PENGARUH WADAH FERMENTASI DAN KETEBALAN TUMPUKAN PADA PROSES FERMENTASI TERHA…
Fermentasi dimaksudkan untuk memudahkan pelepasan
zat lendir dari permukaan kulit biji, agar menghasilkan biji dengan mutu dan aroma
yang baik, menghasilkan biji yang tahan terhadap hama dan jamur, dan menghasilkan biji
dengan warna yang cerah dan bersih selama penyimpanan.
Jenis wadah dan ketebalan tumpukan pada saat fermentasi biji kakao diduga
berpengaruh terhadap karakteristik biji yang dihasilkan selama fermentasi. Penelitian
ini bertujuan untuk mcningkatkan kua…
PENGARUH UMUR POHON DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR D.I. GROW TERHADAP PER…
Abstrak Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, yang berlangsung dari tanggal 10 Okteber %
15 Januari 2012. Benih yang digunakan adalah benih kakao yang berasal dari umur pohon kakao 5,10 dan 15 tahun, yang diambil pada bagian tengah buah kakao yang telah masak fisiologis, varietas Criollo yang diperoleh dari perkebunan rakyat di Desa Teladan, Kecamatan Lembah Selawah, Kabupaten, Aceh Besar. Pupuk yang …
UJI PERFORMANSI ALAT PENGERING DENGAN MENGGUNAKAN KOMPOR SEBAGAI SUMBER ENERG…
Kakao merupakan salah satu hasil perkebunan yang digunakan sebagai bahan makanan dan minuman. Kakao diperdagangkan dalam bentuk biji kakao kering yang kadar airnya tinggal 7%. Proses pengeringan mempunyai peranan yang sangat penting dalam penanganan biji kakao karena proses pengeringan yang kurang baik akan mengakibatkan rusaknya fisik, citarasa serta mutu kakao yang mengakibatkan turunnya harga kakao. Selain dikeringkan secara alamiah yaitu dengan penjemuran …
PENGARUH PERBANDINGAN TANAH DAN KOMPOS PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPU…
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan tanah dan kompos pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kakao serta interaksi antara kedua faktor tersebut.
Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, yang berlangsung dari tanggal 30 Oktober 2010 sampai dengan 14 Feb…
PENINGKATAN KUALITAS BIJI DAN PRODUK KAKAO (THEOBROMA CACAO L) MELALUI FERMEN…
Tanaman kakao (Theobroma cacao L) merupakan tanaman tropis yang dapat tumbuh pada kelembapan dan temperatur yang agak tinggi, dan tumbuh baik diantara 20°LS dan 20°LU. Secara garis besar tananan kakao membutuhkan temperatur rata-rata 25°C dengan temperatur harian terendah rata-rata tidak kurang dari 15°C. Temperatur rendah menyebabkan proses pembungaannya terhambat.
Buah kakao dapat diolch menjadi produk-produk berbasis coklat dan lemaknya …
ANALISIS EFISIENSI DAN EKONOMI PADA ALAT PENGERING SURYA UNTUK PENGERINGAN…
Irvan Hilmi Mudir. 0405106010019.
Analisis Energi dan Ekonomi pada Alat Pengering Surya untuk Pengeringan Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Dibimbing oleh Andriani Lubis, S.TP, M.Si sebagai pembimbing utama Hendri Syah, S.TP, M.Si sebagai pembimbing anggota.
RINGKASAN
Pengeringan merupakan suatu cara yang digunakan untuk mempertahank.an mutu suatu produk. Proses pengeringan berhubungan dengan perpindahan panas dan massa, oleh sebab itu diperlukan energi. Pengeringan buatan (artifici…
KAJIAN FERMENTASI DAN SUHU PENGERINGAN PADA MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L)
RINGKASAN Kakao merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang memiliki prospek cukup cerah sebab permintaan di dalam negeri juga semakin kuat dengan semakin berkembangnya sektor agroindustri. Di pihak lain ada kecenderungan timbulnya faktor-faktor pembatas di negara-negara pengekspor kakao. Hal ini akan menguatkan perkakaoan kita. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pasca panen kakao adalah proses fermentasi. Penanganan pasca panen kakao dimulai sejak pemetikan buah, fermentasi …
KAJIAN PENGERINGAN BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) MENGGUNAKAN PENGERING SURY…
Tanaman kakao merupakan salah satu komoditi yang dibudidayakan di
Indonesia dan menjadi prioritas utama dalarn pcngcrnbangan pertanian untuk
meningkatkan pendapatan nasional dalam sektor perkebunan. Biji kakao di Aceh
umumnya bermutu rendah, hal ini dikarenakan produk kakao yang dihasilkan
berasal dari pcrkcbunan rakyat, yang penanganan pasca panennya masih tergolong
konvensional, seperti proses pcngeringannya masih menggunakan lahan
penjemuran yang kontak dengan lingkungan. Penge…
UJI PERFOMANSI ALAT PENGERING TIPE KABINET UNTUK PENGERING KAKAO (THEOBROMA …
Kakao merupakan salah satu komoditas ekspor yang memberikan
kontribusi untuk peningkatan devisa Indonesia. Indonesia merupakan salah satu
negara pemasok utama kakao dunia setelah Pantai Gading dan Ghana.
Penanganan pasca panen kakao dilakukan untuk mempertahankan daya simpan
dan mutunya dengan proses pengeringan. Ada tiga metode pengeringan biji kakao
yaitu pengeringan menggunakan matahari (alarni), pengeringan mekanis (buatan)
dan pengeringan kombinasi keduanya. Pengeringan alami mem…
KAJIAN PENGGUNAAN METODE FERMENTASI DAN NON FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP MU…
Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa oegara. Areal perkebunan kakao Indonesia tercatat seluas 914.051 ha, sebagaian besar (87,3%) dikelola oleh rakyat dan selebihnya 6,0% dikelola perkebunan besar negara serta 6, 7% perkebunan besar swasta (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BP3), 2005). Biji kakao didefinisikan sebagai biji yang dihasi…