STUDI PENYEBAB TIDAK OPTIMALNYA FASILITAS PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KUALA PASI PEUKAN BARO, KABUPATEN PIDIE | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STUDI PENYEBAB TIDAK OPTIMALNYA FASILITAS PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) KUALA PASI PEUKAN BARO, KABUPATEN PIDIE


Pengarang

MUFIDATUNNISA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Rizwan - 197609062008011008 - Dosen Pembimbing I
Ilham Zulfahmi - 198807162020121002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

1811103010084

Fakultas & Prodi

Fakultas Kelautan dan Perikanan / Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (S1) / PDDIKTI : 54246

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kelautan., 2022

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pangkalan Pendaratan Ikan merupakan tempat pendaratan ikan yang umum dijumpai didaerah dengan topografi pesisir termasuk di Kabupaten Pidie, salah satunya yaitu PPI Kuala Pasi Peukan Baro. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab tidak optimalnya fasilitas di Pangkalan Pendaratan Ikan Kuala Pasi Peukan Baro, Kabupaten Pidie serta menentukan strategi yang tepat untuk pengembangan fasilitas di Pangkalan Pendaratan Ikan Kuala Pasi Peukan Baro, Kabupaten Pidie. Penelitian ini dilakukan pada bulan April-Mei 2022 di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Kuala Pasi Peukan Baro, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie. Metode yang digunakan adalah deskriptif bersifat survei dan pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan teknik purposive sampling. Data yang dikumpulkan berupa penyebab tidak optimalnya fasilitas serta strategi pengembangan dianalisis menggunakan SWOT (Strengh, Weakness, Opportunities, Threat). Faktor penyebab tidak optimalnya fasilitas PPI Kuala Pasi Peukan Baro yaitu pendangkalan kolam labuh dikarenakan letaknya berada di daerah aliran sungai yang mengalami sedimentasi serta kerusakan pada beberapa fasilitas seperti dermaga, TPI, pabrik es, SPBN, tempat pemeliharaan kapal dan alat tangkap, tempat penanganan dan pengolahan hasil perikanan, balai pertemuan nelayan dan pertokoan. Selanjutnya, tidak tersedia instalasi air bersih serta dermaga tidak dilengkapi dengan lampu penerangan jalan dan tersumbatnya saluran pembuangan. Strategi yang diperoleh berada pada kuadran IV yaitu: (a) mengubah lokasi pelabuhan perikanan dengan mempertimbangkan kondisi geografis daerah dan kondisi perairan melalui jalinan kerjasama dengan institusi terkait, (b) revitalisasi fasilitas pelabuhan seperti SPBN, TPI, pabrik es, tempat pengolahan hasil tangkapan dan bengkel kapal dan (c) menyediakan lampu penerangan jalan dan instalasi air bersih.

Kata Kunci: PPI Kuala Pasi Peukan Baro, Fasilitas Pokok, Fasilitas Fungsional, Fasilitas Penunjang, Analisis SWOT

The Fish Landing Base is a common landing site for fish in areas with coastal topography, including in Pidie District, among them are PPI Kuala Pasi Peukan Baro. The purpose of this study was to identify the causes of non-optimal facilities at the Kuala Pasi Peukan Baro Fish Landing Base, Pidie District and determine the right strategy for the development of facilities at the Kuala Pasi Peukan Baro Fish Landing Base, Pidie Distrik. This research was conducted in April-May 2022 at the Fish Landing Base (PPI) Kuala Pasi Peukan Baro, Kota Sigli Sub District, Pidie District. The method used is descriptive survey and data collection is done by interview using purposive sampling technique. The data collected in the form of the causes of non-optimal facilities and development strategies were analyzed using SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats). Factors that cause the non-optimal PPI Kuala Pasi Peukan Baro facility, namely the silting of the anchorage pond due to its location in a watershed that is experiencing sedimentation and damage to several facilities such as docks, fish auction, ice factories, refueling station, ship maintenance and fishing gear, fishery products handling and processing, fisherman's meeting hall and shops. Furthermore, there is no clean water installation and the pier is not equipped with street lighting and clogged drains. The strategies obtained are in quadrant IV, namely: (a) changing the location of fishing ports by considering regional geographical conditions and water conditions through collaboration with related institutions, (b) revitalizing port facilities such as refueling station, fish auction, ice factory, catch processing sites and ship workshops and (c) providing street lighting and clean water installations. Keywords: PPI Kuala Pasi Peukan Baro, Basic Facilities, Functional Facilities, Supporting Facilities, SWOT Analysis

Citation



    SERVICES DESK