Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENGGUNAAN PERANGKAP AGREGAT HORMON TERHADAP HAMA ORYCTES RHINOCEROS PADA KET…

Yunna Mulfliadi

Yunna Muflindi/0005103011733. Penggunaan Perangkap Agregat Hormon Terhadap Hama Orytces rhinoceros Pada Ketinggian Tempat Bebeda Di Pertanaman Kelapa Sawit (Dibawah bimbingan Alfian Rusdy sebagai ketua dan llyas Abubakar Sebagai anggota). O. rhinoceros merupakan hama utama pada tanaman kelapa sawit. Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan perangkap agregat hormon sintetik terhadap hama O. rhirenoteros pada berbagai ketinggian tempat yang b…

TANGGAPAN VARIETAS KUBIS BUNGA (BRASSICA OLEERACEA L.) TERHADAP BERBAGAI KET…

Sri Herlinawati

Sri Herlinawaty "Tanggapan Varietas Kubis Bunga (Brassica oleraceae L.) terhadap Berbagai Ketebalan Mulsa Jerami''. (di bawah bimbingan Kamarlis Karim sebagai Ketua dan Cut Nur Ichsan sebagal anggota). Tujunn penelitian ini adalah untuk mengetahui varietas yang sesuai dan pada ketebalan berapa mulsa jerami yang tepat sehingga diperoleh pertumbuhan tanaman kubis bunga yang baik, serta mengetahui interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian in…

UJI SISTEM PENGERINGAN BIJI KAKAO MENGUNAKAN HIBRID ENERGI BERUPA ENERGI MATA…

Nanda Saputra

Kakao merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia, khususnya di Provinsi Aceh kakao merupakan komoditas perkebunan yang sangat menjanjikan dari segi ekonomi. Untuk meningkatkan harga jual kakao diperlukan proses pengeringan, pengeringan bertujuaan untuk mengurangi kadar air yang terdapat pada biji kakao, karena jika kadar air biji kakao melebihi dari yang diizinkan (SNI) yaitu 7-8 %, maka akan terjadinya aktifitas mikroorganisme pembusuk didalam biji kakao sehingga biji ka…

KAJI EKSPERIMENTAL PENGERINGAN BIJI KAKAO

Abdul Muthalib

Proses pengeringan biji kakao secara tradisional adalah penjemuran dengan memanfaatkan energi panas matahari secara langsung, penjemurannya biasa dilakukan diatas alas plastik ataupun diatas lantai semen. Kelemahan pengeringan secara tradisional yaitu temperatur yang diterima oleh biji kakao tidak sama antara bagian atas dengan bagian bawah, biji kakao yang dikeringkan memerlukan pembalikan, disamping itu penjemuran ditempat terbuka dapat dengan mudah …

UJI DAYA HASIL BEBERAPA GENOTIPE CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUM L.) IPB DI ACEH

RAHMI VIDASARI

Permintaan ketersediaan cabai terutama cabai rawit di Indonesia setiap tahunnya mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk serta tumbuhnya industri pengolahan cabai rawit (Kementrian Pertanian, 2017). Keberhasilan suatu komoditas dalam memenuhi permintaan komsumen yaitu dengan meningkatkan hasil produksi dari komoditas tersebut. Uji daya hasil merupakan uji kemampuan hasil atau kemampuan produksi dari cabai hibrida harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui daya…

AKTIVITAS ENZIM PEROKSIDASE TERHADAP KETAHANAN BEGOMOVIRUS PADA BEBERAPA GENO…

Siti Khairunnisa

Salah satu produk hortikultura yang permintaannya meningkat adalah cabai yang berfungsi sebagai tanaman pangan dan tanaman hias. Penyakit keriting kuning yang disebabkan oleh begomovirus merupakan salah satu kendala yang menghambat pertumbuhan industri cabai. Daun muda yang memiliki urat yang jelas, ketebalan urat, dan gulungan daun adalah beberapa gejalanya. Infeksi Begomovirus tingkat lanjut menyebabkan daun menyusut, berubah warna menjadi kuning cerah, tepi daun melengkung ke atas, da…

PENGARUH IRADIASI SINAR GAMMA TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH SERTA PERFO…

DINDA VAZILLA

Upaya untuk menghasilkan tanaman cabai merah bermutu adalah dengan melakukan modifikasi genetik dari varietas lokal yang telah dikembangkan sehingga diperoleh varietas unggul melalui mutasi iradiasi sinar gamma. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memahami pengaruh dari dosis iradiasi sinar gamma terhadap viabilitas dan vigor benih serta performansi pada fase vegetatif tanaman cabai lokal Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap non faktorial dengan 5 taraf dosis dan 4 ulangan. H…

PENGUJIAN TANGGAP BEBERAPA VARIETAS PADI (ORYZA SATIVA L.) TERHADAP CEKAMAN S…

FATIMAH HARISYAH

Abstrak. Padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman penghasil beras yang menjadi sumber pangan utama bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Salinitas adalah satu masalah pertanian yang cukup serius yang mengakibatkan berkurangnya produktivitas padi akibat terkandungnya garam terlarut dalam konsentrasi yang berlebihan di dalam tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon perkecambahan benih beberapa varietas padi terhadap berbagai tingkat cekaman salinitas dengan konsentrasi larutan NaC…

RESPON PERTUMBUHAN BIBIT KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) TERHADAP PEMBERIAN DOS…

Abiyyu Hadi Rizqullah

ABSTRAK Kopi Arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Kopi Arabika yang berada di Aceh Tengah sudah banyak diekspor keluar negeri karena pada beberapa kebun kopi sudah memiliki syarat untuk diekspor. Salah satu syarat ekspor kopi arabika adalah kebun yang dipilih harus dibudidaya secara organik dan sudah memiliki sertifikat organik. Limbah kulit kopi merupakan salah satu bahan organik yang dapat digunakan sebagai pupuk or…

KLASIFIKASI KEMOMETRI AKIBAT PENAMBAHAN ADSORBEN TERHADAP MINYAK NILAM ACEH B…

MAIDA ULFA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara kualitatif perbedaan spektrum Near Infrared Spectroscopy (NIR) dan Fourier Transfer Infra Red (FTIR) spektroskopi minyak nilam secara geografis serta pengaruh penambahan rasio zeolit dan bentonit terhadap komposisi kimia minyak nilam. Minyak nilam yang digunakan pada penelitian ini berasal dari kecamatan Babahrot dan Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya Provinsi Aceh. Karakterisasi spektrum NIR dan FTIR minyak nilam murni dan minyak …




    SERVICES DESK