Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PRODUKTIVITAS GETAH PINUS ( PINUS MERKUSII JUNGH. ET DE VRISE) DI DESA PENOSA…

Watilah

Hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya. Salah satu tanaman yang menghasilkan hasil hutan bukan kayu (HHBK) adalah getah pinus (Pinus merkusii Jungh. Et de Vries) merupakan tanaman asli Indonesia yang tersebar secara alami di Sumatera yaitu Aceh, Tapanuli dan Kerinci. Kabupaten GayoLues merupakan salah satu daerah Provinsi Aceh dengan hutan pinus yang tumbuh secara alami. Peneli…

IDENTIFIKASI JENIS PENYUSUN VEGETASI HUTAN KOTA DI KABUPATEN ACEH TAMIANG

ELSA SEPTINA DEWI

Hutan kota merupakan salah satu bentuk ruang terbuka hijau yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas lingkungan di wilayah perkotaan. Kabupaten Aceh Tamiang memiliki kawasan hutan kota yang potensial untuk dikaji nilai ekologisnya, terutama dalam konteks keanekaragaman vegetasi, struktur komunitas tumbuhan, dan fungsi ekologis tajuk pohon. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi komposisi jenis tumbuhan penyusun vegetasi, menganalisis pola sebaran …

ETNOBOTANI JENIS TUMBUHAN BERACUN PADA MASYARAKAT DI SEKITAR TAMAN NASIONAL G…

Widiya Putri

Etnobotani jenis tumbuhan beracun pada masyarakat sekitar taman nasional gunung leuser (TNGL) penting dilakukan guna untuk mengungkapkan pengetahuan masyarakat setempat dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai obat, bahan makanan, racun, dan tanaman hias. Tujuan peneliatian ini adalah untuk mengetahui jenis tumbuhan beracun dan manfaat tumbuhan beracun yang terdapat di Sekitar TNGL kecamatan ketambe, sumber perolehan tumbuhan beracun, pemanfaatatan tumbuhan baik dari getah, biji, daun, buah, umbi,…

STUDI ETNOBOTANI KAPUR BARUS (DRYOBALANOPS AROMATICA GAERTN.) PADA MASYARAKAT…

RAMADANI SINAGA

Taman Hutan Raya (Tahura) Lae Kombih merupakan kawasan pelestarian alam dengan tujuan menghimpun tumbuhan dan satwa baik alam maupun buatan yang dapat dimanfaatkan untuk penelitian, ilmu pengetahuan, pariwisata, dan pelestarian budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk pemanfaatan tradisional kapur barus (Dryobalanops aromatica Gaertn.) oleh masyarakat lokal Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif melalui pendekatan kualitat…

PERAN EKOLOGIS MAMALIA KECIL TUPAI DALAM RESTORASI HUTAN KETAMBE KABUPATEN AC…

Suriati Armaini

Peran Ekologis Mamalia Kecil Tupai (Scandentia) dalam Restorasi Hutan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, serta memperoleh informasi mengenai status konservasinya. Penelitian dilakukan di Desa Aunan Sepakat, Kecamatan Ketambe, selama Desember-Januari 2025 menggunakan metode observasi langsung dan studi literature. Pengamatan dilakukan dua kali sehari (pagi 07.00-13.00 WIB dan siang-sore 14.00-18.00 WIB) selama dua kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua jenis tupai, yaitu tupai ta…

MODEL PEMBERDAYAAN EKONOMI DALAM PERTANIAN KELAPA SAWIT DAN DAMPAKNYA TERHADA…

MUAMMAR HAZI

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pemberdayaan ekonomi dalam sektor pertanian kelapa sawit dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat dalam perspektif Maqashid Syariah di Desa Neubok Yee PP. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan terdiri dari tokoh masyarakat, pekerja sawit, dan pelaku usaha lokal. Hasil penelitian me…

PENGARUH KERAPATAN TEGAKAN PINUS (PINUS MERKUSII JUNGH. ET DE VRIESE) TERHADA…

Ayu Melda Maghfira

Tahura Pocut Meurah Intan merupakan kawasan konservasi yang didominasi oleh tegakan Pinus merkusii dan memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap kebakaran hutan, terutama pada musim kemarau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan tegakan pinus, frekuensi kebakaran, serta mengkaji hubungan antara kerapatan tegakan dan tingkat kerentanan kebakaran hutan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengamatan langsung di lapangan menggunakan 20 plot uku…

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM REHABILITASI HUTAN DAN …

SUPRI HARIADI

Kerusakan hutan dan degradasi lahan merupakan tantangan serius bagi keberlanjutan lingkungan di Indonesia. Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) digagas pemerintah untuk memulihkan fungsi ekologis dan sosial kawasan hutan. Kabupaten Gayo Lues, sebagai daerah dengan tutupan hutan luas namun terdegradasi, menjadi lokasi penting untuk implementasi program ini. Namun, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, melainkan juga oleh tingkat kepuasan masyarakat sebagai peneri…

PENGARUH JUMLAH SADAPAN TERHADAP GETAH PINUS (PINUS MERKUSII JUNGH. ET DERNVR…

DEWI DAMAYANTI

Abstrak. Hutan adalah kesatuan ekosistem berupa lahan yang mengandung sumber daya hayati yang didominasi pepohonan dalam lingkungan alamnya, yang satu sama lain tidak dapat dipisahkan. Getah pinus dapat diperoleh dengan cara dilukai atau disadap. Getah pinus dapat menghasilkan manfaat berupa gondorukem dan terpentin. Kegunaan gondorukem adalah sebagai pernis, bahan pembuatan sabun, bahan pembuatan batik, bahan las, tinta printer, cat, dll. Terpentin dapat digunakan sebagai pengencer cat …

ANALISIS PERTUMBUHAN SENGON WAMENA (FALCATARIA FALCATA (L.) GREUTER & R. RANK…

JELITA BR SEMBIRING

Sengon wamena (Falcataria falcata (L.) Greuter & R. Rankin) dikenal sebagai pohon cepat tumbuh dengan potensi ekonomi yang tinggi. Sengon wamena termasuk ke dalam famili Fabaceae. Sengon wamena merupakan salah satu komoditas tanaman hutan yang memiliki kelebihan yaitu mudah dibudidaya, mudah tumbuh, mampu memperbaiki kualitas tanah serta memiliki nilai komersial. Banyaknya fungsi dan potensi sengon wamena, diperkirakan akan menjadi salah satu komoditas kayu yang penting di masa mendatang khus…




    SERVICES DESK