ANALISIS PENGARUH AKTIVITAS PARKIR PADA KAWASAN PASAR PEUNAYONG TERHADAP TING…
Jalan W.R. Supratman merupakan salah satu jalan kolektor yang mempunyai
peranan penting dalam mendukung perkembangan sektor perdagangan dan jasa di
Kota Banda Aceh. Namun, penggunaan ruang di kawasan perdagangan tidak
sesuai dengan peruntukannya, sehingga menimbulkan hambatan bagi arus lalu
lintas dan mengurangi kapasitas ruas jalan. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui apakah aktivitas pasar sangat berpengaruh terhadap tingkat
pelayanan jalan di Jalan W.R. Supratman dan bagaimana …
TINJAUAN KELAYAKAN EKONOMI FLYOVER SIMPANG SURABAYA - KOTA BANDA ACEH
Simpang Surabaya adalah sebuah simpang empat yang berada di pusat kota Banda Aceh merupakan persilangan dua koridor jalan utama yaitu koridor I (Jl. T. Hasan Dek – Jl. Mr. Muhammad Hasan) dengan koridor II (Jl. Tgk. Imum Lueng Bata - Jl. Tgk. Chik Ditiro). Persimpangan ini merupakan salah satu persimpangan dengan tingkat kepadatan lalu lintas yang cukup besar. Buruknya kondisi tersebut ditandai dengan nilai kinerja simpang pada keadaan eksisting berada pada tingkat F (pelayanan sangat buruk…
EVALUASI KESELAMATAN LALU LINTAS BERDASARKAN STANDAR TEKNIS PELAKSANAAN LAIK …
Jalan yang melayani kepentingan umum harus laik fungsi karena berkaitan dengan
penjaminan kepastian keselamatan dan keamanan bagi penggunanya. Permasalahan
yang terdapat pada Jalan Krueng Raya – Bts. Kota Banda Aceh tepatnya di
Kecamatan Baitussalam adalah tingginya angka kecelakaan pada lokasi tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kecelakaan dari faktor
fisik dan lingkungan jalan, status kelaikan jalan, dan rekomendasi penanganan agar
tercipta jalan yang be…
ANALISIS KUAT TARIK ANGKER KANTILEVER PADA KONTRUKSI PELEBARAN JALAN BERTEBIN…
Ruas jalan Tapaktuan – Bakongan merupakan ruas jalan nasional lintas Barat – Selatan Aceh. Kondisi topografi ruas jalan terdiri dari tebing yang terjal dan lereng yang curam sehingga tidak memungkinkan dilaksanakan pelaksanaan kontruksi pembangunan/peningkatan dengan metode blasting (penggunaan bahan peledak) maupun metode cut and fill yang menggunakan alat-alat berat. Dari permasalahan tersebut dilakukan sebuah kajian mengenai kuat tarik angker yang digunakan pada pelaksanaan pembangunan…
KAJIAN EVALUASI KESELAMATAN INFRASTRUKTUR JALAN UNTUK MENGURANGI POTENSI TERJ…
Pembangunan infrastruktur jalan pada lintas Timur Aceh memiliki nilai yang sangat strategis dalam mendukung pekembangan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Terdapat beberapa permasalahan akibat tersedianya infrastruktur jalan di antaranya berupa kecelakaan lalulintas. Beberapa upaya penting yang dapat dilakukan untuk meminimalkan defisiensi keselamatan infrastruktur jalan eksisting yang melayani lalulintas kendaraan yaitu dengan melakukan kajian evaluasi keselamatan terhadap infrastruktur jalan…
ANALISIS KESELAMATAN JALAN PADA JALAN KEUTAPANG-MATA IE KABUPATEN ACEH BESAR
Kecelakaan lalu lintas merupakan suatu peristiwa yang tidak bisa dihindari. Kecelakaan ialah suatu kejadian dimana kendaraan bermotor atau tidak bermotor bersinggungan satu sama lain dan menyebabkan kerugian baik material maupun non material dan juga dapat menyebabkan kehilangan nyawa. Beberapa faktor yang mempengaruhi kecelakaan ialah faktor kondisi jalan, faktor ketidakdisiplinan dalam menggunakan kendaraan dan faktor kendaraan. Jalan Keutapang-Mata Ie Kabupaten Aceh Besar adalah jalan kole…
EVALUASI ALINYEMEN HORIZONTAL PADA TIKUNGAN PAGAR AIR RUAS JALAN BANDA ACEH â…
Kecelakaan yang terjadi di jalan raya tidak hanya disebabkan oleh kondisi kendaraanmaupun pengemudi, namun disebabkan pula oleh banyak faktor diantaranya kondisialam (cuaca), desain ruas jalan (alinyemen vertikal dan horizontal), jarak pandangpengemudi, kerusakan perkerasan, dan kelengkapan rambu. Jalan Banda Aceh – Medan Gampong Pante Kecamatan Ingin Jaya Kabupaten Aceh Besar merupakan suatu ruas jalan dengan kecepatan yang tinggi. Jalan ini memiliki satu tikungan tajam tepa…
KAJIAN PENYEDIAAN AKSESIBILITAS PRASARANA JALAN RAYA UNTUK PENYANDANG DIFABEL…
Transportasi merupakan kegiatan memindahkan orang/barang dari suatu tempat ke tempat lain dan fasilitas yang digunakan untuk memindahkannya. Fasilitas yang digunakan termasuk sarana dan prasarana transportasi yang fungsinya harus dapat digunakan oleh semua orang tanpa kecuali penyandang difabel. Difabel termasuk didalamnya lansia, wanita hamil, anak-anak, penderita sakit, orang tua dengan anak dan penyandang disabilitas. Tujuan penelitian, mengidentifikasi sejauhmana kelengkapan prasarana jal…