Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) BERGRADASI RAPAT M…

Putri Fajrina

Pada pertengahan tahun 1970-an lapis perkerasan di Indonesia sudah mulai menggunakan campuran aspal. Lapisan perkerasan aspal konstruksi jalan pada umumnya menggunakan aspal panas (hot mix) baik pada pekerjaan berskala kecil maupun besar. Namun dalam pekerjaan berskala kecil dirasa kurang efisien menggunakan hot mix karena hot mix tidak dapat diproduksi dalah jumlah kecil. Selain menggunakan hot mix, dapat pula menggunakan campuran aspal emulsi dingin (CAED). CAED menggunakan aspal emulsi seb…

KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN MENGGUNAKAN AGREGAT GRADASI RAPAT …

Putri Balqis

Penggunaan campuran aspal panas (hot mix) dalam jumlah sedikit dianggap kurang efisien karena memerlukan suhu tertentu untuk penghamparan dan pemadatannya, oleh karena itu untuk pekerjaan pemeliharaan seperti patching dapat menggunakan alternatif lain yaitu campuran aspal emulsi dingin (CAED) yang tanpa suhu tertentu dan pemadatan yang dapat ditunda. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai kadar aspal residu optimum (KARO), mengetahui karakteristik CAED menggunakan agregat bergadasi…

ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) BERGRADASI RAPAT D…

Muhammad Fazil

Jalan raya adalah suatu lintasan yang bertujuan melewatkan lalu lintas dari suatu tempat ketempat lainnya (Bukhari ddk, 2005). Konstruksi perkerasan lentur (flexible pavement) adalah perkerasan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat. Aspal emulsi adalah suatu campuran aspal dengan air dan bahan pengemulsi. Aspal emulsi memiliki tingkat viskositas yang rendah, sehingga tidak perlu dipanaskan dan tidak menimbulkan polusi, hemat biaya dan waktu. Untuk dapat meningkatkan kepadatan dan keku…

KAJIAN PARAMETER MARSHALL UNTUK CAMPURAN ASPAL BETON (AC-BC) MENGGUNAKAN MATE…

Mariana

ABSTRAK Agregat kasar dan agregat halus selama ini banyak digunakan material yang berasal dari sungai, untuk menggantikan batu sungai sebagai agregat maka digunakan material yang berasal dari batu basalt. Dalam penelitian ini penggunaan material basalt sebagai agregat halus dalam campuran divariasikan dengan abu kiln. Dari permasalahan ini, perlu dikaji mengenai parameter Marshall beton aspal dengan menggunakan material basalt dengan variasi agregat halus abu kiln. Tujuan dari penelitian i…

KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) TANPA DAN DENGAN TUNDAAN PEMADATA…

Way Al Qarni

Penggunaan Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) untuk pemeliharaan rutin jalan lebih efisien karena dapat diproduksi secara manual dalam skala kecil dan tidak tergantung pada suhu pemadatan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kinerja CAED dengan dan tanpa tundaan pemadatan. Dan juga menentukan Kadar Asapal Optimum dan nilai stabilitas. Variasi kadar aspal adalah 5,5%, 6%, 6,5%, 7%, dan 7,5% yang didapat setelah menghitung perkiraan awal Kadar Residu Aspal (Pb), dengan gradasi yang…

KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC-BC) MENGGUNAKAN MATERIAL BASALT DENGAN VARIASI …

safriadi

ABSTRAK Perkembangan penelitian tentang bahan konstruksi perkerasan jalan khususnya perkerasan lentur (flexible pavement) diarahkan pada usaha pemanfaatan material setempat dan disesuaikan dengan kondisi daerah di mana konstruksi perkerasan akan dilaksanakan, akan tetapi dengan adanya penambahan ruas jalan yang semakin lama semakin meningkat maka bertambah pula kebutuhan material untuk pembangunan jalan. Dari uraian permasalahan ini, maka perlu suatu kajian mengenai parameter Marshall beton …

ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) TANPA DAN DENGAN T…

Tri Budiyanto

Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) diperlukan sebagai salah satu alternatif dalam pemeliharaan rutin jalan dimana volume pengerjaan yang relatif kecil dan ekonomis sesuai kebutuhan pengerjaan serta tidak tergantung dengan suhu pemadatan tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui stabilitas dan karakteristik CAED tipe CSS-1h dengan dan tanpa tundaan pemadatan selama 48 jam yang memvariasikan bahan aditif semen sebesar 1%. Penelitian ini menggunakan gradasi rapat tipe IV dengan vari…

KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL AC-BC PADA VARIASI SUHU PENCAMPURAN MENGGU…

Novia Sari

ABSTRAK Selama ini material untuk pengikat hotmix menggunakan aspal penetrasi sepenuhnya, sementara banyak bahan-bahan lain yang dapat digunakan sebagai bahan substitusi aspal sehingga dapat mengurangi penggunaan persentase aspal dalam suatu campuran. Beberapa material sisa/limbah yang terdapat di alam dan dapat digunakan dalam campuran beton aspal sebagai bahan substitusi salah satunya adalah plastik PVC. Pada penelitian ini dilakukan substitusi plastik PVC berupa serpihan sebesar 1,5% …

KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL AC-BC PADA VARIASI SUHU PENCAMPURAN MENGGU…

Dhuyufur Rahmani

ABSTRAK Pemanfaatan bahan-bahan bekas yang terdapat di alam dapat digunakan dalam campuran aspal yang dapat meningkatkan kualitas campuran beton aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik Marshall Aspal Beton Lapis Antara (AC-BC) menggunakan campuran aspal penetrasi 60/70 dengan tanpa zat aditif dan variasi persentase zat aditif plastik PVC 0,5% dan 1% pada suhu pencampuran aspal 145oC dan 160oC. Benda uji masing-masing dibuat 3 benda uji pada persentase kadar aspal 4…

UJI KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON AC-BC DENGAN KOMPOSISI AGREGAT 75% RIK…

Silvia Zahara

ABSTRAK Unsur terbesar penyusun campuran beton aspal adalah agregat, sehingga kualitas campuran beton aspal sangat ditentukan oleh kualitas agregat penyusunnya. Salah satu indikator kekuatan agregat adalah nilai abrasinya. Nilai abrasi pada lapis perkerasan aspal yang memenuhi persyaratan adalah ? 40% (SNI 03-2417-1991). Nilai abrasi agregat dari quarry Rikit Gaib Kabupaten Gayo Lues mendekati batas maksimal yaitu 39,7%. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kekuatan campuran beton…




    SERVICES DESK