Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENGARUH UMUR POHON DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR D.I. GROW TERHADAP PER…

Wardhiah

Abstrak Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh, yang berlangsung dari tanggal 10 Okteber % 15 Januari 2012. Benih yang digunakan adalah benih kakao yang berasal dari umur pohon kakao 5,10 dan 15 tahun, yang diambil pada bagian tengah buah kakao yang telah masak fisiologis, varietas Criollo yang diperoleh dari perkebunan rakyat di Desa Teladan, Kecamatan Lembah Selawah, Kabupaten, Aceh Besar. Pupuk yang …

PENGARUH PERBANDINGAN TANAH DAN KOMPOS PADA BERBAGAI KONSENTRASI PUPU…

Sufriani

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbandingan tanah dan kompos pada berbagai konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan bibit kakao serta interaksi antara kedua faktor tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, yang berlangsung dari tanggal 30 Oktober 2010 sampai dengan 14 Feb…

UJI PERFOMANSI ALAT PENGERING TIPE KABINET UNTUK PENGERING KAKAO (THEOBROMA …

Marlina

Kakao merupakan salah satu komoditas ekspor yang memberikan kontribusi untuk peningkatan devisa Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara pemasok utama kakao dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. Penanganan pasca panen kakao dilakukan untuk mempertahankan daya simpan dan mutunya dengan proses pengeringan. Ada tiga metode pengeringan biji kakao yaitu pengeringan menggunakan matahari (alarni), pengeringan mekanis (buatan) dan pengeringan kombinasi keduanya. Pengeringan alami mem…

KAJIAN PENGGUNAAN METODE FERMENTASI DAN NON FERMENTASI BIJI KAKAO TERHADAP MU…

Fauzan

Kakao merupakan salah satu komoditas andalan perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian nasional, khususnya sebagai penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan dan devisa oegara. Areal perkebunan kakao Indonesia tercatat seluas 914.051 ha, sebagaian besar (87,3%) dikelola oleh rakyat dan selebihnya 6,0% dikelola perkebunan besar negara serta 6, 7% perkebunan besar swasta (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (BP3), 2005). Biji kakao didefinisikan sebagai biji yang dihasi…

PENGARUH METODE DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA COCO…

Yuliana

Di Nanggroe Aceh Darussalam tanaman kakao baru berkembang dengan pesat pada tahun l980-an, yang tersebar di daerah Aceh Utara. Pidie, Bireuen Aceh Timur dan Aceh Barat. Luas areal tanaman kakao dan produksinya setiap tahun cenderung meningkat. terutama dalam lima tahun terakhir. Pada tahun 2005 total areal tanaman kakao di Aceh 26.908 Ha. sedangkan 2006 meningkat mencapai 38.434 Ha dengan daya produksi 14.866 ton dengan rata-rata produktivitasnya …

PEMANFAATAN KULIT BUAH KAKAO SEGAR DALAM PEMBUATAN BOKASI

Santri Aswandi

Abstrak Kulit buah kakao segar sejauh ini belum dimanfaatkan dalam pembuatan bokasi. Sebagian besar kulit buah kakao segar dibiarkan begitu saja sehingga mencemari lingkungan. Untuk itu perlu adanya pemanfaatan pada kulit buah kakao segar seperti pembuatan pupuk organik atau bokasi agar dapat mengenaii penggunaan pupuk kimia oleh petani kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrasi kulit buah kakao segar serta lama fermentasi yang digun…

PENGARUH LAMA FERMENTASI DAN PENAMBAHAN NATRIUM KARBONAT (NA2COJ) TERHADAP MU…

Rahmat Danil Syahputra

RINGKASAN Kakao merupakan tanaman perkebunan yang banyak dibudidayakan terutama untuk diolah menjadi bubuk. Bagian dari buah kakao yang digunakan untuk diolah menjadi makanan adalah bijinya. Perkembangan produksi kakao tidak diikuti dengan perbaikan mutu biji kakao, biji kakao dari perkebunan rak yak cenderung masih bermutu rendah disebabkan karena cara pengolahan yang kurang baik seperti biji kakao tidak difermentasi atau proses fermentasi yang kurang baik. Fermentasi merupakan inti…

KAJIAN PENGERINGAN ALAMI (SUN DRYING) BIJI KAKAO FERMENTASI DENGAN BERBAGAI M…

Ikram

RINGKASAN Kakao merupakan tanaman perkebunan yang sangat berkembang di Provinsi Aceh beberapa tahun belakangan ini. Produksi kakao Aceh pada tahun 2011 adalah sekitar 25 ribu ton, dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 27 ribu ton. Kebanyakan kebun kakao yang ada di Aceh masih dimiliki oleh rakyat, dan hanya dikelola seadanya dengan penanganan pasca panen yang kurang memadai. Mutu biji kakao sangat dipengaruhi oleh penanganan pasca panen. Pada umumnya masyarakat di Aceh mengeringkan biji k…

PERENCANAAN SISTEM PENGERING BIJI COKLAT DENGAN MEMANFAATKAN ENERGI RUMAH KACA

Saifully

Proses pengeringan biji coklat secara traclisional yaitu penjemuran dengan memanfaatkan energi panas matahari secara langsung, penjemurannya biasa dilakukan diatas lantai semen atau diatas kertas plastik ditempat terbuka. Kelemahan pengeringan secara tradisional yaitu jika penjemuran dilakukan cliatas lantai semen atau diatas kertas plastik, temperatur yang diterima oleh biji coklat tidak sama antara bagian atas dengan bagian bawa…

UJI IN VITRO ISOLAT RIZOBAKTERI TANAMAN KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) TERHADAP P…

Irsan Farhan

Kakao (Theobroma cacao L.) adalah salah satu tanaman budidaya di perkebunan yang berasal dari Amerika Selatan, tetapi sekarang ditanam di berbagai kawasan tropika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran rizobakteri sebagai agens biokontrol terhadap patogen P. palmivora tanaman kakao secara in vitro dan perannya sebagai pemacu pertumbuhan tanaman kakao. Serta mengetahui cara yang baik untuk mengidentifikasi, mengisolasi patogen busuk buah pada tanaman kakao. Penelitian ini dilaksanaka…




    SERVICES DESK