Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



REKRUTMEN TERUMBU KARANG PADA TERUMBU BUATAN (ARTIFICIAL REEF) BERBAHAN BETON…

Rahmansyah Bana Asyari Manik

Terumbu karang adalah ekosistem pesisir yang sangat penting bagi kehidupan biota laut, tetapi juga rentan terhadap kerusakan akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak karang yang dapat tumbuh pada terumbu buatan yang terbuat dari beton di perairan Pulau Tuan, Aceh Besar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan pengamatan pada substrat beton berbentuk balok yang telah diletakkan selama 19 bulan. Data dikumpu…

KARAKTERISTIK CAMPURAN LASTON AC-WC DENGAN VARIASI GRADASI AGREGAT (BATAS BA…

TEUKU RISNANDAR

Faktor pemilihan gradasi agregat yang digunakan akan mempengaruhi karakteristik dari beton aspal. Dalam spesifikasi gradasi yang ditetapkan dalam ketentuan, mempunyai batasan atas dan batasan bawah, dimana batasan ini yang menjadi landasan dalam perencanaan. Batasan ini ditetapkan berdasarkan hasil penelitian suatu badan pemerintah, dalam hal ini adalah Litbang Departemen Perkerjaan Umum. Permasalahan dalam hal ini, bagaimana…

PENGARUH SUHU PEMADATAN TERHADAP PARAMETER MARSHALL CAMPURAN COLD PAVING HOT …

Infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sosial, ekonomi, dan mobilitas masyarakat. Kualitas jalan yang baik bergantung pada mutu material serta teknik pelaksanaan yang digunakan agar mampu memenuhi standar kekuatan dan daya tahan terhadap beban lalu lintas. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah mutu campuran beraspal yang digunakan. Untuk menilai kualitas campuran tersebut, digunakan metode Marshall Test yang bertujuan menentukan nilai stabilitas dan flow seba…

STUDI KOMPARASI PENGGUNAAN AGREGAT ALAMI DAN AGREGAT BATU PECAH TERHADAP SIFA…

ZULKHAIRI

Daerah Aceh mempunyai kekayaan alam yang besar untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Salah satu kandungan alam yang dapat dimanfaatkan adalah agregat alami. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan agregat alami terhadap sifat mekanis beton mutu tinggi, dibandingkan dengan beton mutu tinggi yang menggunakan agregat batu pecah (split). Sifat mekanis yang diuji kuat tekan benda uji berbentuk silinder ukuran 15x30 em, kuat tarik …

PENGARUH MUTU DAN TEBAL SELIMUT TERHADAP KOROSI BETON BUSA BERTULANG (REINFOR…

NYAK YULIZA VETRIA

Beton busa merupakan salah satu bahan alternatif elemen konstruksi. Dalam aplikasinya, beton busa juga menggunakan tulangan untuk menahan gaya tarik. Salah satu kelemahan tulangan adalah sangat rentan terhadap korosi. Faktor mutu dan tebal selimut beton sangat mempengaruhi terjadinya korosi pada tulangan beton. Penelitian ini bertujuan menganalisa pengaruh mutu dan tebal selimut beton terhadap korosi tulangan beton busa bertulang. Penelitian atas tiga varia…

SIMULASI PENGARUH KOROSI TERHADAP FREKUENSI ALAMI STRUKTUR BETON BERTULANG ME…

MAHFUD

Korosi pada baja tulangan merupakan salah satu bentuk kerusakan yang paling umum terjadi pada struktur beton bertulang dan dapat memengaruhi kinerja dinamik struktur. Oleh karena itu, pemahaman terhadap dampak korosi terhadap frekuensi alami dan mode deformasi menjadi penting dalam evaluasi kondisi struktural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh korosi pada tulangan baja terhadap perubahan nilai frekuensi alami dan karakteristik dinamis struktur beton bertulang. Selain itu, p…

PENILAIAN RISIKO KOROSI PADA GEDUNG RKU 2 DAN RKU 3 UNIVERSITAS SYIAH KUALA

Andiki Sahputra

Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko korosi pada Gedung RKU 2 dan RKU 3 Universitas Syiah Kuala yang telah berusia lebih dari 35 tahun. Metode yang digunakan adalah Half-Cell Potential Mapping (HCPM) untuk mengukur nilai potensial korosi serta Profometer 5+ untuk menentukan posisi dan kedalaman tulangan. Penelitian dilakukan pada kolom-kolom terpilih di lantai dasar dengan mempertimbangkan kondisi visual awal. Hasil pengujian menunjukkan adanya variasi tingkat korosi, mulai dari kate…

PENGARUH METODE PENGECORAN TERHADAP PERILAKU PORTAL BETON BERTULANG BERDINDIN…

EKA RAHMAYANI

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pengecoran terhadap perilaku portal beton bertulang satu pias satu !antai yang mengalami beban lateral siklik dan monotonik. Benda uji yang digunakan pada penelitian ini adalah 3 buah portal beton bertulang berskala l :2 dengan ukuran 1500 x 1500 mm. Portal berdinding pengisi dengan metode pengecoran portal sebelum dinding (PDIAI) diuji dengan beban lateral monotonik. Portal berdinding pengisi dengan metode penge…

PENGARUH SUBSTITUSI CANGKANG TIRAM SEBAGAI AGREGAT HALUS DAN FLY ASH BATU BAR…

M.Ikhsan Rinaldi

Aspal beton merupakan suatu jenis perkerasan yang terdiri atas campuran agregat kasar dan agregat halus, bahan pengisi (filler) dan aspal sebagai bahan pengikat. Pada penggunaan Tiram (Crassostrea Gigas) sebagai pengganti agregat halus. Cangkang tiram ini didapat di Desa Tibang, Kecamatan Syiah Kuala. Cangkang tiram yang digunakan lolos saringan No. 4 (4,75 mm) digunakan sebagai substitusi agregat halus. Bahan pengisi (filler) digunakan adalah dari fly ash batu bara di peroleh dari PT. Mifa…

ANALISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL S…

Wahyu Hadi Sulistyawan

LISA PERILAKU BALOK TINGGI BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN MODEL SMEARED CRACK Balok tinggi adalah suatu balok yang menyalurkan sejumla.h beban ke tumpuan melalui suatu batang tekan yang menghubungkan beban dan gaya reaksi. Perilaku balok tinggi terjadi sebagai transfer girders, bis pada bentang tunggal maupun menerus, struktur dinding dan kepala tiang pancang. Perilaku balok tinggi beton bertulang sangat berbeda dengan perilaku balok beto…




    SERVICES DESK