Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU IBU TENTANG SUNAT PADA PEREMPUAN DI BANDA ACEH

Raudhatul Kamilah Harahap

Abstrak Sunat pada Perempuan (Female Genital Mutilation/FGM) atau Perlukaan/Pemotongan Genetalia Perempuan (P2GP) adalah semua prosedur yang berkaitan dengan pemotongan sebagian atau pemotongan total dari genetalia eksterna wanita untuk alasan non-medis. Sampai saat ini belum ada penelitian yang membuktikan manfaat sunat pada perempuan dalam hal kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu tentang sunat pada perempuan di Banda Aceh. Jenis pene…

PELAKSANAAN SUNAT (KHITAN) PADA ANAK PEREMPUAN OLEH BIDAN DI ACEH TAHUN 2024

Mawaddah Warahmah

PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Tesis, 8 Mei 2025 Mawaddah Warahmah Pelaksanaan Sunat (Khitan) Pada Anak Perempuan Oleh Bidan Di Aceh Tahun 2024 160 Halaman + 14 Tabel + 10 Gambar + 8 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Praktik Pemotongan/Perlukaan Genitalia (P2GP) atau disebut dengan sunat perempuan merupakan praktik yang masih dipertahankan terutama di Aceh meskipun praktik ini telah dilarang oleh WHO dan pemerintah. Praktik…

PELAKSANAAN SUNAT (KHITAN) PADA ANAK PEREMPUAN OLEH BIDAN DI ACEH PASCA REGUL…

Eka Mulyana

PROGRAM STUDI MAGISTER KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA Tesis, 23 Mei 2025 Pelaksanaan Sunat (Khitan) Pada Anak Perempuan Oleh Bidan Di Aceh Pasca Regulasi Tahun 2024: Studi Kualitatif 166 Halaman + 2 Tabel + 14 Gambar + 7 Lampiran ABSTRAK Latar Belakang: Pelaksanaan sunat (khitan) pada anak perempuan di Aceh telah menjadi praktik tradisional dan religius yang mengakar dalam budaya masyarakat. Pemerintah telah meratifikasi berbagai kesepakatan pelarangan …

PEMBENTUKAN MAKNA KHITANAN PEREMPUAN SEBAGAI TANDA KEISLAMAN DI KECAMATAN LAB…

Delva Rahmah Safitri

Khitan perempuan sampai dengan saat ini masih dipraktikkan oleh masyarakat di Kecamatan Labuhanhaji, Kabupaten Aceh Selatan dan dimaknai sebagai tanda keislaman seorang perempuan. Makna tersebut tidak lahir dengan sendirinya, melainkan dibentuk oleh masyarakat melalui proses sosial yang diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi sehingga khitanan perempuan terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pembentukan makna khitanan…


    SERVICES DESK