Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PEMANFAATAN DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DALAM PEMBUAT…

NADIA LARASATI

Nadia Larasati. (2025). Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa oleifera) Sebagai Pewarna Alami dalam Pembuatan Mie Basah. [Skripsi. Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dra. Zuraini M, M.Pd dan Yuli Heirina Hamid, S.Pd, M.Si. Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman tropis yang memiliki berbagai manfaat, termasuk sebagai sumber pewarna alami. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui proses pengolahan daun kelor menjadi pewarna alami, (2) pengaruh penambahan bubuk kelor terhadap…

KAJIAN PEMBUATAN MIE BASAH DENGAN VARIASI CAMPURAN PATI SAGU (METROXYLON SP.)…

Harbiati

RINGKASAN Mie merupakan salah satu jenis makanan yang paling populer di Asia khususnya di Asia Timur dan Asia Tenggara. Hal ini dikarenakan kemudahan dalam penyajian maupun jenis mie yang bervariasi menjadikan konsumen tidak bosan untuk mengkonsumsi mie. Bahan utama dalam pembuatan mie adalah tepung terigu Selama ini tepung terigu di Indonesia masih di import, namun demikian konsumsi masyarakat akan terigu semakin hari semakin bertambah. Salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan ter…

KAJIAN PEMBUATAN MIE BERBAHAN BAKU PASTA KENTANG (SOLANUM TUBEROSUM L.)

Muhammad Yusuf Simatupang

Mie merupakan salah satu makanan yang telah lama dikenal masyarakat luas khususnya di Asia Timur dan Asia Tenggara. Mie pertama kali dibuat di daratan Cina sekitar 2000 tahun yang lalu pada masa pemerintahan dinasti Han. Dari Cina, mie berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara bahkan meluas sampai ke Benua Eropa. Kentang (Solanum tuberosum L.) merupakan tumbuhan berumbi yang kaya karbohidrat. Kentang dapat diolah menjadi produk seperti roti, mie,…

PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG TERIGU DENGAN TEPUNG JAGUNG TERHADAP KUALITAS MIE …

Irman

Abstrak Mie merupakan salah satu jcnis makanan yang paling popular di Asia, khususnya di Asia Timur danAsia Tenggara. Mie basah adalah jenis mie yang mengalami proses perebusan setelah tahap pcmotongan dan sebelum dipasarkan kadar airnya mencapai 35% sehingga daya simpannya relatif singkat (40 jam padasuhu kamar) dan dipasaran dikenal dcngan mic kuning. Bahan baku utama mie adalah tepung terigu. Indonesia memperoleh biji gandum dengan mengimpor dari Amerika yang dilakukan oleh BULOG. Oleh ka…

KAJIAN PEMBUATAN MIE BASAH DENGAN MEMPERHATIKAN RASIO TEPUNG TERIGU DAN TEPUN…

Helmi Rizal

Helmi Rizal: 0351510063 .Kajian Pembuatan Mie Basah Dengan Memperhatikan Rasio Tepung Terigu dan Tepung Labu Tanah dan Waktu Perebusan Dibawah bimbingan Yusya' Abubakar sebagai Pembimbing Utama dan Santi Noviasari sebagai Pembimbing Anggota. Ringkasan Mie merupakan salah satu jenis makanan yang paling populer di Asia, khususnya di Asia Timur dan Asia Tenggara. Mie basah adalah jenis mie yang mengalami proses perebusan setelah tahap pemotongan dan sebelum dipasarkan, kadar airnya 52 %. …

PEMBUATAN MIE BASAH DARI PATI SAGU (METROXYLON SP)

Khairum

Tanaman sagu merupakan jenis t.anaman palem yang tumbub di sekitar rawa dan lahan tergenang air di daerah tropis (Flach, 1996). Komponen yang paling dominan dalam tepung sagu adalah pati (karbohidrat). Pati sagu merupakan pati yang diperoleb dari hasil ekstraksi inti batang sagu (empulur batang). Salah satu altematif pemanfaatan sagu dengan mengolahnya menjadi mie sagu. Mie sagu adalah mie yang dibuat dari pati sagu murni atau dengan penambahan bahan tambahan lainnya. Penelitian i…

PENGARUH SUBSTITUSI PATI SUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) TERMODIFIKASI TERHADAP K…

Khairunnisa

Mie merupakan produk pangan yang paling sering dikonsumsi oleh sebagian besar masyarakat baik sebagai makanan sampan maupun sebagai selingan (Juniawati, 2003). Mie biasanya terbuat dari tepung terigu yang bahan bakunya gandum, dan masih harus diimpor dari luar negeri. Salah satu altcmatif substitusi tepung terigu terutama dalam pembuatan mie adalah dengan pemanfaatan pati sukun termodifikasi, agar karakteristik mie ya…

PENGARUH KONSENTRASI RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONI) DAN JENIS TEPUNG PADA P…

Ismaturrahmi

Rumput laut yang biasanya diolah menjadi makanan yang siap dikonsumsi adalah jenis Eucheuma sp dan Gellidium sp. Pemanfaatan rumput laut dapat dimaksimalkan dengan diversifikasi produk olahan rumput laut yang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya guna dan nilai ekonomis dari rumput laut. Salah satu usaha diversifikasi tersebut adalah dengan cara mengolah rumput laut jenis Echeuma cottonii menjadi mie basah. Mie basah merupakan …

KAJIAN PEMBUATAN MIE BASAH BERBAHAN BAKU CAMPURAN TEPUNG TERIGU DENGAN PASTA …

Taufik Hidayat

Mie merupakan salah satu jenis makanan yang paling populr di Asia, khususnya di Asia Timur dan Asia Tcnggara. Mie basah adalah jcnis mie yang mengalami proses perebusan setelah tahap pemotongan dan sebelum dipasarkan , kadar airnya 52 %. Bahan baku utama mie adalah tepung terigu. lndonesia memperoleh biji gandum dengan mengimpor dari amerika. Produksi mie di Indonesia sangat tergantung pada negara pengekspor gandum karena 100% …

PENGARUH LAMA FERMENTASI ALAMI PATI SAGU TERHADAP KARAKTERISTIK PATI DAN MUTU…

Mulizani

Abstrak. Pemanfaatan pangan lokal sagu dapat mengurangi konsumsi terigu dalam pembuatan mi. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pembuatan mi basah dari pati sagu terfermentasi dan substitusi tepung (MOCAF, tepung ubi jalar fermentasi, dan tepung kacang hijau). Penelitian pembuatan mi basah menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama, lama fermentasi pati sagu yang terdiri atas tiga taraf yaitu FI= 7 hari, F2=14 hari, dan F3= 21 hari. Faktor ke d…




    SERVICES DESK