PEMENUHAN HAK-HAK PENGUNGSI BERDASARKAN KONVENSI 1951 PADA KAMP PENGUNGSI ACE…
ABSTRAK
(Sophia Listriani S.H., LL.M)
Konvensi 1951 tentang Status Pengungsi, mendefinisikan pengungsi sebagai “orang yang dikarenakan oleh ketakutan yang beralasan akan penganiayaan, yang disebabkan oleh alasan ras, agama, kebangsaan, keanggotaan dalam kelompok sosial dan partai politik tertentu, berada diluar Negara kebangsaannya dan tidak menginginkan perlindungan dari Negara tersebut.
Tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah, Untuk Menganalisis Pemenuhan hak-hak …
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PENGUNGSI ROHINGYA (STUDI KASUS PADA GAMPONG LEU…
Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap keberadaan pengungsi Rohingya di Gampong Leun Tanjong, Kabupaten Pidie, Aceh. Tujuan utama penelitian adalah memahami bagaimana persepsi tersebut terbentuk, berkembang, dan dipengaruhi oleh nilai-nilai keagamaan, interaksi sosial, serta pengalaman pribadi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi yang melibatkan warga, tokoh masyarakat, dan relawan kemanusiaan. Anali…
- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh - 2025
- Baca Selengkapnya
PENANGANAN PENGUNGSI ROHINGYA BERDASARKAN PERATURAN PRESIDEN NO 125 TAHUN 201…
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanganan
pengungsi Rohingya yang dilakukan oleh Pemerintah Kota
Lhokseumawe. Meskipun Indonesia bukan merupakan negara
resettlement country karena tidak mengkonversi Konvensi Jenewa 1951,
namun Indonesia tetap peduli terhadap nasib dari pengungsi dari luar
negeri yang masuk ke wilayah Indonesia. Hal ini terlihat dengan adanya
Peraturan Presiden No 125 tahun 2016. Pemerintah Kota Lhokseumawe
merupakan implementat…