PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TEMPAT WISATA WATERPARK DI GAMPONG PANJUPIAN KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP TEMPAT WISATA WATERPARK DI GAMPONG PANJUPIAN KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN


Pengarang

FITRI YANASARI HIDAYAT - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Saiful - 197606142001121002 - Dosen Pembimbing I
Amirullah - 195711031987021001 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1806101010044

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas KIP PPKN., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

370.155

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pembangunan tempat wisata waterpark dapat membawa perubahan kehidupan masyarakat sekitar tempat wisata jika dilihat dari segi perekonomian, sosial budaya dan lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap adanya wisata waterpark di Gampong Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan dan untuk mengetahui bagaimana dampak pembangunan wisata waterpark di Gampong Panjupian Kecamatan Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Penentuan Subyek dari penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan 17 informan yang terdiri dari 8 orang perangkat gampong dan 9 orang masyarakat yang diambil dari 3 dusun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan wisata waterpark memiliki persepsi cukup bagus karena adanya waterpark memberi peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Dampak dari pembangunan wisata waterpark bisa dilihat dari tiga segi yaitu: Berdampak positif bagi ekonomi karena membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, berdampak negatif dan positif bagi sosial budaya dimana bercampur baurnya wanita dan pria dalam satu kolam tanpa adanya pembatas selain itu pengunjung yang datang tidak semuanya mematuhi tata tertib yang sudah ada tetapi juga bernilai positif karna melakukan interaksi sosial dengan orang-orang baru tentu menambah wawasan karena perubahan sosial akan terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman. Dampak dari lingkungan masyarakat memiliki dampak negatif dimana menambah polusi udara dan membahayakan anak-anak yang melintas di jalan karena belum adanya akses khusus menuju waterpark dan masih menggunakan jalan desa. Dan tutupnya waterpark juga menghawatirkan bagi masyarakat sekitar waterpark karena selama ditutup waterpark sudah ditumbuhi rumput dan dihuni hewan melata serta bertambahnya populasi nyamuk akibat genangan air di kolam saat hujan.

The development of waterpark tourist attractions can bring changes to the lives of the people around tourist attractions when viewed from an economic, socio-cultural and environmental perspective. This study aims to determine the public's perception of the existence of waterpark tourism in Gampong Panjupian, Tapaktuan District, South Aceh Regency and to find out how the impact of the development of waterpark tourism in Panjupian Village, Tapaktuan District, South Aceh Regency. This study used a qualitative approach with descriptive analysis. Determining the subject of this study used a purposive sampling technique with 17 informants consisting of 8 gampong officials and 9 community members taken from 3 hamlets. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. The results of the study show that the perception of the development of waterpark tourism is quite good because the existence of a waterpark provides job opportunities for the surrounding community. The impact of the development of waterpark tourism can be seen from three aspects, namely: a positive impact on the economy because it creates jobs for the surrounding community, a negative and positive impact on socio-culture where women and men mix in one pool without any barriers besides that not all visitors come comply with existing regulations but also have a positive value because social interaction with new people certainly adds insight because social change will continue to develop according to the times. The impact on the community environment has a negative impact which adds to air pollution and endangers children who cross the road because there is no special access to the waterpark and they still use village roads. And the closure of the waterpark is also worrying for the people around the waterpark because while the waterpark is closed, grass has grown and is inhabited by reptiles and the increase in the mosquito population due to stagnant water in the ponds when it rains

Citation



    SERVICES DESK