PENGARUH PENAMBAHAN FIBER KAWAT KASA TERHADAP KAPASITAS KOLOM PENAMPANG SEGI …
Kolom adalah suatu elemen struktur yang dominan menerima beban aksial. Pada kenyataannya selain beban aksial sentris, kolom juga menerima beban yang disebabkan oleh momen lentur. Agar kolom dapat mencapai beban maksimum tanpa mengalami keruntuhan yang tiba-tiba akibat beban yang berlebihan, maka struktur kolom harus liat (ductile). Untuk meningkatkan keliatan struktur kolom, ada beberapa alternatif yang dapat dilakukan, salah satunya adalah dengan penambahan bahanfiber. Pada penelitian in…
PERILAKU GESER BALOK BETON RINGAN BUSA BERSERAT NYLON DENGAN TULANGAN TARIK S…
ABSTRAK Perilaku balok beton bertulang pada keadaan runtuh karena geser sangat berbeda dengan keruntuhan karena lentur. Balok yang hancur karena geser kehancurannya secara tiba-tiba (getas) tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok beton busa (foamed concrete) bertulang menggunakan serat nylon sebagai bahan tambah, kuat tekan f,=23,727 MPa dengan Spesifie Gravity (SG) 1,6 dan faktor air semen (FAS) 0,4. Penelitian …
PENGARUH SEBARAN PEMASANGAN CARBON FIBER SHEET TERHADAP PERILAKU KEHANCURAN G…
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Carbon Fiber Sheet (CFS) terhadap perilaku geser pada balok beton bertulang. Benda uji yang menjadi objek penelitian ini adalah balok beton bertulang yang telah ada dengan penambahan Carbon Fiber Sheet pada bentang geser dengan ukuran penampang 20 cm x 30 cm dan panjang benda uji 220 cm. Jumlah benda uji balok beton bertulang ini adalah 4 buah dengan kriteria penulangan untuk semua benda uji yaitu untuk penulangan lentur me…
PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG DENGAN PENAMBAHAN SERAT (FOAMED …
Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui perilaku balok beton busa bertulang dengan penambahan serat (Foamed Fibre Reinforce Concrete) dibawah beban statik, menggunakan 6 benda uji balok terdiri dari balok seri A dengan perlakuan 2 buah benda uji ukuran 15 x 30 cm, tulangan 4014 mm, sengkang 07 mm-7.5 cm, balok seri B dengan perlakuan 2 buah benda uji ukuran 15 x 30 cm jumlah 2 buah, tulangan 4010 …
STUDI KEKUATAN LENTUR BALOK BETON HOLLOW BLOCK UNTUK ELEMEN STRUKTUR RUMAH …
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kekuatan lentur balok yang terbuat dari beton bertulang dengan balok dari beton hollow block serta mempelajari perilaku deformasi dan pola retak yang terjadi. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah 2 buah balok beton bertulang dan 2 buah balok beton hollow block dengun ukuran panjang 2100 mm, lebar 150 mm. tinggi 200 mm.
Di mana, balok beton bertulng terdiri dari Ringb…
STUDI PENGGUNAAN BETON HOLLOW BLOCK UNTUK MATERIAL DINDING RUMAH TINGGAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton hollow block yang igunakan sebagai elemen pasangan dinding pada konstraksi rumah tinggal. dan juga dicari nilai kuat lentur dan kuat geser pasangan dinding beton hollow block serta hubungannya dengan nilai kuat tekan beton hollow block yang digunakan sebagai pasangan dinding. Benda uji yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari benda uji kuat tekan beton hollow block sebanyak 5 buah beton ho…
TINJAUAN LAJU KOROSI PADA BALOK BETON BERTULANG YANG MENGALAMI LENTUR (SUATU …
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio tulangan tarik terhadap laju korosi pada balok beton bertulang yang mengalami retak lentur pada kondisi terendam air asin (air yang mengandung kadar NaCl 3,5 %). Benda uji balok beton bertulang berjumlah 3 buah berdimensi 2200 mm x 200 mm x 300 mm, dengan rasio tulangan masing-masing benda uji yaitu 12 %. 1,8 % dan 2.3 %. Kuat tekan beton pada balok dikontrol dengan benda uji silinder standar, tinggi 300 mm, diameter 150 mm P…