Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENERAPAN PROSEDUR REPARASI PADA MESIN BUBUT SANWA C0632A

Ika Pangarigayo

Tugas akhir ini membahas tentang reparasi mesin bubut tipe SANWA C0632A dengan daya motor 1.5 kW, rentang kecepatan spindle 70 - 2000 rpm. Reparasi di lakukan karna terjadinya kerusakan pada komponen-komponen mesin bubut. Metode yang digunakan dalam reparasi ini adalah melakukan pengecekan kondisi mesin, melakukan perbaikan dan penggantian komponen yang mengalami kerusakan. Proses pengantian komponen harus dipastikan kesesuaiannya dengan komponen asli yang terdapat pada mesin bubut sebelum di…

PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP GETARAN PADA PROSES GURDI KOMPOSIT LAMIN…

RAHMAT NOVYANSYAH

Komposit laminat adalah komposit yang dikombinasikan menggunakan dua atau lebih material menjadi satu yang disusun secara berlapis-lapis atau dilapisi hanya pada kedua sisi luar material komposit. Sebagai bahan struktural, menggabungkan komposit laminat ke struktur bahan logam lainnya tidak dapat dihindari, dan efisiensi dan kualitas penyambungan baut sangat bergantung pada kualitas lubang. Proses penggurdian digunakan untuk memproduksi sambungan paku keling dan baut selama operasi perakitan …

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN PADA PROSES GURDI TERHADAP DELAMINASI LUBANG PA…

RAHMAD ANDHIKA

Proses permesinan seperti proses menggurdi sangat sering digunakan pada industri manufaktur. Komponen yang banyak digunakan di industri pada saat ini pada bidang industri adalah material komposit. Material komposit yang banyak digunakan yaitu Carbon Fiber Reinforced Polymer yang sering digunakan pada industri otomotif, penerbangan, peralatan olahraga, serta peralatan militer. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur delaminasi lubang pada CFRP dengan tebal 5 mm dan menggunakan mesin CNC FOCUS …

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN TERHADAP GAYA POTONG MATERIAL KOMPOSIT LAMINAT …

Zumairi

Material komposit yang diperkuat dengan serat rubek (Calotropis gigantean) dikenal sebagai bahan yang ramah lingkungan dan memiliki keunggulan seperti, ringan, mudah dalam pembuatan. Dalam penelitian ini serat rubek digunakan sebagai bahan penguat komposit dan resin poliester sebagai matriknya. Tujuan penelitian untuk mempelajari pengaruh parameter pemotongan terhadap kekasaran permukaan dan melihat kualitas bahan hasil proses milling. Pembuatan komposit dilakukan dengan metode hand lay up. C…

PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN MENGGUNAKAN MEDIA PENDINGIN TERHADAP GAYA POTONG …

RIDHO RAMADHAN SAPUT

ABSTRAK Proses gurdi secara sederhana dapat dikatakan sebagai proses pembuatan lubang bulat dengan menggunakan mata gurdi. Media pendingin berpengaruh terhadap hasil penggurdian benda kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi pemotongan pada saat menggunakan media pendingin dan tanpa media pendingin terhadap gaya pemotongan. Pada penelitian ini menggunakan beberapa parameter pemotongan antara lain putaran spindel 400, 640, dan 880 rpm dan kecepatan pemakanan 92, 108, …

PENGARUH KONDISI PEMOTONGAN TERHADAP GAYA PEMESINAN PADA PROSES MILLING KOMPO…

M. EGA ADRIAN

Operasi pemesinan pada material komposit seperti merapikan pinggir, pembuatan lubang, dan jenis pemotongan lainnya diterapkan. Beberapa situasi yang tidak diinginkan seperti keausan mata pahat, delaminasi, serat pecah dan getaran yang timbul ditemui karena struktur komposit yang tidak seragam dan kondisi pemotongan yang tidak sesuai. Dalam studi ini, proses milling komposit matriks polimer berpenguat serat abaka dan serat gelas yang dibuat dengan proses cetak tekan dipelajari secara eksperim…

PENGARUH KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP INTEGRITAS PERMUKAAN DENGAN PAHAT END …

Teuku Miftah Faridl

Proses milling merupakan salah satu proses pemesinan yang banyak digunakan untuk pembuatan suatu komponen. Pada pengujian ini proses pemotongan di lakukan pada mesin milling dengan jenis pemotongan up cut dan down cut menggunakan pahat end mill. Dari hasil pengujian pada pemotongan up cut di peroleh nilai kekasaran permukaan yang terbaik adalah 0,19 ?m pada kecepatan potong 80 m/min, pemakanan 100 mm/min dan kedalaman potong 0,2 mm. Pada pemotongan down cut kekasaran permukaan terbaik adalah…

PENGARUH PARAMETER PEMOTONGAN PADA KEBULATAN DAN KEKASARAN BENDA KERJA HASIL …

Muhammad Lutfi

Abstrak Kualitas geometri benda kerja sangatlah berpengaruh pada suatu elemen mesin yang biasanya sering terjadi penyimpangan pada saat proses pemesinan yang disebabkan oleh parameter pemotongan , panas, getaran, geometri pahat potong dan kecepatan potong, salah satu penyimpangan yang terjadi adalah kebulatan kekasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kebulatan dan kekasaran benda kerja dengan proses Circular interpolation cutting menggunakan tool karbida 2 Flute pada mesi…

SIMULASI EFEK GALVANIK PADA BAJA KARBON SEDANG HASIL TEMPERING MENGGUNAKAN BO…

M.iqbal

Efek galvanik merupakan efek korosi yang terjadi antara dua jenis logam yang berbeda. Pada penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan efek galvanik pada baja karbon sedang hasil tempering dengan menggunakan Boundary Element Method (BEM)-3D. Boundary element method (BEM) merupakan salah satu metode yang telah banyak digunakan untuk penyelesaian simulasi pada kasus-kasus korosi. Potensial pada baja karbon hasil tempering dimodelkan dengan persamaan Laplace dan BEM-3D digunakan untuk menyele…

UJI KEBULATAN AKIBAT PENGARUH GAYA POTONG PADA BENDA UJI HASIL PROSES HELICAL…

Guna Abdi Wardhana

Pada proses permesinan sering terjadi penyimpangan disebabkan kondisi pemotongan, putaran spindle dan temperature, salah satu penyimpangan yang dapat terjadi adalah penyimpangan kebulatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya potong terhadap kualitas kebulatan dengan gerakan pemotongan Helical Interpolation menggunakan tool karbida pada proses mesin milling CNC Agma A-8. Pada penelitian ini menggunakan kecepatan makan (Vf) 344, 382 dan 458 mm/min, dengan variasi kedalam…




    SERVICES DESK