PELAKSANAAN PEMBERIAN RELAKSASI KREDIT BAGI UMKM OLEH PERBANKAN SEBAGAI DAMPAK PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (SUATU PENELITIAN DI PT. BANK BRI KANTOR CABANG KOTABUMI, KABUPATEN LAMPUNG UTARA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PELAKSANAAN PEMBERIAN RELAKSASI KREDIT BAGI UMKM OLEH PERBANKAN SEBAGAI DAMPAK PENYEBARAN CORONA VIRUS DISEASE 2019 (SUATU PENELITIAN DI PT. BANK BRI KANTOR CABANG KOTABUMI, KABUPATEN LAMPUNG UTARA)


Pengarang

NABILA FERUSKHA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Indra Kesuma Hadi - 198104252006041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

1703101010222

Fakultas & Prodi

Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Hukum (S1)., 2022

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penetapan status pandemi Covid-19 di Indonesia memberikan pengaruh negatif terhadap kondisi perekonomian nasional khususnya dalam sektor usaha UMKM. Dalam menangani kesulitan tersebut maka pemerintah menerbitkan kebijakan relaksasi kredit bagi para pelaku usaha UMKM yang diterbitkan melalui Ringkasan Eksekutif POJK Nomor 17/POJK.03/2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan 11/POJK.03/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Corona Virus Disease 2019.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskan proses pelaksanaan, dampak dan kendala pemberian relaksasi kredit bagi UMKM oleh perbankan sebagai dampak penyebaran Corona Virus Disease 2019 di PT. Bank BRI Kantor Cabang
Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara.
Data dalam penelitian skripsi ini diperoleh dari penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan dilakukan dengan cara membaca bukubuku, teks dan perundang-undangan, sedangkan penelitian lapangan dilakukan dengan cara mewawancarai responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian relaksasi kredit pada PT. Bank BRI Kantor Cabang Kotabumi telah menerapkan sudah cukup baik. Dalam hal ini Bank BRI menyiapkan 4 (empat) skema dalam pemberian relaksasi kredit bagi UMKM yang terdampak Covid-19. Dampak relaksasi kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan UMKM, dimana dimasa pandemi ini mengakibatkan pendapatan usaha UMKM menurun drastis. Dan dampak kepada bank ini ada efeknya bagi finansial bank itu sendiri, hal ini membuat Call Money (CM) nya tergerus, jadinya cross margin jadi berkurang.Walaupun demikian, masih terdapat tantangan yang dihadapi dalam memberlakukan kebijakan ini yaitu masih diperlukannya edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat mengenai
maksud dan tujuan adanya relaksasi kredit ini.
Disarankan kepada Bank BRI Kantor Cabang Kotabumi harus lebih meningkatkan prinsip kehati-hatiannya dan harus memperhatikan itikad baik pada saat memberikan kredit debitur dampak Covid-19 yaitu dengan menganalisa lebih teliti
calon debitur pelaku UMKM yang mengajukan restrukturisasi agar tidak menyalahi moral hazard, dan hendaknya dilakukan dengan analisis yang lebih maka bank harus memberikan pengumuman secara langsung kepada debitur UMKM terkait syarat dan mekanisme pemberian relaksasi kredit.

The research was conducted to analyse the implementation process, the impact and constraints of the provision ofloan relaxation for MSMEs by banks as a result of the transmission of Corona Virus Disease 2019 at Bank BRI LLC Kotabumi Branch OfficeNorth Lampung Regency. The results of this research showed that the implementation of loan relaxation atBank BRI LLC Kotabumi Branch Office has implemented quite well. In this case, Bank BRI has prepared 4 (four) schemes in providing loan relaxation for MSMEs affected by Covid-19. The impact of loan relaxation has a positive and significant impact on the development of MSMEs, which during this pandemic, MSMEs business income has decreased drastically. And the impact on this bank has an effect on the bank's finances itself, this makes Call Money (CM) eroded, then the cross margin is reduced. Even so, there are still challenges faced in implementing this policy, namely the need for education and information dissemination to the public regarding the aims and objectives of this loan relaxation. It is recommended that Bank BRI Kotabumi Branch Office should further improve its prudential principles and must pay attention to good faith when providing loan to debtors due to the impact of Covid-19, namely by analyzing more carefully prospective MSMEs debtors who propose restructuring so as not to violate moral hazard, and should be done with more analysis. Therefore the banks must make announcements directly to MSMEs debtors regarding the terms and mechanisms for granting loan relaxation.

Citation



    SERVICES DESK