DETEKSI KETON URIN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) MENGGUNAKAN ST…
Penelitian ini bertujuan mengetahui ada tidaknya keton pada urin gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Pusat Latihan Gajah Saree Aceh Besar. Sampel yang digunakan ini adalah urin segar dari 15 ekor gajah sumatera yang berada di Pusat Latihan Gajah Saree, Aceh Besar. Urin yang dikoleksi langsung dilakukan pemeriksaan dengan cara mencelupkan strip test pada 5-10 ml urin selama 30 detik, reagent strip test diangkat dan dibaca hasil dengan mencocokkan atau membandingkan warna pada reagen…
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT HIPERTENSI DENGAN KEJADIAN PROTEINURIA PADA PASIEN HI…
ABSTRAK
Latar Belakang: Berdasarkan Evidence-Based Guideline for the Management of High Blood Pressure in Adults Report From the Panel Members Appointed to the Eighth Joint National Committee (JNC 8), hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik >140 mmHg atau diastolik > 90 mmHg. Klasifikasi derajat hipertensi terbagi menjadi hipertensi derajat 1 = 140-160/90-100 mmHg dan hipertensi derajat 2 = >160/>100 mmHg. Hipertensi dalam keadaan derajat yang tinggi dan tidak terkontrol akan me…
PENGARUH TUNDAAN PEMADATAN 24 JAM TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL EMULSI DING…
Campuran aspal emulsi dingin (CAED) cocok digunakan untuk pemeliharaan rutin seperti pekerjaan patching (penambalan lubang) pada jalan karena proses pengerjaannya relatif lebih mudah dan pemadatannya juga dapat ditunda. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar aspal residu optimum (KARO), karakteristik CAED, dan untuk mengetahui pengaruh tundaan pemadatan 24 jam pada CAED. Penelitian ini menggunakan campuran emulsi bergradasi rapat tipe IV dengan variasi kadar aspal yang digunakan yait…
KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN MENGGUNAKAN AGREGAT GRADASI RAPAT …
Penggunaan campuran aspal panas (hot mix) dalam jumlah sedikit dianggap kurang efisien karena memerlukan suhu tertentu untuk penghamparan dan pemadatannya, oleh karena itu untuk pekerjaan pemeliharaan seperti patching dapat menggunakan alternatif lain yaitu campuran aspal emulsi dingin (CAED) yang tanpa suhu tertentu dan pemadatan yang dapat ditunda. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan nilai kadar aspal residu optimum (KARO), mengetahui karakteristik CAED menggunakan agregat bergadasi…
ANALISIS KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL EMULSI DINGIN (CAED) TANPA DAN DENGAN T…
Campuran Aspal Emulsi Dingin (CAED) diperlukan sebagai salah satu alternatif dalam pemeliharaan rutin jalan dimana volume pengerjaan yang relatif kecil dan ekonomis sesuai kebutuhan pengerjaan serta tidak tergantung dengan suhu pemadatan tertentu. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui stabilitas dan karakteristik CAED tipe CSS-1h dengan dan tanpa tundaan pemadatan selama 48 jam yang memvariasikan bahan aditif semen sebesar 1%. Penelitian ini menggunakan gradasi rapat tipe IV dengan vari…