PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING YANG DIPERKUAT WIREMESH DENGAN DINDING TANPA PE…
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan perilaku dan peningkatan kekuatan dinding yang diberi perkuatan wiremesh dengan yang tidak diberi perkuatan. Benda uji yang digunakan adalah dinding berukuran (80X50X13) cm untuk uji tekan dan ujf lentur, dan dinding berukuran (46X46x13) cm untuk uji geser diagonal, masing masing satu buah untuk dinding tanpa perkuatan dan dinding dengan perkuatan Material dinding yang digunakan adalah bata merah dan batafo…
ALTERNATIF PERKUATAN DINDING UNTUK MENCEGAH KEHANCURAN BRITTLE
Alternatif perkuatan dinding untuk mencegah kehancuran brittle pada dinding bata merah dan batafoam yaitu dengan menggunakan perkuatan berupa wiremesh dan PP-Band. Pada penelitian ini digunakan benda uji dinding berukuran (80×50×13) cm untuk uji tekan dan uji lentur, dan dinding berukuran (46×46×13) cm untuk uji geser diagonal. Material dinding yang digunakan adalah bata merah dan batafoam. Dinding tersebut diberikan perkuatan dan plesteran diseluruh sisinya. Benda uji tanpa perkuatan ada…
PENGARUH VARIASI TULANGAN TARIK PADA BALOK PROFIL KANAL (C) FERRO FOAM CONCRE…
Konstruksi gelagar jembatan umumnya terbuat dari kayu, baja, dan beton. Namun, penggunaan material tersebut memiliki keterbatasan masing-masing. Permasalahan ini memunculkan ide untuk meneliti dan menjadikan profil kanal ferro foam concrete dengan penambahan bongkahan cangkang sawit (BCS) sebagai alternatif material yang dapat digunakan pada konstruksi gelagar jembatan. Penelitian ini menggunakan 6 benda uji profil kanal ferro foam concrete yang dikonfigurasikan menjadi bentuk I dengan lebar …