Universitas Syiah Kuala | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala



ANALISIS PENGGUNAAN VARIASI TIGA MATA PISAU PADA MESIN PEMOTONG RUMPUT

LAILA WITRI

RINGKASAN Pengendalian gulma pada lahan pertanian dan lingkungan hijau masih banyak dilakukan secara manual atau menggunakan mesin pemotong rumput tanpa mempertimbangkan kesesuaian jenis mata pisau dengan kondisi lahan, sehingga kinerja pemotongan kurang optimal dan konsumsi bahan bakar relatif tinggi. Salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemotongan gulma adalah dengan pemilihan variasi mata pisau yang sesuai dengan karakteristik lahan dan jenis vegetasi. Penelitia…

PERANCANGAN MESIN PENGUPAS DAN PEMIPIL JAGUNG DENGAN MENGGUNAKAN METODE PERAN…

teuku muhammad syahrizal

Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia yang memiliki peran penting dalam pemenuhan kebutuhan pangan dan pakan ternak. Pada tahap pascapanen, khususnya proses pengupasan dan pemipilan, masih banyak petani yang menerapkan metode konvensional yang berpotensi menyebabkan kehilangan hasil panen (post-harvest losses) yang berdampak menurunkan kualitas produksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin pengupas dan pemipil jagung menggunakan metode pe…

DESAIN INTERNET OF THINGS PADA PENGERINGAN BIJI KOPI ARABIKA MENGGUNAKAN PENG…

FITRAH AZZAM SIREGAR

Kopi Arabika merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan di Indonesia, khususnya di Aceh, yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan cita rasa khas. Mutu biji kopi sangat dipengaruhi oleh proses pascapanen, terutama pengeringan. Pengeringan secara tradisional dengan sinar matahari memiliki keterbatasan karena dipengaruhi cuaca dan berisiko menurunkan mutu. Salah satu alternatif adalah penggunaan pengering efek rumah kaca (ERK) yang memanfaatkan panas matahari secara efisien. Inte…

ANALISIS KEBUTUHAN TEKNOLOGI SMART FARMING PADA PERKEBUNAN KOPI RAKYAT DI KAB…

Rahmi Julia Putri

Kopi merupakan salah satu komoditi unggulan di subsektor perkebunan Indonesia. Aceh merupakan salah satu provinsi yang menyumbang produksi kopi terbesar. Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sebagai sentra penghasil kopi di Aceh, produktivitasnya masih belum bisa bersaing dengan daerah lainnya. Oleh karena itu dalam rangka meningkatkan produktivitas kopi di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah sangat perlu ditingkatkan melalui teknologi memadai yang sesuai dengan kebutuhan petani. Tujuan …

ANALISIS KINERJA MESIN PENYIANG GULMA TIPE GENDONG BERDASARKAN TIGA SUDUT MA…

M. KHOIRUL MUSTOFA

RINGKASAN Penyiangan gulma merupakan salah satu kegiatan penting dalam budidaya tanaman karena gulma dapat mengganggu pertumbuhan tanaman utama dengan bersaing dalam mendapatkan unsur hara, air, dan cahaya matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja mesin penyiang tipe gendong dengan menggunakan tiga variasi sudut mata pisau, yaitu 50°, 70°, dan 90°, dalam upaya meningkatkan efisiensi penyiangan gulma pada lahan percobaan di belakang gedung PUSMEPTAN. Metode penelitian men…

RANCANG BANGUN MESIN PENCETAK BRIKET SEMI OTOMATIS MENGGUNAKAN PRINSIP SCREW …

T.M. DEVI KURNIAWAN

Mesin pencetak briket semi otomatis menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan dengan metode manual. Salah satu teknologi yang dapat diimplementasikan adalah prinsip screw extruder, yang memungkinkan proses pencetakan briket secara kontinyu dengan hasil yang lebih konsisten. Mesin ini bekerja dengan memadatkan biomassa melalui pergerakan ulir (screw) yang mendorong bahan baku ke dalam cetakan bertekanan tinggi. Prinsip kerja screw extruder ini memungkinkan produksi briket dengan kepadatan ti…

KAJIAN PENGERINGAN BIJI KAKAO NON FERMENTASI DENGAN BERBAGAI MEDIA JEM…

Afzal Khalilullah ZA

Tanaman kakao akan menghasilkan buah kakao yang didalamnya terdapat biji-biji kakao. Melalui proses pascapanen yang meliputi proses pengolahan dan pengeringan, akan dihasilkan biji-biji kakao kering yang siap dikirim ke pabrik pengolah. Biji kakao yang umum dikeringkan oleh masyarakat adalah biji kakao non fermentasi dan dikeringkan dengan metode alami atau dengan memanfaatkan sinar matahari. Pada penelitian ini dilakukan pengeringan biji kakao non fermentas…

PENINGKATAN KUALITAS BIJI DAN PRODUK KAKAO (THEOBROMA CACAO L) MELALUI FERMEN…

Husnil Edni

Tanaman kakao (Theobroma cacao L) merupakan tanaman tropis yang dapat tumbuh pada kelembapan dan temperatur yang agak tinggi, dan tumbuh baik diantara 20°LS dan 20°LU. Secara garis besar tananan kakao membutuhkan temperatur rata-rata 25°C dengan temperatur harian terendah rata-rata tidak kurang dari 15°C. Temperatur rendah menyebabkan proses pembungaannya terhambat. Buah kakao dapat diolch menjadi produk-produk berbasis coklat dan lemaknya …

ANALISIS EFISIENSI DAN EKONOMI PADA ALAT PENGERING SURYA UNTUK PENGERINGAN…

Irvan Hilmi Mudir

Irvan Hilmi Mudir. 0405106010019. Analisis Energi dan Ekonomi pada Alat Pengering Surya untuk Pengeringan Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Dibimbing oleh Andriani Lubis, S.TP, M.Si sebagai pembimbing utama Hendri Syah, S.TP, M.Si sebagai pembimbing anggota. RINGKASAN Pengeringan merupakan suatu cara yang digunakan untuk mempertahank.an mutu suatu produk. Proses pengeringan berhubungan dengan perpindahan panas dan massa, oleh sebab itu diperlukan energi. Pengeringan buatan (artifici…

KAJIAN FERMENTASI DAN SUHU PENGERINGAN PADA MUTU BIJI KAKAO (THEOBROMA CACAO L)

Harir Fauzi

RINGKASAN Kakao merupakan salah satu komoditi ekspor non migas yang memiliki prospek cukup cerah sebab permintaan di dalam negeri juga semakin kuat dengan semakin berkembangnya sektor agroindustri. Di pihak lain ada kecenderungan timbulnya faktor-faktor pembatas di negara-negara pengekspor kakao. Hal ini akan menguatkan perkakaoan kita. Salah satu tahapan penting dalam penanganan pasca panen kakao adalah proses fermentasi. Penanganan pasca panen kakao dimulai sejak pemetikan buah, fermentasi …




    SERVICES DESK