PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT UNTUK PROSES ULTRAFILTRASI PADA PEMISAHAN K…
ABSTRAK
Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan membran ultrafitrasi dengan menggunakan polimer selulosa asetat (SA) dan penggnaannya untuk penghilangan meta dalam minyak lumas bekas. Variasi membran SA yang digunakan adalah 10%, 15% dan 20% pada tekanan operasi 0.5, I, IS, dan 1,75 bar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien permeabilitas (Lp) terhadap pelarut murni adalah 1,2022 ml/m2 det. bar untuk SA 10%. untuk SA 15% sebesar 0,7183 ml/m2 det. bar dan untuk SA 20%…
PROSES PEMURNIAN AIR SUMUR DARI LOGAM - LOGAM BERAT DI DAERAH YANG TERKEN…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja membran selulosa asetat pada pemurnian air sumur dari logam-logam berat dengan metode ultrafiltrasi. Logam- logam berat yang dipisahkan adalah Cd, Mn, dan Fe. Konsentrasi polimer selulosa asetat yang digunakan adalah 15%, 20% dan 25% dengan formamida sebagai aditif yang berfungsi dalam pembentukan pori. Tekanan operasi yang divariasikan sebesar 1 bar, 1,25 bar dan 1,5 bar, dan pelarut yang digunakan adalah ascton. Teknik pembuatan …
PEMBUATAN MEMBRAN KHITOSAN UNTUK PENGOLAHAN PADATAN TERSUSPENSI DENGAN MET…
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja membran khitosan terhadap pengaruh penambahan formamida pada pengolahan padatan tersuspcnsi dalam air sumur dengan metode ultrafiltrasi untuk mendapatkan air yang memenuhi syarat-syarat air minum. Konsentrasi polimer khitosan yang digunakan adalah 5%. konsentrasi formamida sebagai bahan pembentukan pori membran divariasikan scbesar 0%. 2.5%. 5%. 7.5% dan 10%. dan peiarut yang digunakan adalah asam asetat. Teknik pembuatan …
PENURUNAN KANDUNGAN LOGAM BESI (FE) DALAM AIR SUMUR DENGAN MENGGUNAKAN MEMBR…
Telah dilakukan penelitian tentang penurunan kandungan logam besi (Fe) dalam air sumur dengan menggunakan membran ultrafiltrasi, aerasi dan bentonit. Kemampuan dari ke tiga metode tersebut untuk menurunkan Fe diuji pada beberapa variasi waktu kontak yaitu 10, 40, 70, 100, 130,160, 190, 220 dan 250 menit. Hasil penelitian dari ke tiga metode tersebut menunjukan bahwa persen penurunan kadar logam Fe yang optimum dengan menggunak.an membran ultrafiltrasi …
PENGARUH KONSENTRASI SELULOSA ASETAT DAN WAKTU EVAPORASI TERHADAP KINERJA ME…
Kebutuhan air bersih untuk berbagai keperluan hidup semakin meningkat. Pengolahan air sungai menjadi air bersih dengan menggunakan membran selulosa asetat (CA) menjadi salah satu alternatif yang mudah dan tepat untuk menghasilkan kualitas air yang baik, dimana fungsi membran disini adalah sebagai media pemisah. Proses pemisahan dilakukan pada modul ultrafiltrasi (UF) dengan membran CA 10%, 15% dan 20% pada variasi waktu evaporasi 10 detik,
20 detik, 30 det…
KARAKTERISASI MEMBRAN POLYETHERSULFONE (PES) UNTUK PENGOLAHAN AIR SUNGAI SECA…
ABSTRAK
Kebutuhan akan air bersih terus bertambah seiring dengan pertumbuhan
penduduk dan industri. Air sungai merupakan salah satu potensi untuk di olah
menjadi air bersih. Namun air sungai masih tinggi kadar total dissolved solid
(TDS) dan total suspended solid (TSS) didalamnya sehingga air menjadi keruh.
Sebagai air sanitasi atau air minum maka air sungai perlu diolah terlebih dahulu
sebelum digunakan. Teknologi membran merupakan salah satu metode yang
digunakan dalam proses pe…
PENURUNAN KADAR LOGAM CD AIR TANAH MELALUI KOMBINASI ADSORPSI NANO ZEOLIT ALA…
PENURUNAN KADAR LOGAM CD AIR TANAH
MELALUI KOMBINASI ADSORPSI NANO ZEOLIT ALAM ACEH DAN
PENYARINGAN DENGAN MEMBRAN ULTRAFILTRASI
Nama Mahasiswa : Cut Raziah, ST
Nim : 01409200090001
Pembimbing : Dr. Sri Mulyati, S.T., M.T
Co-Pembimbing : Dr.Ir. Suhendrayatna, M.Eng
ABSTRAK
Limbah logam Cd dalam air tanah merupakan permasalahan yang perlu ditangani
dengan serius karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia.
Berbagai metode pemisahan logam Cd dalam air tanah telah dilakuka…