Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
HARMONISASI KEBERAGAMAN SOSIAL ANTAR SUKU DI DESA SERANG JAYA HILIR KABUPATEN LANGKAT
Pengarang
Rosmi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1806101010015
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP PPKN.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian yang berjudul “Harmonisasi Keberagaman Sosial Antar Suku di Desa Serang Jaya Hilir Kabupaten Langkat” permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana harmonisasi keberagaman sosial antar suku di dalam masyarakat desa serang jaya hilir, dan apa saja yang menjadi faktor penyebab harmonisasi keberagaman sosial antar suku. Tujuan yang dilakukan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis harmonisasi keberagaman sosial antar suku, (2) Untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor apa saja yang menyebabkan Harmonisasi keberagaman sosiak antar suku di desa serang jaya hilir kabupaten langkat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan jenis penelitian Deskriptif. Subjek penelitian ini adalah 13 orang yang terdiri dari 1 kepala desa, 4 orang kadus, dan 9 orang tokoh masyarakat. Teknik pengumpulan data dengan cara Wawancara. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahap yaitu: Reduksi data, Penyajian data dan Penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) harmonisasi keberagaman sosial antar suku di desa serang jaya hilir terjalin dengan baik, dengan menjaga kebersamaan dan saling menghargai antar individu maupun kelompok(2)Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya hubungan sosial yaitu, faktor sosial dan ekonomi. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini :hubungan sosial masyarakat terjalin dengan baik sehingga terjadinya harmonisasi, faktor pendukung dan penghambat harmonisasi sosial adalah adanya faktor internal dan eksternal. Adapun saran kepada bagi masyarakat agar selalu memperhatikan keharmonisan yang suda ada sejak duli dan meningkatkan partisipasi atau kerja sama dalam masyarakat, bagi pemerintah setempat agar selalu memperhatikan atau memfasilitasi masyarakat dalam meningkatkan hubungan sosial masyarakat, terutatama kepada pemuda yang menjadi penggerak dan penerus bangsa.
The research entitled "Harmonization of Social Diversity Between Tribes in Serang Jaya Hilir Village, Langkat Regency" the problem in this study is how to harmonize social diversity between tribes in the Serang Jaya downstream village community, and what are the factors causing harmonization of social diversity between tribes. The aims of this study were (1) to describe and analyze the harmonization of social diversity between tribes, (2) to describe and analyze what factors led to the harmonization of social diversity between tribes in Serang Jaya Village, Langkat District. This research method uses a qualitative approach with a descriptive research type. The subjects of this study were 13 people consisting of 1 village head, 4 heads of sub-district heads, and 9 community leaders. Data collection techniques by way of interviews. Data analysis was carried out through several stages, namely: data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that: (1) the harmonization of social diversity between tribes in the Serang Jaya downstream village was well established, by maintaining togetherness and mutual respect between individuals and groups (2) The factors that led to social relations, namely, social and economic factors. The conclusions in this study: the social relations of the community are well established so that harmonization occurs, the supporting and inhibiting factors of social harmonization are the presence of internal and external factors. As for suggestions for the community to always pay attention to the harmony that has existed since long ago and increase participation or cooperation in the community, for the local government to always pay attention to or facilitate the community in improving community social relations, especially to youth who are the movers and successors of the nation.
POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM KEBERAGAMAN SUKU DI DAERAH PERBATASAN PROVINSI ACEH(STUDI PADA SUKU SINGKIL DENGAN SUKU PENDATANG DI KECAMATAN SIMPANG KIRI KOTA SUBULUSSALAM) (Khusnul Khatimah, 2018)
PENGARUH JUMLAH SUDU PADA KINERJA TURBIN DARRIEUS TIPE-H (TJUT NAUFAL MAQBUL, 2013)
INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT SUKU NIAS DENGAN MASYARAKAT SUKU DEVAYAN DI KECAMATAN SIMEULUE TIMUR (Yenila, 2019)
PERKEMBANGAN EKONOMI KOTA STABAT SETELAH MENJADI IBUKOTA KABUPATEN LANGKAT TAHUN 1978-2020 (HENDRY PEBRIANSYAH, 2023)
INTERAKSI SOSIAL SUKU MINANG DENGAN SUKU MANDAILING DI KELURAHAN MANDAILING KECAMATAN TEBING TINGGI KOTA KOTA TEBING TINGGI (SARI RAMADHANI, 2018)