KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS PENGIKAT (AC-BC) MENGGUNAKAN VARIASI PASIR LAUT…
Bahan pengisi (filler) diperlukan untuk meningkatkan kepadatan, kekuatan karakteristik beton aspal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dari variasi persentase pasir laut sebagai filler dalam campuran laston Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) dengan bahan pengikat aspal Retona Blend 55. Parameter-parameter yang diuji sebagai berikut : stabilitas, flow, kepadatan, Marshall Quotient, rongga dalam campuran (VIM), rongga antara agregrat (VMA), rongga terisi aspal (VFA) d…
KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) MENGGUNAKAN VARIASI PASIR LAUT DAN …
Pasir laut sebagai salah satu sumber material agregat halus memiliki ketersediaan dalam kuantitas yang besar dan berpotensi untuk dapat digunakan sebagai komponen dari campuran beton aspal. Kandungan lumpur (silt) dan lempung (clay) serta kandungan zat organik yang terdapat pada pasir laut Lhoknga cukup tinggi, hal ini tentunya akan dapat berpengaruh terhadap karakteristik kualitas campuran aspal beton yang dihasilkan, sehingga menarik minat untuk diteliti terhadap campuran aspal beton. Tujua…
UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC) MENGGUNAKAN MATERIAL BASALT DENGAN VA…
UJI KARAKTERISTIK BETON ASPAL (AC–BC)
MENGGUNAKAN MATERIAL BASALT DENGAN VARIASI
AGREGAT HALUS DAN FILLER ABU KILN
(STUDI KASUS : SUBTITUSI SEMEN PC DAN ABU KILN)
Oleh:
Elvia Andriani
NIM. 1009200060015
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc. Eng
2. Dr. Ir. M. Isya, MT
ABSTRAK
Penggunaan agregat kasar dan agregat halus selama ini banyak digunakan material yang berasal dari sungai, mengingat dampak negatif dari penambangan galian C disepanjan…
TINJAUAN PENGGUNAAN SERBUK ARANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER TERHADAP KAR…
TINJAUAN PENGGUNAAN SERBUK ARANG TEMPURUNG
KELAPA SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK LASTON LAPIS AUS (AC-WC)
ABSTRAK
Oleh :
Nama : Zulfikar
NIM : 0909200060057
Komisi Pembimbing :
1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc Eng
2. Dr. Renni Anggraini, ST. M. Eng
Potensi produksi tempurung kelapa yang besar, jika tidak dimanfaatkan secara optimal akan menjadi limbah sehingga akan mengganggu lingkungan. Ada usaha-usaha untuk memanfaatkan limbah ini, salah satu kemungkinan penangananny…
penggunaan limbah batubara sebagai agregat halus terhadap karakteristik lapis…
Salah satu penanganan lingkungan yang dapat diterapkan adalah memanfaatkan limbah batubara untuk keperluan bahan bangunan teknik sipil, namun hasil pemanfaatan tersebut belum dapat dimasyarakatkan secara optimal. Pemanfaatan limbah batubara akan sangat membantu program pemerintah dalam mengatasi pencemaran lingkungan. Pasal 2 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 18 tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun menyebutkan bahwa pengelolaan limbah B3 untuk mencegah da…
KARAKTERISTIK BETON ASPAL AC-BC MENGGUNAKAN MATERIAL BASALT DAN ASPAL PEN 60/…
Terbatasnya material batu pecah dari sungai dimasa yang akan datang, maka perlu suatu alternatif penggunaan material batu pecah dari gunung, walau diketahui batu dari sungai mempunyai kekuatan yang lebih baik dibandingkan dengan batu dari gunung. Salah satu cara untuk dapat meningkatkan kualitas perkerasan lapisan beton aspal yang dihasilkan dari campuran aspal dan batu gunung dapat ditambah dengan bahan aditif seperti karet ban bekas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Rubber…
Studi Penentuan Kadar Aspal Optimum Pada Beton Aspal Bergradasi Terbuka Denga…
vi
ABSTRAK
Beton aspal bergradasi terbuka memiliki sifat kadar rongga yang besar. Hal ini disebabkan gradasi terbuka merupakan agregat dengan ukuran yang hampir sama atau sejenis dan mengandung agregat halus dengan jumlah yang sedikit sehingga tidak dapat mengisi rongga antar agregat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kadar aspal optimum pada beton aspal bergradasi terbuka dengan penambahan zat aditif berupa styrofoam. Mashuri (2010) melakukan pemeriksaan karakteristi…
PENGARUH AGREGAT BERBENTUK BULAT (ROUNDED AGGREGATE) TERHADAP KARAKTERISTIK M…
Agregat untuk lapisan AC-WC harus mempunyai permukaan yang kasar, sehingga campuran mempunyai ikatan yang kuat atau interlocing antar butiran. Butiran dengan permukaan yang kasar dapat diperoleh dari agregat alam yang diolah dengan menggunakan mesin pemecah batu (stone crusher). Namun dalam proses pengolahan tersebut, terkadang ditemukan agregat alam yang masih mempunyai permukaan yang tidak rata (bulat) atau masih seperti semula yang lolos saringan pada instalasi tersebut. Hal ini akan mempe…
PENGGUNAAN LIMBAH BATUBARA DENGAN SUBSTITUSI PASIR SEBAGAI AGREGAT HALUS PADA…
Perkembangan konstruksi jalan di Indonesia semakin waktu terus meningkat dan sebagian besar merupakan konstruksi lapisan lentur, dimana lapis permukaan jalan menggunakan bahan pengikat aspal. Peningkatan konstruksi jenis ini terus dilakukan, sehingga membutuhkan upaya-upaya dalam meningkatkan struktur perkerasan jalan itu sendiri, maka dicari alternatif-alternatif bahan untuk dicampur dengan aspal maupun agregat. Salah satu alternatif bahan yang dapat dipakai adalah limbah batubara yang belum…
STUDI PENGGUNAAN AGREGAT BEKAS-RAP (RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT) TERHADAP KARA…
Perbaikan perkerasan lapisan permukaan jalan dilakukan bila lapisan tersebut telah mencapai indeks permukaan akhir. Perbaikan perkerasan ini seringkali dilakukan hanya dengan melapisi perkerasan lama dengan perkerasan baru sehingga menambah elevasi jalan. Solusi untuk hal ini adalah dengan mengeruk terlebih dahulu lapisan permukaan perkerasan lama. Hasil dari kerukan yang kemudian lebih dikenal dengan istilah Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) ini jumlahnya tidak sedikit sehingga perlu diusahak…