AN ANALYSIS OF CODE-MIXING IN INDONESIAN MOVIE SUSAH SINYAL | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

AN ANALYSIS OF CODE-MIXING IN INDONESIAN MOVIE SUSAH SINYAL


Pengarang

ASTRI MULIA ARIZA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Siti Sarah Fitriani - 198108242008122001 - Dosen Pembimbing I
Masrizal - 198310052009121007 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1806102020084

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa Inggris (S1) / PDDIKTI : 88203

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP Bahasa Inggris., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

401.93

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Campur kode adalah penggunaan dua bahasa atau lebih secara lancar dalam waktu yang bersamaan dengan berpindah dari satu bahasa ke bahasa lain dalam satu pernyataan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat campur kode dalam film. Data tersebut diperoleh dari campur kode dalam bahasa Inggris, yang disuntikkan ke dalam ucapan bahasa Indonesia yang dibuat oleh pemain dalam film Indonesia Susah Sinyal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar observasi berupa daftar periksa observasi. Data dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan jenis campur kode yang dikemukakan oleh Muysken (2000) dan tingkat campur kode yang dikemukakan oleh Suwito (1988). Hasil penelitian menunjukkan bahwa para pelaku dalam film tersebut telah melakukan ketiga jenis campur kode dan empat tingkatan campur kode. Terdapat 82 data untuk jenis campur kode dan 81 data untuk tingkatan campur kode. Pada jenis campur kode, jenis yang paling dominan adalah penyisipan dengan 70 kemunculan dan yang paling sedikit dominan adalah leksikalisasi kongruen dengan 3 kemunculan. Selanjutnya pada tataran campur kode, tataran yang paling dominan adalah tataran kata dengan 54 pemunculan dan tataran yang paling sedikit dominan adalah pengulangan kata dengan 3 pemunculan.

Code-mixing is the use of two or more languages fluently at the same time by switching from one to the other inside a single statement. The aim of this study is to identify the types and the levels of code-mixing in the movie. The data is derived by code-mixing in English, which is injected into Indonesian utterances made by the performers in the Indonesian film Susah Sinyal. This research was conducted by using descriptive-qualitative. The data collection device in this study is an observation sheet in the form of an observation checklist. The data were analyzed and classified based on the types of code-mixing proposed by Muysken (2000) and the levels of code-mixing proposed by Suwito (1988). The results of this research showed that the actors in the movie have committed all three types of code-mixing and four levels of code-mixing. There were 82 data for the types of code-mixing and 81 data for the levels of code-mixing. In the types of code-mixing, the most dominant type is insertion with 70 occurrences and the least dominant is congruent lexicalization with 3 occurrences. Further, in the levels of code-mixing, the most dominant level is word level with 54 occurrences and the least dominant level is repetition word with 3 occurrences.

Citation



    SERVICES DESK