GAMBARAN PENGGUNAAN DIRI SECARA TERAPEUTIK PERAWAT PELAKSANA DALAM MELAKUKAN KOMUNIKASI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PEMERINTAH ACEH TAHUN 2011 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN PENGGUNAAN DIRI SECARA TERAPEUTIK PERAWAT PELAKSANA DALAM MELAKUKAN KOMUNIKASI DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT JIWA PEMERINTAH ACEH TAHUN 2011


Pengarang

Asniar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0907101200003

Fakultas & Prodi

Fakultas Keperawatan / Ilmu Keperawatan (S1) / PDDIKTI : 14201

Subject
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

610.73

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Peran perawat dalam memberikan asuhan keperawatan sangat dibutuhkan pasien, karena perawat berhubungan dengan klien, seperti halnya penggunaan diri secara terapeutik perawat dalam melakukan komunikasi, Pada dasarnya peran perawat di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh dalam menghadapi pasien yang memiliki berbagai kasus gangguan jiwa, serta jumlah pasien yang tidak seimbang. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penggunaan diri secara terapeutik oleh perawat pelaksana dalam melakukan komunikasi di ruang rawat inap Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh. Desain dalam penelitian ini menggunakan metode deskript.if dengan jumlah populasi 135 perawal pelaksana dimana 57 perawat menjadi sampelnya Dimana tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan Lottery technique atau tehnik undian. Instrumen yang digunakan dalam pengumpuJan data dilakukan dengan menggunakan wawancara terpimpin dengan item pernyataan sebanyak 40 buah pertanyaan dan data diolah secara manual dengan teknik kategori jenjang ordinal yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat pelaksana di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh dalam penggunaan diri secara terapeutik tergolong dalam kategori baik yaitu sebesar
57,9%, sedangkan kategori kurang sebesar 42,1%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa penggunaan diri secara terapeutik perawat pelak.sana di Rumah Sakit Jiwa Pemerintah Aceh sudah dilaksanakan secara optimal. Dalam penelitian ini penulis menyarankan kepada perawat pelaksana agar terus meningkatkan kualitas dalam penggunaan diri secara terapeutik, sehingga asuhan keperawatan yang diberikan akan lebih bennutu dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kata Kunci: penggunaan diri secara terapeutik, komunikasi. Daftar Bacaan : 21 buku ( I 992 - 2009)








Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK