PREVALENSI ENDOPARASIT PADA IKAN LELE DUMBO (CLARIAS GARIEPINUS), DAN IKAN NI…
Prevalensi parasit adalah jumlah ikan dalam suatu populasi yg terinfeksi
parasit pada kondisi dan suatu tempo waktu tertentu. Penelitian ini dilakukan
untuk mengidentifikasi endoparasit dan mengetahui pengaruh tingkat prevalensi
parasit yang ditemukan pada ikan lele (Clarias gariepinus) dan ikan nila
(Oreochromis niloticus) ditambak desa lampuuk kecamatan lhoknga kabupaten
aceh besar. metode pengambilan sampel yang digunakan yaitu random sampling,
sedangkan pemeriksaan sampel dilakukan …
STUDI PERILAKU MAKAN DAN PREFERENSI PAKAN RANGKONG BADAK (BUCEROS RHINOCEROS)…
Ayu, Islami Roza. 2022. Studi Perilaku Makan dan Preferensi Pakan Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) di Kawasan Taman Safari Gurun Putih Lestari, Aceh Besar. Skripsi. Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Abdullah, M.Si., (2) Dr. Khairil, M.Si., (3) Devi Syafrianti, S.Pd., M.Si., (4) Dra. Asiah MD., M.P.
Kata Kunci: Perilaku makan, Preferensi Pakan, Rangkong Badak
Saat ini Rangkong Badak (Buceros rhinoceros) terus m…
PERILAKU HARIAN OWA SUMATERA (HYLOBATES AGILLIS) DI TAMAN SAFARI GURUN PUTIH …
Sari, C. N. M. 2022. Perilaku Harian Owa Sumatera (Hylobates agilis) di Taman
Safari Gurun Putih Lestari, Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi,
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala.
Pembimbing: (1) Devi Syafrianti, S.Pd., M.Si. (2) Dr. Abdullah, M.Si.
Kata Kunci: Perilaku, Owa Sumatera, frekuensi, durasi.
Saat ini populasi Owa Sumatera (Hylobates agilis) terus mengalami penurunan
populasi di alam liar. Diduga konservasi ex-situ di kebun binatang dapa…
PERUBAHAN ANATOMI DAN HISTOLOGI SALURAN REPRODUKSI KELINCI LOKAL BUNTING SEMU…
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi perubahan anatomi dan histologi saluran reproduksi kelinci lokal bunting semu yang diinduksi dengan penyuntikan hCG. Penelitian ini menggunakan sembilan ekor kelinci betina lokal, berumur 1-2 tahun dengan bobot badan 1,8-2,2 kg yang dibagi ke dalam tiga kelompok perlakuan (n=3) yaitu: K1 (kontrol negatif), kelinci diinjeksi dengan 0,1 ml NaCl fisiologis tanpa perkawinan; K2 (kontrol positif), kelinci diinduksi dengan 100 IU PMSG, tiga hari kemudian di…