Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
LAPORAN KERJA PRAKTEK
PENANGANAN KEAMANAN PANGAN PADA PRODUK BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH
Pengarang
Rizka Amanda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Litna Nurjannah Ginting - 199201242020122006 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1905002010067
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Manajemen Agribisnis (D3) / PDDIKTI : 54401
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian (D3)., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
RINGKASAN
Keamanan pangan (Food Safety) menurut Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 28 tahun 2004 tentang keamanan, mutu dan gizi pangan adalah upaya dan kondisi dalam mencegah pangan dari kemungkinan terjadinya 3 cemaran, yaitu cemaran biologis, kimia, dan benda lain yang dapat mengganggu dan merugikan dan membahayakan kesehatan manusia serta tidak berdampak dengan agama, keyakinan, dan budaya masyarakat sehingga aman dikonsumsi.
Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk mengetahui penanganan keamanan pangan pada pengolahan produk Blue Mint Syrup yang dijalankan tepatnya di Bandar Baru Jl. Kepiting no 1, Lampriet, Kuta Alam. Objek dan ruang lingkup tugas akhir membahas tentang produk olahan dari bunga telang yaitu Blue Mint Syrup yang siap untuk dipasarkan dan menyangkut tentang keamanan pangan seperti kebersihan dan sanitasi lingkungan, bahan pangan, proses produksi, dan penyimpanan. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah menggunakan metode observasi dan metode studi literatur. Adapun jenis data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Pengumpulan data primer dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung terhadap produk, sedangkan data sekunder diperoleh dengan membaca artikel dan jurnal dan sumber lainnya yang berkaitan dengan data. Metode analisis data yang digunakan untuk menulis tugas akhir ini ialah dengan menggunakan metode analisis deskriptif dengan penerapan GMP (Good Manufacturing Practices).
Berdasarkan hasil penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada produk Blue Mint Syrup maka diperoleh bahwa (1) Pengadaan bahan baku sudah memenuhi standar aman hanya saja perlu dilakukan pensortiran pada bahan baku yang berkualitas rendah, (2) Desain dan fasilitas ruang produksi juga telah memenuhi standar, segala fasilitas yang ada dapat menunjang proses produksi, (3) Hygiene karyawan telah terjaga kebersihannya sebelum dan sesudah proses produksi, (4) Pengendalian proses produksi sudah termonitor dengan baik, setiap karyawan telah paham dan menguasai setiap prosedur pengolahan, (5) Pemeliharaan sarana pengolahan dan kegiatan sanitasi telah dilakukan dengan baik, segala peralatan sudah dijaga kebersihannya baik sebelum maupun sesudah proses produksi, (6) Penyimpanan produk masih belum memiliki tempat khusus dikarenakan produksi masih dalam skala kecil, (7) Kemasan dan pelabelan produk belum memenuhi standar, masih banyak kekurangan seperti label kurang informatif, tidak tahan lama, tidak memiliki sertifikat MUI.
SUMMARY Food safety according to Government Regulation of the Republic of Indonesia No. 28 of 2004 concerning food safety, quality and nutrition is an effort and condition to prevent food from the possibility of 3 contaminations, namely biological, chemical, and other objects that can interfere and harm and endanger human health and have no impact on the religion, beliefs and culture of the community so that it is safe for consumption. The purpose of writing this final project is to determine the handling of food safety in the processing of blue mint syrup products which is carried out precisely in Bandar Baru Jl. Kepiting no 1, Lampriet, Kuta Alam. The object and scope of the final project discusses processed products from telang flower, namely Blue Mint Syrup which is ready to be marketed and concerns food safety such as environmental hygiene and sanitation, food ingredients, production processes, and storage. The data collection methods used in writing this final project is to use the method of observation and literature study methods. The types of data used in the form of primary data and secondary data. Primary data collection is done by direct observation of the product, while secondary data is obtained by reading articles and journals and other sources related to the data. The data analysis method used to write this final project is to use a descriptive analysis method with the application of GMP (Good Manufacturing Practices). Based on the results of the application of Good Manufacturing Practices (GMP) on Blue Mint Syrup products, it is found that (1) the procurement of raw materials has met safe standards, it is only necessary to sort out low-quality raw materials, (2) The design and production room facilities have also met standard, all existing facilities can support the production process, (3) employee hygiene has been maintained before and after the production process, (4) control of the production process has been properly monitored, every employee has understood and mastered every processing procedure, (5) Maintenance processing facilities and sanitation activities have been carried out properly, all equipment has been kept clean both before and after the production process, (6) product storage still does not have a special place because production is still on a small scale, (7) product packaging and labeling do not meet standards, there are still many shortcomings such as less informative labels, not durable a, does not have an MUI certificate.
KELAYAKAN FINANSIAL USAHA BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH (Syarifah Nur Adila, 2023)
PENANGANAN KEAMANAN PANGAN PADA PRODUK BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH (Rizka Amanda, 2022)
PERSEPSI KONSUMEN TERHADAP PRODUK BLUE MINT SYRUP DI KOTA BANDA ACEH (Khalbiyatul Shifa, 2023)
PENGENDALIAN RISIKO PADA USAHA BLUE MINT SYRUP DI BANDA ACEH (Gunawan Prayuda, 2023)
ANALISIS KINERJA BALAI BESAR PENGAWASAN OBAT DAN MAKANAN (BBPOM) BANDA ACEH DALAM MELINDUNGI KONSUMEN PANGAN (Risma, 2016)