PEMBUATAN BRIKET BERBASIS KULIT BUAH KAKAO DENGAN PENAMBAHAN BATUBARA DAN TEM…
RINGKASAN Kulit buah kakao merupakan imbah perkebunan kakao yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif dengan penambahan batubara dan tempurung kelapa untuk menaikkn nilai bakar, Penelitian dilaksana.an di laboratorium Tekonik Pasca Panen Juruse Telik Pertanian, bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan batuban dan tempurung kelapa terhadap mutu briket berbasis kulit buah kakao Pengarangan bahan baku brikert dilakukan di dalarn pirolisator. Perekat yang digunakan 20% seti…
PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO SEGAR DALAM PEMBUATAN BOKASI
Abstrak Kulit buah kakao segar sejauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi. Sebagian besar kulit buah kakao segar dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. Untuk itu perlu adanya pemanfaatan pada kulit buah kakao segar seperti pembuatan pupuk organik atau bokasi agar dapat mengenaii penggunaan pupuk kimia
oleh petani kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi kulit buah kakao segar serta lama fermentasi yang digun…
ISOLASI DAN UJI TOKSISITAS EKSTRAK KULIT BUAH KAKAO (THEOBROMA CACAO L) DENGA…
ABSTRAK
Kulit buah kakao (Theobroma cacao L) telah diisolasi dan diuji aktivitas
toksisitasnya dengan menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT).
Kulit buah Theobroma cacao sebanyak 4 Kg dimaserasi menggunakan pelarut
metanol, kemudian dipartisi dengan n-heksana dan diekstraksi dengan etil asetat
sehingga diperoleh ekstrak n-heksana, etil asetat dan metanol berturut-turut sebanyak
26,62 g (67,01 %), 0,45 g (1,22 %), 6,61 g (17,99 %). Uji fitokimia ekstrak n-heksana
mengandun…
- FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA, Banda Aceh - 2019
- Baca Selengkapnya
ISOLASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT BUAH KAKAO (THEOB…
Kulit buah kakao (Theobroma cacao L) telah diisolasi dan diuji aktivitas antioksidan menggunakan 1,1-diphenyl-2-picrylhidrazil (DPPH). Kulit buah T. cacao sebanyak 4 Kg dimaserasi dengan pelarut metanol dan ekstrak metanol dipartisi dengan n-heksana dan diekstraksi dengan etil asetat sehingga diperoleh ekstrak n-heksana, etil asetat, metanol berturut-turut sebanyak 24,62 g (67,01%), 0,45 g (1,22%), 6,61 g (17,99%). Uji fitokimia ekstrak n-heksana mengandung terpenoid dan steroid, ekstrak etil…
- FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA, Banda Aceh - 2018
- Baca Selengkapnya