PEMBUATAN TURBIN ANGIN JENIS SUMBU VERTIKAL UNTUK PENGGERAK GENERATOR
ABSTRAK
Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya energi yang sangat melimpah, salah satunya adalah sumber energi angin. Indonesia yang merupakan negara kepulauan dan salah satu negara yang terletak di garis khatulistiwa merupakan faktor, bahwa Indonesia memiliki potensi energi angin yang melimpah. Pada dasarnya angin terjadi karena ada perbedaan suhu antara udara panas dan udara dingin. Di daerah khatulistiwa, udaranya menjadi panas mengembang dan menjadi ringan, naik ke atas da…
ANALISIS DAN SIMULASI DIFFUSER AUGMENTED WIND TURBINE (DAWT) MENGGUNAKAN FLAN…
Kebutuhan akan listrik saat ini sangat besar terutama untuk daerah perkotaan. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat memenuhi kondisi tersebut. Salah satu dari sistem tersebut adalah penggunaan turbin angin skala mikro untuk diaplikasikan di daerah pemukiman. Tetapi kecepatan angin di Indonesia rata-rata kurang dari 5 m/s. Salah satu konsep yang sedang berkembang untuk mengatasi permasalahan pada daerah yang memiliki kecepatan angin rendah adalah dengan Diffuser Augmented Wind Turbine (…
ANALISIS SUDU TURBIN ANGIN VERTIKAL DENGAN VARIASI AIRFOIL MENGGUNAKAN COMPUT…
Penggunaan daya listrik Kota Banda Aceh mencapai 70 megawatt (MW), sementara pasokan listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) Lueng Bata maksimum hanya sebesar 32 MW. Maka, diperlukan energi alternatif baru yang terus ada ketersediaannya. Salah satu energi alternatif potensial untuk dikembangkan di wilayah perkotaan adalah energi angin. Turbin angin sumbu vertikal adalah alat yang sesuai untuk pemanfaatan potensi angin perkotaan yang rendah. Seperti halnya kota Banda Aceh yang memi…
PEMBUATAN DAN PERANCANGAN PRODUKSI TURBIN ANGIN JENIS SUMBU VERTIKAL
Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga
karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Angin bergerak daritempat
bertekanan udara tinggi ke bertekanan udara rendah. Kecepatan angin dipengaruhi oleh
beberapa hal, diantaranya letak tempat dimana kecepatan angin di dekat khatulistiwa lebih cepat
dari yang jauh dari garis khatulistiwa. Semakin tinggi tempat, semakin kencang pula angin
yang bertiup,hal ini disebabkan oleh pengaruh gaya gesekan yang me…
PERANCANGAN ALTERNATOR KECEPATAN RENDAH YANG DI PAKAI PADA TURBIN ANGIN TIPE …
Turbin angin adalah suatu sistem yang dapat merubah energi kinetik dari angin menjadi energi mekanis untuk memutar alternator. Tujuan penelitian ini merancang sebuah pembangkit listrik tenaga angin yang memakai turbin angin tipe horizontal multi blade dan menggunakan alternator mobil sebagai generator pembangkit listrik. Pemanfaatan energi angin ini, dilakukan beberapa tahap, yaitu: mengukur data angin didaerah Alue Naga dengan menggunakan alat ukur flowatch meter, menentukan besaran sudu pad…
PERANCANGAN TURBIN ANGIN 1 KILOWATT UNTUK PENERANGAN PADA TEMPAT PENGOLAHAN I…
ABSTRAK
Kebutuhan energi listrik yang semakin meningkat disebabkan oleh petumbuhan ekonomi, petambahan penduduk atau pola konsumsi energi tersebut meningkat, akan tetapi energi yang biasanya dijadikan untuk menghasilkan energi listrik yaitu energi fosil, sedang bahan fosil semakin berkurang jumlah nya waktu kewaktu. Maka dengan krisis energi ini Negara diseluruh dunia berpemacu untuk mencari energi terbarukan.Salah satu energi terbarukan yang berpotensi adalah energi angin. Energi kinetik an…
SIMULASI PROSES PERMESINAN SUDU TURBIN MIKRO HIDRO MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNA…
Abstrak
Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) memproduksi seperlima dari total energi listrik dunia (World Energy Council1). Bahkan sedikit saja peningkatan atau penurunan efesiensi yang dilakukan pada desain hidrodinamiknya dapat berpengaruh besar terhadap jumlah suplai energi listrik dunia. Kesesuain desain dan hasil manufaktur dari komponen PLTA seperti sudu turbin menjadi sangat penting karena akan berpengaruh pada efesiensi turbin. dalam upaya pemotongan single setup atau dengan kata l…
PENGARUH JUMLAH SUDU PADA KINERJA TURBIN DARRIEUS TIPE-H
Penelitian ini mengkaji pengaruh jumlah sudu terhadap putaran dan performa (efisiensi) turbin Darrieus tipe H. Turbin yang digunakan memiliki spesifikasi dengan Sudu yang berseri NACA 0015, berdiameter d = 300 mm dan panjang L = 300 mm yang mempunyai B = 3 dan 4 sudu. Pengukuran dilakukan dalam saluran irigasi di Jantho dengan kecepatan aliran berkisar 1,43 – 2,16 m/s. Untuk melihat kondisi optimal dari jumlah sudu, dilakukan variasi sudut serang pada kecepatan aliran V1= 1,43 m/s turbin 3 …