Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR
Pengarang
SAFIRA ARLIANA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Alvi Rahmah - 198805082015042002 - Dosen Pembimbing I
Imelda Agustina - 199108122021022101 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1811103010061
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022
Bahasa
Indonesia
No Classification
639.202 84
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Alat tangkap jaring insang dasar (bottom gillnet) merupakan alat tangkap yang
digunakan oleh nelayan Desa Lam Awe dalam melakukan pengoperasian penangkapan
ikan. Unit penangkapan jaring insang dasar sering tertangkap jenis-jenis ikan karang,
demersal, dan pelagis dengan hasil tangkapan sampingan yang banyak dan ukuran hasil
tangkapan yang bervariasi. Adanya kondisi tersebut bisa menjadi acaman terhadap
kelestarian sumberdaya ikan ada di daerah perairan Desa Lam Awe. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji komposisi dan tingkat keramahan lingkungan alat tangkap
jaring insang dasar (bottom gillnet) yang berada di Desa Lam Awe. Komposisi hasil
tangkapan jaring insang dasar di Desa Lam Awe akan dianalisis secara deskriptif
dengan melakukan observasi dan wawancara sebagai informasi sedangkan analisis data
dari tingkat keramahan lingkungan alat tangkap jaring insang dasar yaitu meliputi
analisis skoring pada setiap kriteria keramahan lingkungan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa komposisi hasil tangkapan terdapat 39 spesies ikan yang
tertangkap dengan hasil tangkapan jaring insang dasar tertinggi adalah ikan kuwe
sebanyak 13,1% atau sebesar 36,5 kg sedangkan hasil tangkapan paling rendah yaitu
udang sebanyak 0,1% atau sebesar 0,2 kg. Hasil analisis dari tingkat keramahan
lingkungan alat tangkap jaring insang dasar (bottom gillnet) berada pada kategori
kurang ramah lingkungan dengan total nilai skoring yang didapatkan yaitu sebesar 26
poin.Alat tangkap jaring insang dasar termasuk dalam kategori kurang ramah
lingkungan karena cara pengoperasiannya yg tidak selektif dan juga merusak dasar
perairan.
Kata Kunci : Jaring insang dasar, tingkat keramahan lingkungan, komposisi hasil
tangkapan, Desa Lam Awe
Basic gill net fishing gear is a fishing gear used by fishermen in the village of Lam Awe in carrying out fishing operation. Bottom gill net fishing units are often caught by reef, demersal, and pelagic fish species with large bycatch and varying catch sizes. The existence of these conditions can be a threat to the sustainability of fish resources in the waters of Lam Awe village. This study aims to examine the composition friendliness of bottom gill net fishing gaer located in the village of Lam Awe. The composition of catches of bottom gill nets in the village of Lam Awe will be analyzed descriptively and interviews as informations, while data analysis of the level of enviromental friendliness of bottom gill net fishing gear includes scoring analysis on each enviromental friendliness criterion. The result showed that the catch there were 19 species of fish caught with the highest cacth of bottom gill nets was kuwe fish as much as 13,1% or 36,5 kg while the lowest catch was shrimp as much as 0,1% or 0,2 kg. The results of the analysis of the level of enviromental friendliness of bottom gill net fishing gear are the less enviromentally friendly category with a total score of 26 points. Bottom gill net fishing gear is included in the category of less enviromentally friendly because of its non-selective operation method and also damages the bottom of the water. Keyword: Bottom gill net, Level of enviromental friendliness, Catch composition, Lam Awe village
PENGARUH UKURAN MATA JARING TERHADAP HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR. (Devi Auliani, 2023)
IDENTIFIKASI KOMPOSISI HASIL TANGKAPAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) YANG DIDARATKAN DI PESISIR PANTAI DESA LAM AWE PEUKAN BADA, ACEH BESAR (MUHAMMAD IQBAL, 2020)
PRODUKTIVITAS ALAT TANGKAP JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) TERHADAP HASIL TANGKAPAN DI PAANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) UJONG SEURANGGA (RISKA FITRIANI, 2024)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN ALAT TANGKAP JARING INSANG BERDASARKAN CODE OF CONDUCT FOR RESPONSIBLE FISHERIES (CCRF) DI DESA TOWEREN, DANAU LAUT TAWAR, KABUPATEN ACEH TENGAH (ARI KINSAKO, 2022)
TINGKAT KERAMAHAN LINGKUNGAN JARING INSANG DASAR (BOTTOM GILLNET) DI PESISIR DESA KRUENG RAYA KOTA SABANG (Rizka Maula, 2023)