PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG (REINFORCED FOAMED CONCRETE) DI BAWAH B…
Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui perilaku balok beton busa bertulang (reinforced foamed concrete) dibawah beban statik, menggunakan 6 (enam) buah benda uji dengan ukuran dan tulangan yang bervariasi. Pengujian kuat tekan dilakukan pada saat benda uji ada yang berumur 28 hari sesuai dengan berat jenis yang direncanakan. Kuat tekan yang diperoleh untuk Kubus adalah 93,89 (28 hari). Pada pengujian pembebanan, untuk balok I dan II pada betan simum mengalami r…
PERILAKU GESER BALOK BETON RINGAN BUSA BERSERAT NYLON DENGAN TULANGAN TARIK S…
ABSTRAK Perilaku balok beton bertulang pada keadaan runtuh karena geser sangat berbeda dengan keruntuhan karena lentur. Balok yang hancur karena geser kehancurannya secara tiba-tiba (getas) tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perilaku geser balok beton busa (foamed concrete) bertulang menggunakan serat nylon sebagai bahan tambah, kuat tekan f,=23,727 MPa dengan Spesifie Gravity (SG) 1,6 dan faktor air semen (FAS) 0,4. Penelitian …
PENGARUH SEBARAN PEMASANGAN CARBON FIBER SHEET TERHADAP PERILAKU KEHANCURAN G…
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Carbon Fiber Sheet (CFS) terhadap perilaku geser pada balok beton bertulang. Benda uji yang menjadi objek penelitian ini adalah balok beton bertulang yang telah ada dengan penambahan Carbon Fiber Sheet pada bentang geser dengan ukuran penampang 20 cm x 30 cm dan panjang benda uji 220 cm. Jumlah benda uji balok beton bertulang ini adalah 4 buah dengan kriteria penulangan untuk semua benda uji yaitu untuk penulangan lentur me…
PERILAKU BALOK BETON BUSA BERTULANG DENGAN PENAMBAHAN SERAT (FOAMED …
Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui perilaku balok beton busa bertulang dengan penambahan serat (Foamed Fibre Reinforce Concrete) dibawah beban statik, menggunakan 6 benda uji balok terdiri dari balok seri A dengan perlakuan 2 buah benda uji ukuran 15 x 30 cm, tulangan 4014 mm, sengkang 07 mm-7.5 cm, balok seri B dengan perlakuan 2 buah benda uji ukuran 15 x 30 cm jumlah 2 buah, tulangan 4010 …
TINJAUAN PERBANDINGAN AGREGAT UNTUK CAMPURAN ASPAL BETON DIKAITKAN DENGA…
Tugas akhir ini berjudul Tinjauan Perbandingan Agregat Untuk Campuran Aspal Beton Dikaitkan dengan Perubahan Komposisi Butir Hasil Estraksi" Varasi agregal halus yang digunakan pada penetian ini adalah pasir besi dan pasir alam Dua variasi agregat halus ini dboat benda uji untuk didakukan uji Marshall durabilitas. estraksi dan perhitungan tingkat kepadatan. Penelitian ini merupakan lanjutan dan penelitian lrabiana (2004). Material pasir besi yang digunakan berasal dan PT SAI, K…
PERENCANAAN WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN STRUKTUR BETON PADA GEDUNG KULIAH …
Dalam suatu proyek konstruksi waktu merupakan salah satu faktor penting yang menentukan sukses tidaknya suatu proyek. Permasalahnnya adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan dalam proyek tersebut tidak diketahui sehingga perlu direncanakan. Untuk itu perencanaan ini bertujuan untuk merencanakan waktu pelaksanaan pekerjaan pada Gedung Kuliah Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe berdasarkan penggunaan material, …
ANALIS PRODUKTIVITAS PERALATAN ASPHALT FINISHER PADA PROYEK PEMELIHARAAN BER…
ABSTRAK
Dalam membangun sebuah proyek, nilai produktivitas peralatan sangat di perlukan untuk membuat perencanaan yang efektif dan efisien baik segi waktu maupun biaya. Analisa produktivitas diperlukan dalam penaksiran produktivitas dan jam kerja pemakaian peralatan. Pada pekerjaan perkerasan asphalt concrete, perlu diketahui nilai produktivitas dari salah satu peralatan yang digunakan yaitu asphalt finisher. Peralatan tersebut digunakan untuk menghamparkan campuran aspal untuk memgetahui…