PENGARUH VARIASI PENDINGINAN TERHADAP KEAUSAN TEPI PAHAT PADA PROSES BUBUT
Proses pemotongan logam merupakan suatu proses yang digunakan untuk mengubah bentuk suatu
produk dari logam dengan cara memotong. Dalam penelitian ini digunakan mesin bubut untuk
pemotong baja karbon sedang. Pembubutan dilakukan tanpa cairan pendingin, pendingin
konvensional (biasa), dan High Pressure Coolant (HPC). Kedalaman potong yang digunakan dalam
penelitian ini adalah 0,5 (mm), 0,7 (mm), 1 (mm), 1,5 (mm), 1,7 (mm), 2 (mm) dan pahat yang
digunakan adalah pahat HSS dengan sudut …
ANALISA PERTUMBUHAN KEAUSAN TEPI PAHAT KARBIDA PADA PROSES BUBUT BAJA KARBON…
Keausan adalah interaksi yang terjadi antara pahat dan benda kerja dimana benda
kerja terpotong sedangkan pahat mengalami gesekan, akibat gesekan ini maka akan
tcrjadi keausan. Penelitian ini untuk menganalisa kausan tepi pahat dengan
memvariasikan kecepatan potong dan kedalaman potong tanpa menggunakan
pendingin. Benda kerja yang digunakan adalah baja karbon sedang S45C berbentuk
poros dengan diameter 30 mm dan panjang 120 mm scbanyak 25 buah, mata pahat
karbida 25 buah. Proses pembub…
UJI KEKASARAN PERMUKAAN HASIL BUBUT PAHAT KIRI
Produk berkualitas diperoleh dari adanya proses pemesinan yang boaik salah satu proses yang digunakon adalah proses yang digunakan adalah proses bubut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kekasaran permukaan pada material benda kerja S45C dari hasil bubut pahat kiri. Penelitian ini menvariasikan kedalaman potong 0,05 mm, 0,1 mm, dan 0,5 mm, dengan kecepatan potong dan putaran spindel tetap yaitu 60 m/min dan 370 rpm. Media pendingin yang digunakan adalah cairan emulsi,…
STUDI EXPERIRENTAL PENGARUH KEDALAMAN POTONG TERHADAP KEAUSAN TEPI PAHAT DAN…
Keausan pahat disebabkan. beberapa faktor seperti, pemilihan cairan pendingin yang tidak sesuai, kondisi pemotongan yang salah dan geometri pahat. Penelitian jni bertujuan untuk mengetahui tingkat keausan tepj pahat dan kekasaran permukaan benda kerja. Material yang digunakan adalah bdya karbon sedang S40C dengan mata pahat karbda. Caiaran fluida pendingin emulsi. dan untuk proses pembubutan benda uji menggunakan mesin bubut Jhung Metal Machane…
RANCANG BANGUN DYNAMOMETER UNTUK MENGUKUR GAYA PEMOTONGAN PADA MESIN BUBUT
Untuk dapat mencapai suatu proses permesinan yang efisien, penelitian- penelitian dibidang proses pemotongan logam khususnya pada gaya-gaya potong sangat diperlukan. Didalam mewujudkan maksud tersebut dibutuhkan adanya peralatan yang dapat mengukr gaya-gaya pemotengan secara langsung, yang disebut dinamometer Tugas akhir ini membahas tentang rancang bangun dynamometer untuk alat ukur gaya pemotongan pada mesin bubu. Prinsip kerja dinaaometer didasarkan pada pengukuran regangan (d…
ANALISA KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN BAJA KARBON S 45 C HASIL PROSE…
Proses gerinda adalah suatu proses pemesinan yang merupakan proses finishing dari suatu material atau produk. Pada penelitian ini digunakan batu gerinda jenis Aluminium Oxide (Al2O3) dengan grit size 100. Penggerindaan dilakukan dengan memvariasikan kedalaman potong (a) yaitu 5, I 0, 15,20,25,30,35,40,45,50 (um). Proses gerinda dilakukan untuk menguji kekasaran permukaan dan kerataan permukaan dengan menggunakan …
PENGARUH BATU GERINDA OKSIDA ALUMINIUM (A1203) DARI PRODUK YANG BERBEDA TERH…
Suatu proses pemesinan bertujuan untuk mendapatkan suatu produk yang baik. Salah satu proses yang digunakan adalah dengan proses gerinda. Pada penelitian ini digunakan proses gerinda rata dengan variasi kedalaman potong (0,005, 0,01, 0,05, 0, 1, 0,5) µm. Jenis batu gerinda yang digunakan adalah Aluminium Oxide (AI2,O3) produksi Norton dan DNSK dengan grit size 80. Alat ukur kekasaran permukaan menggunakan Surfcom
408 A TSK ZEISS dan alat ukur kerataan permukaan me…
ANALISA KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN BESI COR HASIL PROSES GERINDA RATA T…
Proses gerinda merupakan salah satu proses pemesinan guna meodapatkan nilai kekasaran permukaan yang diinginkan. Pada penelitian ini digunakan besi cor sebagai benda kerja dan proses pemesinan yang digunakan adalah proses gerinda permukaan dengan tipe mesin LFS 2213 M/H buatan Leybold Jerman dan batu gerinda yang digunakan jenis Aluminium Oxide (Al0,) dengan grit size 36. Penggerindaan dilakukan dengan memvariasikan kedalaman poto…
ANALISA KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN DESI COR HASIL PROSES GERINDA RATA…
Proses gerinda adalah suatu proses pemesinan yang merupakan proses finishing dari suatu material atau produk. Pada penelitian ini digunakan batu gerinda jenis Silicon Carbida (SiC) dengan grit size 100. Penggerindaan dilakukan dengan memvariasikan kedalaman potong (a) yaitu 5,10,15,20,25,30,35,40,45,50 (m). Proses gerinda dilakukan untuk menguji kekasaran permukaan dan kerataan permukaan dengan menggunakan cairan pendingin dan tanpa cairan pendingin. Kekasaran …
ANALISA KEKASARAN DAN KERATAAN PERMUKAAN HASIL PROSES GERINDA RATA TERHADAP …
Suatu proses pemesinan bertujuan untuk mendapatkan suatu produk yang baik Salah satu proses yang digunakan adalah dengan proses gerinda. Pada penelitian ini digunakan proses gerinda rata dengan variasi kedalaman potong (a) (5,10,50,100,150) . Jenis batu gerinda yang digunakan adalah Silikon Karbida
(S1C) dengan grit size 80. Alat ukur kekasaran permukaan menggunakan Surfcom
408 A TSK ZEISS dan alat ukur kerataan permukaan menggu nakan Dial Indikator. Hasil da…