Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



DISTRIBUSI SPASIAL UKURAN KOLONI KARANG PADA KAWASAN KONSERVASI PISISI (PULAU…

RIRIN ARIANTI

Terumbu karang merupakan ekosistem laut yang memiliki fungsi penting sebagai habitat biota laut, pelindung pantai, serta penyedia sumber daya hayati bagi manusia. Sebaran ukuran koloni karang menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kondisi dan daya pulih ekosistem ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran spasial ukuran koloni karang di Kawasan Konservasi Perairan Pulau Simeulue (PISISI). Pengambilan data dilakukan di 19 titik stasiun menggunakan metode purposive sa…

KELIMPAHAN SEBARAN PENYAKIT KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN PISISI

NURUL IZZATI

Penyakit karang semakin diakui sebagai ancaman signifikan terhadap ekosistem terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis penyakit karang yang ada di Kawasan Konservasi Perairan PiSiSi, yang terletak di Kabupaten Simeulue, Aceh. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode belt transect dengan total panjang transek 150 meter. Kelimpahan rata-rata penyakit karang di seluruh lokasi penelitian adalah 0,005 kol/m². Sebanyak 15 jenis penyaki…

DISTRIBUSI SPASIAL UKURAN KOLONI KARANG DI TAMAN WISATA ALAM LAUT KEPULAUAN B…

INTAN MALAYANA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur komunitas karang keras berdasarkan komposisi genus dan ukuran koloni di kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Kepulauan Banyak, Aceh Singkil. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode transek sabuk sepanjang 50 m dengan lebar 1 m (0,5 m kiri dan kanan garis transek) pada 20 stasiun pengamatan. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa terdapat 41 genus karang keras yang ditemukan. genus Porites merupakan genus yang paling mendominasi dengan ke…

KEKOSONGAN HUKUM AKIBAT TIDAK DILAKSANAKAN PERINTAH QANUN ACEH NOMOR 11 TAHUN…

M.AREIF ANDISHA

Setiap penyelenggaraan pemerintahan harus berlandaskan hukum. Dalam kerangka tersebut, Aceh sebagai daerah dengan kekhususan berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 memiliki kewenangan membentuk Qanun, salah satunya Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2019 Namun Peraturan Gubernur sebagai peraturan pelaksana yang telah diperintahkan secara eksplisit belum juga diterbitkan, sehingga menimbulkan kondisi relative rechtsvacuum, Hal ini bertentangan dengan prinsip delegated legislation dalam sistem hu…

KAJIAN TINGKAT BAHAYA EROSI DAN UPAYA KONSERVASI PADA SUB DAS LUT TAWAR

Hiwana Alfadhila

Sub DAS Lut Tawar merupakan wilayah hulu DAS Krueng Peusangan yang memiliki peran strategis dalam menjaga kestabilan sistem hidrologi. Perubahan penggunaan lahan yang berlangsung secara intensif, peningkatan aktivitas pertanian dan permukiman, serta rendahnya penerapan praktik konservasi tanah dan air menyebabkan meningkatnya risiko erosi di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat bahaya erosi (TBE) serta merumuskan alternatif upaya konservasi tanah dan air yang …

ANALISIS WATER FOOTPRINT KONSUMSI PANGAN DAN NON PANGAN PADA DAERAH ALIRAN SU…

NABILA SAM DWITARA

ABSTRAK Air merupakan sumber daya utama yang berperan penting dalam menunjang kehidupan manusia, khususnya melalui konsumsi pangan dan non pangan. Peningkatan jumlah penduduk serta perubahan pola konsumsi menyebabkan tekanan terhadap ketersediaan sumber daya air semakin besar. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk menilai besarnya penggunaan air adalah konsep water footprint, yang menggambarkan total air yang digunakan secara langsung maupun tidak langsung dalam menghasilkan barang da…

KAJIAN JENIS DAN KELIMPAHAN TERUMBU KARANG DI KAWASAN PANTAI ULEE LHEUE KOTA …

Fajar Oza Pratama

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan kelimpahan terumbu karang yang meliputi keanekaragaman, keseragaman, dominansi dan kelimpahan pada Seawall dan estuaridi Pantai Ulee Lheue Kota Banda Aceh, kecamatan Meuraxa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2015 menggunakan metode sistematik sampling, pengambilan data terumbu karang dilakukan pada 10 plot yang mewakili ekosistem Seawall (5 plot pada bagian luar Seawall dan 5 plot pada bagian muara. Setiap plot dilakukan 11 kali …

KONDISI FORAMINIFERA BENTIK SEBAGAI BIOINDIKATOR PADA EKOSISTEM TERUMBU KARAN…

AVIFAH ZAHRA

Kawasan Konservasi Perairan Pesisir Timur Pulau Weh, (KKP PTPW) sabang, menyimpan banyak potensi kekayaan alam. Salah satu nya Foraminifera yang hidup pada sedimen terumbu karang. Foraminifera merupakan sekelompok organisme bersel tunggal yang dapat membentuk cangkang dari tubuh nya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis, kelimpahan serta hubungan foraminifera bentik dengan terumbu karang dan mengetahui kondisi ekosistem terumbu karang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan…

KELIMPAHAN JENIS PENYAKIT KARANG DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN TAMAN WISATA …

Mohd. Rijal

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis kelimpahan jenis penyakit karang yang terdapat pada Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Kepulauan Banyak Kabupaten Aceh Singkil. Metode pengamatan yang digunakan pada penelitian adalah Belt Transek di bentangkan sejauh 50 meter dengan luas pengamatan 1 meter kiri dan kanan dengan 3 kali pengulangan. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa nilai kelimpahan penyakit karang berkisar antara 0,001 koloni/m2 – 0,025 koloni/m2. Jenis penyakit k…

ANALISIS SEBARAN TERUMBU KARANG RNDENGAN CITRA SATELIT LANDSAT 8 DI PERAIRAN …

MUHAMMAD RIYANSYAH SISWOYO

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami ekosistem terumbu karang yang vital bagi keanekaragaman hayati laut. Perubahan iklim mengancam keberlangsungan ekosistem ini, terutama pada wilayah Perairan Kepulauan Banyak dan Pulau Simeulue. Penelitian Ini melibatkan penggunaan teknik penginderaan jauh dan Teknik system informasi geografis (SIG) dengan menggunakan citra satelit Landsat 8. Selain itu, penelitian ini akan menggunakan algoritma Lyzenga dikombinasikan dengan …




    SERVICES DESK