PENGARUH METODE PENGECORAN TERHADAP PERILAKU PORTAL BETON BERTULANG BERDINDIN…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengecoran terhadap perilaku portal beton bertulang satu pias satu !antai yang mengalami beban lateral siklik dan monotonik. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah 3 buah portal beton bertulang berskala l :2 dengan ukuran 1500 x 1500 mm. Portal berdinding pengisi dengan metode pengecoran portal sebelum dinding (PDIAI) diuji dengan beban lateral monotonik. Portal berdinding pengisi dengan metode penge…
ANALISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL S…
LISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON
BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL
SMEARED CRACK
Balok tinggi adalah suatu balok yang menyalurkan sejumla.h beban ke tumpuan melalui suatu batang tekan yang menghubungkan beban dan gaya reaksi. Perilaku balok tinggi terjadi sebagai transfer girders, bis pada bentang tunggal maupun menerus, struktur dinding dan kepala tiang pancang. Perilaku balok tinggi beton bertulang sangat berbeda dengan perilaku balok beto…
PENGARUH PENAMBAHAN FIBER KAWAT KASA TERHADAP KAPASITAS KOLOM PENAMPANG SEGI …
Kolom adalah suatu elemen struktur yang dominan menerima beban aksial. Pada kenyataannya selain beban aksial sentris, kolom juga menerima beban yang disebabkan oleh momen lentur. Agar kolom dapat mencapai beban maksimum tanpa mengalami keruntuhan yang tiba-tiba akibat beban yang berlebihan, maka struktur kolom harus liat (ductile). Untuk meningkatkan keliatan struktur kolom, ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan penambahan bahanfiber. Pada penelitian in…
APLIKASI ARTIFICIAL NEURAL NETWORK UNTUK MEMPREDIKSI NILAI POTENSIAL KOROSI …
Kerusakan struktur beton akibat korosi baja tulangan dapat diketahui dan dievaluasi dari nilai potensial yang diukur pada permukaan beton. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memprediksi nilai potensial korosi pada balok beton bertulang dengan mengaplikasikan Artificial Neural Network (ANN). Data basil pengujian laboratorium berupa nilai potensial korosi pada permukaan balok beton digunakan sebagai data sekunder untuk permodelan. Permodelan dengan delapan tarlabel masukan dilakukan da…
PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG (REINFORCED FOAMED CONCRETE) DI BAWAH B…
Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui perilaku balok beton busa bertulang (reinforced foamed concrete) dibawah beban statik, menggunakan 6 (enam) buah benda uji dengan ukuran dan tulangan yang bervariasi. Pengujian kuat tekan dilakukan pada saat benda uji ada yang berumur 28 hari sesuai dengan berat jenis yang direncanakan. Kuat tekan yang diperoleh untuk Kubus adalah 93,89 (28 hari). Pada pengujian pembebanan, untuk balok I dan II pada betan simum mengalami r…
PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG DENGAN PENAMBAHAN SERAT (FOAMED …
Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui perilaku balok beton busa bertulang dengan penambahan serat (Foamed Fibre Reinforce Concrete) dibawah beban statik, menggunakan 6 benda uji balok terdiri dari balok seri A dengan perlakuan 2 buah benda uji ukuran 15 x 30 cm, tulangan 4014 mm, sengkang 07 mm-7.5 cm, balok seri B dengan perlakuan 2 buah benda uji ukuran 15 x 30 cm jumlah 2 buah, tulangan 4010 …