PERILAKU SEMUT RANGRANG (OECOPHYLLA SMARAGDINA) DALAM PENGENDALIAN HAMA PADA …
Kata kunci : Perilaku, Semut Rangrang (Oecophylla smaragdina), Kakao (Theobroma cacao).
Penelitian yang berjudul “Perilaku Semut Rangrang (Oecophylla smaragdina) dalam pengendalian Hama pada Buah Kakao (Theobroma cacao) di Perkebunan Kakao Gampong Dee Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya” telah dilaksanakan. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 27 September sampai dengan 17 Oktober 2013. Tujuan penelitian ini (1) Untuk mengetahui perilaku semut Rangrang dalam pengendalian hama …
PENGARUH KELEMBABAN NISBI UDARA RUANG SIMPAN DAN PERIODE SIMPAN TERHADAP VIAB…
PENGARUH KELEMBABAN NISBI UDARA RUANG SIMPAN DAN PERIODE SIMPAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (Theobroma cacao L.)
THE EFFECT OF AIR RELATIVE HUMIDITY AND PERIODS OF DISK SPACE TO STORE THE COCOA (Theobroma cacao L.) SEED VIABILITY AND VIGOR
Sendika Mentari Arzal1), Syamsuddin2), Said Imran2)
1) Mahasiswa Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unsyiah
2) Staf Pengajar Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Unsyiah
3) Staf Pengajar Program Studi Agroteknologi F…
KUALITAS BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L ) TERFERMENTASI BERDASARKAN PERBEDAAN …
Fermentasi merupakan kunci keberhasilan pengolahan biji kakao, oleh karena itu fermentasi perlu dilakukan secara tepat agar mendapatkan hasil yang baik. Pada umumnya, lama fermentasi sekitar 5 - 7 hari untuk kakao lindak, sedangkan kakao mulia sekitar 3 - 4 hari. Ada banyak variasi pengadukan, yaitu: dari tidak sama sekali, pengadukan satu kali sehari, hingga dua kali sehari. Perbedaan dari masing-masing variasi pengadukan sebenarnya hanya terletak pada interval waktu pengadukan saja. Penelit…
EVALUASI MUTU BIJI KAKAO (Theobroma cacao L.) BERDASARKAN LAMA FERMENTASI DAN…
Kakao merupakan salah satu komoditas ekspor yang diperdagangkan di berbagai negara, sehingga mempunyai peranan penting sebagai penghasil devisa negara. Secara kuantitas produk kakao di Indonesia saat ini hasilnya sudah cukup menggembirakan, namun secara kualitas hasil belum memuaskan sehingga dalam pasar dunia secara kualitas masih sulit bersaing dengan produk dari negara lain yang memiliki standar mutu yang lebih baik. Rendahnya mutu kakao disebabkan masih minimnya pengetahuan petani tentang…
Analisa Penyerapan Panas Pada kolektor Surya Untuk Pengeringan Biji Kakao
ANALISA PENYERAPAN PANAS PADA KOLEKTOR SURYA UNTUK PENGERING BIJI KAKAO
Syaikhul Akbar
0704102020008
Teknik Konversi Energi
Abstrak
Energi radiasi matahari merupakan salah satu energi alternatif yang dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan guna menggantikan energi yang dihasilkan oleh minyak bumi. Salah satu pemanfaatan dari energi radiasi matahari yang banyak digunakan adalah sebagai alat pengering energi surya. mengetahui laju pengeringan dan untuk mengetahui penyebaran tem…
Pengaruh Pemeraman dan Fermentasi Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Mu…
Tanaman kakao merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan terutama untuk diolah menjadi bubuk. Bagian dari buah kakao yang diambil untuk diolah adalah bijinya yang dapat menghasilkan bermacam-macam produk olahan seperti bubuk coklat, pasta, dan lain sebagainya. Proses pemeraman adalah langkah pertama dalam pengolahan pasca panen biji kakao yang berfungsi untuk memperoleh keseragaman buah dan memudahkan pengeluaran biji dari buah kakao yang mempengaruhi kondisi fermentasi. Fermentas…
PENGARUH UKURAN BUNGA DAN KONSENTRASI PIKLORAM TERHADAP INDUKSI EMBRIO SOMATI…
ABSTRACT
This research aimed to determine the effect of flower size and concentration of picloram, as well as determine the effect of interaction flower size and concentrations of picloram in induced somatic embryos Theobroma cacao L. adaptive northern Aceh. This research was conducted at the Tissue Culture Laboratory, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University, using a completely randomized design in 3x5 factorial within five replications.The first factor was flower size consisting of 2…
Pengaruh Cara dan Interval Waktu Pengadukan Selama Proses Fermentasi Terhadap…
PENGARUH CARA DAN INTERVAL WAKTU PENGADUKAN SELAMA PROSES FERMENTASI TERHADAP KUALITAS BIJI KAKAO (Theobroma cacao L)
Azhari Suanda 1, Dr. Ir. Heru Prono Widayat, M.Sc 2, Ir. Eti Indarti, M.Sc 2
1Mahasiswi Fakultas Pertanian Unsyiah - Banda Aceh
2Staff Pengajar Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Unsyiah - Banda Aceh
ABSTRAK
Fermentasi awalnya hanya digunakan untuk membebaskan biji kakao dari pulp, mencegah pertumbuhan, memperbaiki kenampakan, dan mempermudah pengolahan berikutnya. N…
analisis kelayakan usahatani kakao di kecamatan glumpang tiga kabupaten pidie
ABSTRAK
Penelitian ini dilaksanakan di kecamatan glumpang tiga kabupaten pidie. Kabupaten Pidie merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Aceh dengan luas wilayah 3562,14 Km2, Kecamatan Glumpang Tiga merupakan salah satu kecamatan yang berada dalam wilayah Kabupaten Pidie dengan Ibukota Kecamatan Glumpang Minyeuk. Luas wilayah Kecamatan Glumpang Tiga 59,70 km2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kelayakan finalsial usahatani kakao di kecamatan glumpang tiga kabupaten pidie,…