Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISA FINANSIAL USAHA GALANGAN KAPAL DI DESA LAMPULO, KOTA BANDA ACEH
Pengarang
ROZATUL MIYANA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rizwan - 197609062008011008 - Dosen Pembimbing I
Ilham Zulfahmi - 198807162020121002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1711103010041
Fakultas & Prodi
Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakulta Kelautan dan Perikanan., 2022
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Statistik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat bahwa pada tahun 2019 wilayah Aceh mempunyai kapal perikanan sebanyak 29.713 kapal. Kapal perikanan menjadi sarana yang penting bagi usaha penangkapan ikan. Dengan adanya produksi kapal perikanan, maka akan ada industri galangan kapal yang berjalan. Galangan kapal berfungsi sebagai tempat pembuatan kapal serta tempat untuk mereparasi kapal-kapal yang telah rusak. Galangan kapal merupakan industri pendukung perikanan tangkap yang dapat memenuhi kebutuhan reparasi bagi kapal-kapal perikanan yang melakukan bongkar muat di pelabuhan. Ada tiga tipe galangan kapal di Indonesia yaitu galangan kapal tradisional, galangan kapal semi-modern dan galangan kapal modern. Usaha galangan kapal tidak dapat beroperasi dengan optimal jika permintaan dari konsumen kurang. Salah satu industri usaha galangan kapal yang ada di Aceh berada di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh yaitu galangan kapal yang masih tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha galangan kapal yang berada di Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan dalam peneltian ini yaitu menggunakan metode analisis finansial yang terdiri dari keuntungan, Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) dan Break Event Point (BEP). Berdasarkan analisa data yang dilakukan didapatkan hasil bahwa keuntungan yang didapat yaitu sebesar Rp. 13.746.986.912 selama kurun waktu 10 tahun, NPV yaitu sebesar Rp. 10.479.852.239, Net B/C Ratio sebesar 2,3, IRR sebesar 61%, PP sebesar 1,57 atau tingkat pengembalian nilai investasi kurang dari 3 tahun dan BEP atau titik impas usaha yang berada pada titik 0. Hasil-hasil tersebut melibihi dari batas kelayakan usaha sehingga dapat disimpulkan bahwasa usaha galangan kapal di Desa Lampulo, Kota Banda Aceh berada dalam keadaan layak.
Kata Kunci : galangan kapal perikanan, analisis finansial, Lampulo
Statistics from the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries (KKP) noted that in 2019 the Aceh region had 29,713 fishing vessels. Fishing vessels are an important means for fishing business. With the production of fishing vessels, there will be a running shipbuilding industry. The shipyard serves as a place for shipbuilding as well as a place to repair damaged ships. Shipbuilding is a capture fisheries support industry that can meet the needs of repairs for fishing vessels that carry out loading and unloading at ports. There are three types of shipyards in Indonesia, namely traditional shipyards, semi-modern shipyards and modern shipyards. Shipbuilding business cannot operate optimally if there is less demand from consumers. One of the shipbuilding business industries in Aceh is in Lampulo Village, Kuta Alam District, Banda Aceh City, which is a shipyard that is still traditional. This study aims to determine the feasibility of a shipyard business located in Lampulo Village, Kuta Alam District, Banda Aceh City. The research method used in this research is to use financial analysis methods consisting of profit, Net Present Value (NPV), Net B/C Ratio, Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP) and Break Event Point (BEP). . Based on the data analysis conducted, it was found that the profit obtained was Rp. 13.746.986.912 over a period of 10 years, the NPV is Rp. 10.479.852.239, Net B/C Ratio of 2.3, IRR of 61%, PP of 1.57 or the rate of return on investment value of less than 3 year and BEP or the break-even point of business which is at point 0. Results This exceeds the business feasibility limit, so it can be concluded that the shipyard business in Lampulo Village, Banda Aceh City is in a feasible condition. Keywords: fishing shipyard, financial analysis, Lampulo.
KEADAAN FAKTOR PRODUKSI PADA USAHA GALANGAN KAPAL KAYU DI LAMPULO DAN GAMPONG JAWA, BANDA ACEH (LAILATUL HIDAYAH, 2024)
STUDI KLASTERISASI INDUSTRI GALANGAN KAPAL KAYU BERDASARKAN UKURAN KAPAL PERIKANAN DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (AYANA RIZKI, 2020)
KAJIAN PRODUKTIVITAS GALANGAN KAPAL PERIKANAN YANG ADA DI DESA LAMPULO, BANDA ACEH (DICHO ALFALAH, 2022)
EVALUASI NILAI EKONOMIS PADA PERENCANAAN PEMBANGUNAN GALANGAN KAPAL TRADISIONAL FIBERGLASS 5 GT DI KOTA SIBOLGA (Meisami Reisha, 2023)
ANALISIS FAKTOR PENGHAMBAT GALANGAN KAPAL DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP (Hayatun Nuvus, 2023)