAM TSUNAMI PADA TAHUN 2004 DENGAN METODE HALF -CELL POTENTIAL MAPPING (Husna Putri Ananda, 2023)
ASSESSMENT AWAL STRUKTUR BANGUNAN PERTOKOAN DI KOTA BANDA ACEH PASCA 19 TAHUN TSUNAMI (Ilham Siddiq, 2023)
SIMULASI PENGARUH KOROSI TERHADAP FREKUENSI ALAMI STRUKTUR BETON BERTULANG MENGGUNAKAN METODE MODAL ANALISIS (MAHFUD, 2025)
ANALISIS PENILAIAN RISIKO KOROSI BETON BERTULANG PADA BANGUNAN MASJID WILAYAH KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS: BABURRAHMAH, TAQWA LHONG RAYA, DAN TAQWA SEUTUI). (ILHAM GEOVANDY, 2023)
RISIKO KOROSI BETON BERTULANG PADA WILAYAH KOTA BANDA ACEH DENGAN STUDI KASUS PADA BANGUNAN MASJID AR – RAHMAN, MIFTAHUL JANNAH DAN AYOUDHYA (RAFIT GUSMARIANDI, 2021)