STUDI KOMPARASI KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL BETON DENGAN GRADASI HASIL DAUR …
ABSTRAK
Semakin meningkatnya pemakaian agregat untuk bahan konstruksi perkerasan jalan semakin berkurang sumber penganbilan agregat itu sendiri Akibatnya diperlukan suatu bahan alternatif yang lebih ekonomis dan memenuhi peryartaan Salah satu alternatif adalah daur ulang dimana material lama yang tidak dipakai lagi dimanfaatkan kembali untuk pembangunan jalan dengan menambahkan material baru. objek penelitian ini adalah aspal beton bekas yang berasal dari jalan Banda Aceh - Medan Km…
PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN AC-WC MENGGUNAKAN RETONA BLEND 55 D…
Suhu pemadatan campuran beraspal untuk lapisan AC-WC menggunakan Retona Blend 55 adadah 150 oC, Dalam kenyataan di laparkan jarak antara AMP (Asphalt Miring Plano) dengan lokasi penghamparan campuran aspal cukup jauh, sehingga dapat menyebabkan penurunan suhu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah campuran aspal dengan aditif lateks yang telah mengalami penurunan suhu dapat dipanaskan ulang dan kemudian dipergunakan
kembali. Pada penelitian ini diba…
STUDI KARAKTERISTIK MARSHALL TERHADAP PERUBAHAN KOMPOSISI BUTIRAN AKIBAT PEMA…
Tugas akhir ini berjudul " Studi Karakteristik Mrshall terhadap perubah koposisi butiran akibat pemadatan , Objek penelitian ini adalah perubahan komposisi butiran akibat pemadatan Modified Proctor di bandingkan dengan gradasi terbuka yang tidak mengalami peradatan dengan percobaan Marshall variasi kadar aspalnya yaitu 5%, 5,5%, 6%, 6,5% da 7% dan di beri 2 X 50 tumbukan. Material yang digunakan adalah agregat batu alam yang berasal dari Simpang Rima, Aceh Besat, aspa…
KAJIAN PENGARUH SUHU PENCAMPURAN DAN PEMADATAN DENGAN BAHAN ADITIF LATEKS TE…
Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, yang pada temperatur ruang berbentuk padat sampai agak padat dan akan mencair jika dipanaskan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Bersama dengan agregal, aspal merupakan material pembentuk campuran perkerasan jalan. Dalam proses pencampuran dan pemadatan aspal dan agregat perlu adanya perencanaan suhu pencampuran dan pemadatan. Bina Marga menetapkan suhu pencampuran pa…
KARA KTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL UNTUK LAPIS PERMUKAAN RUNWAY MENGGUNAKA…
Runway adalah jalur perkerasan yang dipergunakan oleh pesawat terbang untuk
mendarat (/anding) dan melakukan lepas landas (take off). Perkerasan beton aspal
untuk lapis permukaan runway sama seperti campuran beton aspal lainnya.
Campuran beraspal merupakan campuran antara agrcgat kasar, agregat halus,
filler dan aspal, pada komposisi dan suhu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui karakteristik campuran beton aspal untuk lapis …
PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN BETON ASPAL DENGAN BAHAN TAMBAH …
Campuran beton aspal panas dari AMP diangkut dengan mengunakan truk pengangkut yang ditutupi terpal, di bawa ke lokasi dan dihampar sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dan harus segera dipadatkan pada temperatur dibawah 125 °C dan harus sudah selesai pada temperatur diatas 80 °C. Biasanya apabila pekerjaan pemadatan tidak bisa dilakukan kerena pengaruh cuaca maka campuran beton aspal tersebut dibuang. Hal ini tentu saja menimbulkan ker…
PENGARUH PEMANASAN BERULANG PADA CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETONA BLE…
Suhu pemanasan campuran aspal di AMP adalah sekitar 160°C. Suhu penghamparan dan pemadatan sekitar 110C dan pemadatan sudah harus selesai sebelum suhu campuran berada di bawah 80C. Akibat jarak AMP dengan lokasi proyek jauh, seringkali persyaratan suhu tersebut tidak dapat dipenuhi hingga campuran panas tidak dapat digunakan lagi dan campuran beton aspal tersebut harus dibuang akibat campuran beton aspal sudah tidak bisa dipadatkan lagi. Hal tersebut m…
PERENCANAAN BIAYA DAN WAKTU PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PROYEK PEMBANGUNAN J…
Studi kasus pada penulisan ini adalah proyek Pembangunan Jalan Labui - Beuramo Kecamatan Baitussalam Kabupaten Aceh Besar yang memiliki panjang 1661 meter dengan lebar dari sta 0+000 sampai dengan sta 1+350 dan sta1I+630 sampai dengan sta 1+661 adalah 4,5 meter, sedangkan dari sta 1+350 sampai dengan sta 1+630 memiliki lebar 6 meter. Permasalahan yang timbul pada pelaksanaan pekerjaan jalan adalah bagaimana merencanakan biaya dan waktu pelaksanaan pekerjaan b…
ANALISIS KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL TIPE Y (STUDI KASUS PADA SIMPANG TIGA…
Persimpangan Tungkop Kecamatan Darussalam merupakan Simpang talc bersinyal tipe Y yaitu pertemuan ruas jalan antara JI. Tgk. lmum Glee dan JI. Blang Bintang Lama yang memiliki tiga lengan yaitu lengan Utara (JI. Blang Bintang Lama), Lengan Barat (JI. Tgk. Imum Glee arah ke Unsyiah), dan Iengan Timur (JI. Tgk. Imum Glee arah ke krueng kalee). Disekitar simpang ini terdapat pertokoan, kedai kopi, pasar induk Tungkop, dan pasar pagi sehingga tarikan ke …
TINJAUAN PELAYANAN JALAN SETELAH PERBAIKAN GEOMETRIK SAMPAI 5 (LIMA) TAHUN M…
Jalan merupakan prasarana terpenting dalam sektor transportasi khususnya bagian darat. Jalan raya harus dapat menampung volume lalu lintas dalam keadaan optimum, sehingga kendaraan dapat berjalan lancar, aman, dan ekonomis. Pasca tsunami 2004, CBD (Central Bussiness District) di Kota Banda Aceh ikut berubah, sekarang mempunyai 4 (empat) titik sub CBD yang salah satunya adalah pasar Ulee Kareng, dimana secara administratif berada dalam lintasan Jalan …