Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



PENGARUH PERSENTASE JUMLAH AGREGAT PADA CAMPURAN BETON TERHADAP KUAT LENTUR B…

Nofi Ariyani

Penelitian ini bertujuan untuk. mengetahui pengaruh persentase jumlah agregat terhadap kuat lentur beton pada campuran beton normal. Benda uji yang digunakan adalah benda uji balok beton berukuran 15 cm x 15 cm x 60 cm berjumlah 90 benda uji. Faktor air semen yang digunakan adalah 0,35; 0,40; 0,45, tinggi slump 750-100 mm dan diameter agregat maksimum yang digunakan 25,4 mm. Pengujian kuat lentur dilakukan pada saat beton b…

HUBUNGAN FAKTOR AIR SEMEN DAN BERAT JENIS TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK…

M. Taufan Rizky

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Faktor Air Semen dan Berat Jenis terhadap kuat tekan dan kuat tarik beton busa. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tekan adalah benda uji silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 27 benda uji, untuk pengujian kuat tarik belah digunakan benda uji silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 27 benda uji. Variabel FAS yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0,3 ; …

STUDI KOMPARASI JENIS AGREGAT (ALAMI DAN BATU PECAH) TERHADAP KUAT TARIK …

Taufiqurrrahman

Kekuatan beton panyak dipengaruhi oleh bahan pembentuknya terutama agregat. Agregat yang dipakai beragam jenisnya baik dari segi tekstur, bentuk dan kekuatan agregat sehingga kontrol kualitas dari bahan tersebut harus diperhatikan agar diperoleh beton yang sesuai dengan yang diinginkan. Penelitian ini sebagai studi untuk membandingkan pengaruh perbedaan jenis agregat terhadap kuat tarik belah beton dan menggunakan sifat fisis beton ber…

PENGARUH LINGKUNGAN DAN WAKTU PERENDAMAN TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK B…

Aswadi Hajar

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan dan waktu perendaman terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton busa berserat nylon. Lingkungan pada penelitan ini meliputi lingkungan air tawar dan lingkungan air asin. Pada penelitian ini benda uji akan direndam pada kedua lingkungan tersebut selama 1 bulan, 2 bulan dan 3 bulan dari umur perawatan 28 hari. Benda uji yang digunakan untuk pengujian kuat tekan adalah silinder berdiame…

PENGARUH PENAMBAHAN SERAT TEBU TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON…

RISKI MAIRIZAL

Penelitian ini dilakukan untuk membuat permodelan dengan menggunakan program komputer setelah mengetahui pengaruh penambahan serat tebu pada campuran beton terhadap kuat tekan clan kuat tarik belah beton pada lingkungan air tawar dan lingkungan pasang surut. Dari permodelan ini akan didapatkan data untuk bulan-bulan selanjutnya sehingga dari segi ekonomis penggunaan program komputer ini lebih menguntungkan karena tidak memerlukan waktu…

KAJIAN PARAMETER MARSHALL TERHADAP PENGARUH SUHU CAMPURAN DAN PEMADATAN BERD…

Mirzan

Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, akan menjadi lebih lembek bila dipanaskan dan menjadi keras saat didinginkan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Material aspal yang menjadi objek penelitian ini merupakan aspal Merk Esso dengan Penetrasi 60/70. Material agregat yang digunakan merupakan agregat bergradasi rapat tipe IV. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh suhu campuran dan pemadatan berdasarkan 2 metode y…

STUDI PENGGUNAAN MATERIAL DAUR ULANG CAMPURAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN RETON…

Rachmad Yusuf

Seiring perkembangan zaman, volume lalu lintas terus bertambah mengakibatkan kinerja perkersan jalan akan mengalami penurunan, sehingga diperlukan pemeliharaan. Pemeliharaan jalan biasanya dilakukan dengan menambah lapisan baru diatas permukaan jalan lama (overlay) yang dapat menyebabkan elevasi muka jalan terus bertambah, sehingga dapat mengganggu drainase, ketinggian bahu jalan, kerb jalan, dan median. Solusi untuk mengatasi masalah tersebut dengan cara …

PENGARUH ASPAL YANG DIPANASKAN BERULANG TERHADAP NILAI DURABILITAS DENGAN PEN…

Nazrin

Aspal merupakan material perekat yang bersifat termoplastis, akan menjadi lebih lembek bila dipanaskan dan menjadi keras saat didinginkan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap perubahan temperatur. Material aspal yang menjadi objek penelitian ini merupakan aspal tanpa aditif dan aspal ditambah ban bekas yang dipanaskan ulang 0, I1 2 dan 3 kali. Material agregat yang digunakan merupakan agregat bergradasi rapat tipe IV. Tu…

VARIASI ABU SEKAM PADI DAN SEMEN POZZOLAN SEBAGAI FILLER DALAM CAMPURAN AS…

Candra Ria Saputra

Filler yang pada umumnya digunakan dalam konstruksi perkerasan jalan yaitu abu batu dan semen portland. persediaan abu batu sebagai filler terbatas dan sulit untuk didapatkan. Dari persoalan tersebut maka timbul gagasan untuk menggunakan material lain sebagai filler. Salah satu material yang dapat digunakan sebagai filler adalah abu sekam yang banyak tedapat di Indonesia. Guna mengharapkan nilai optimal penelitian ini menvariasikan campuran an…

ANALISA PRODUKTIVITAS DUMP TRUCK DAN ASPHALT FINISHER (STUDI KASUS PADA PROYE…

Teuku Fauzul Hazi

Dalam membangun proyek jalan dibutuhkan suatu perencanaan penggunaan peralatan yang efektif. Untuk itu dibutuhkan analisa produktivitas peralatan yang akan membantu dalam penentuan waktu siklus peralatan, sehingga pemakaian sumber daya menjadi efektif, baik sumber daya peralatan itu sendiri maupun sumber daya lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan produktivitas kerja dump truck dan asphalt finisher kemudian membandingkan dengan produktivitas teori…




    SERVICES DESK