GAMBARAN KEBUTUHAN FISIOLOGIS LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RU…
Kebutuhan manusia yang paling mendasar adalah kebutuhan fisiologis yang terdiri dari kebutuhan oksigen, nutrisi, cairan dan elektrolit, istirahat dan tidur, kebutuhan eliminasi, kebutuhan tempat tinggal, kebutuhan temperatur dan kebutuhan seksualitas. Selama rentang hidupnya, kebutuhan dasar manusia dapat terpenuhi, terpenuhi sebagian, atau bahkan tidak terpenuhi seluruhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melih…
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT PELAKSANA TENTANG STRES DAN ADAPTASI DENGAN STRE…
Pengetahuan pada dasarya merupakan hal yang sangat pribadi, sifatnya konstektual dan berasal dari pengalaman pribadi, penafsiran makna dan relevansi yang dirasakan individu. Individu yang memiliki pengetahuan akan berprilaku lebih efektif dibandingkan yang tidak memiliki pengetahuan. Perawat beresiko terhadap stres akibat pekerjaan dan mareka dapat memamfaatkan teknik penatalaksanaan stres yang sama seperti yang mareka ajarkan kepada klien Adapun …
TINGKAT PENGETAHUAN LANSIA DI KELUARGA TENTANG HIPERTENSI DI LAMBARO SUKON KE…
Hipertensi merupakan penyakit yang berkembang secara perlahan, tetapi sangat membahayakan, penyakit hipertensi akan cepat berkembang jika diikuti oleh faktor-faktor resiko lain, seperti merokok, komsumsi alkohol dan garam berlebihan. Pengetahuan tentang hipertensi meliputi pengertian, penyebab, gejala, cara mencegah dan cara mengontrol hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan lansia dikeluarga tentang hipertensi di Lamb…
GAMBARAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DI BLUD RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAX…
Mutu pelayanan dipengaruhi oleh unsur masukan, proses dan keluaran yang baik. Unsur masukan seperti sarana, prasarana, tenaga dan dana. Proses meliputi semua kegiatan yang dilakukan agar terselenggaranya suatu pelayanan. Unsur keluaran merupakan adanya perubahan yang terjadi pada pasien akibat dari tindakan yang diberikan. Kesemua hal tersebut mempengaruhi kualitas pelayanan yang akan mempengaruhi kepuasan pasien. Tujuan penelit…
GAMBARAN KOMPETENSI PERAWAT TENTANG MANAJEMEN NYERI PADA PASIEN FRAKTUR FEMUR…
Berdasarkan hasil wawancara dengan 10 pasien fraktur femur mengatakan bahwa perawat sangat jarang memberikan terapi non farmakologi untuk menurunkan nyeri tetapi perawat lebih mengutamakan tindakan farmakologi untuk menurunkan reaksi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kompetensi perawat tentang manajemen nyeri pada pasien fraktur femur di Ruang Instalansi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2011. Desain pen…
GAMBARAN KOMPETENSI PERAWAT DALAM MANAJEMEN NYERI PADA PASIEN POST OPERASI DI…
Pasien post operasi mayor merasakan nyeri tetapi hanya diatasi dengan pemberian terapi farmakologis berupa obat-obatan analgetik, sementara terapi non farmakologis kurang dapat diterapkan berupa relaksasi/latihan napas dalam. menurut penjelasan perawat, bahwa pasien post operasi mayor menunjukkan respon nyeri secara berlebihan karena banyak pasien yang belum pernah menjalani operasi dan juga dipengaruhi oleh kecemasan karena menganggap bila…
PERBANDINGAN TINGKAT KESIAPSIAGAAN MAHASISWA KEPERAWATAN UNIVERSITAS SYIAH KU…
Bencana gempa bumi dan tsunami adalah kejadian yang tidak dapat diprediksi yang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan manusia. Oleh karena itu setiap individu perlu memiliki kewaspadaan, dengan cara memiliki kesiapsiagaan bencana secara baik. peningkatan kesiapsiagaan merupakan salah satu elemen yang sangat penting dari kegiatan pengurangan risiko bencana yang bersifat pro-aktif, sebelum terjadinya suatu bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan terh…
TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PEMBATASAN GERAK PADA KLIEN AGRESIF AMU…
Pengetahuan merupakan salah satu aspek yang penting bagi perawat dalam pemberian asuhan keperawatan pada klien dengan gangguan jiwa khususnya klien dengan agresif amuk. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang tingkat pengetahuan perawat mengenai tindakan pembatasan gerak pada klien agresif amuk. Desain penelitian berbentuk deskriptif. Pengambilan sampel dengan menggunakan teknik total sampling terhadap 78 orang responden. Pe…