HUBUNGAN NITRIC OXIDE DAN JENIS KELAMIN TERHADAP KEJADIAN CORONARY SLOW FLOW …
Abstract
CORRELATION OF NITRIC OXIDE AND GENDER ON
CORONARY SLOW FLOW PHENOMENON OF
CORONARY HEART DISEASE PATIENTS
Background
Coronary Slow Flow Phenomenon (CSFP) elucidate the delayed progression of the injected contrast medium through the coronary arteries during angiography without obstruction of the epicardial coronary arteries. Nitric oxide (NO) as a vasodilator substance that normally found in all blood vessels that may trigger the CSFP.
Objective
To determine the correl…
HUBUNGAN KADAR ADIPONEKTIN PLASMA DENGAN DERAJAT STENOSIS PADA PASIEN PENYAKI…
Abstrak HUBUNGAN KADAR ADIPONEKTIN PLASMA DENGAN DERAJAT
STENOSIS PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RSUD Dr.
ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH
Latar Belakang
Penyakit jantung koroner adalah suatu penyakit kardiovaskular yang disebabkan oleh
penyumbatan aterosklerotik pada arteri koroner. Tingginya prevalensi PJK di Nanggroe Aceh Darussalam dan belum jelasnya peran adiponektin terhadap PJK
mendorong penulis untuk membandingkan kadar adiponektin plasma dengan derajat beratnya stenosis pada …
HUBUNGAN ANTARA INDEKS CASTELLI RISK II DENGAN DERAJAT KEPARAHAN STENOSIS BER…
HUBUNGAN ANTARA INDEKS CASTELLI RISK II DENGAN DERAJAT KEPARAHAN STENOSIS BERDASARKAN SKOR GENSINI PADA PENYAKIT JANTUNG KORONER
Latar Belakang: Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas kardiovaskular. Derajat keparahan stenosis arteri koroner dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko metabolik, salah satunya dislipidemia. Indeks Castelli Risk II (ICR II), yang merupakan rasio antara kolesterol LDL dan HDL, dianggap mampu mencerminkan keseimbangan lipid…
IDENTIFIKASI LOGAM BERAT DALAM SERUM DARAH PENDERITA JANTUNG KORONER DI DIVIS…
Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global yang berkaitan erat dengan stres oksidatif, inflamasi, serta ketidakseimbangan logam esensial dan non-esensial dalam tubuh. Ketidakteraturan kadar mineral seperti besi (Fe), seng (Zn), dan tembaga (Cu) dapat mengganggu mekanisme antioksidan, sementara paparan logam non-esensial seperti silikon (Si), aluminium (Al), dan nikel (Ni) berpotensi memengaruhi stabilitas metabolik. Penelitian ini bertu…